Bravo Satria Perkasa
20 Nov 2019

Irjen Firli Resmi Menjabat Kabaharkam Polri

KSATRIA| Jakarta–Mabes Polri menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kabaharkam, dari Irjen Condro Kirono kepada Irjen Pol Drs Firli Bahuri, MSi. Upacara dipimpin Kapolri Jenderal Idham Aziz selaku inspektur upacara.

Terdapat 4 pati Polri lain yang ikut serah terima jabatan. Mereka adalah Irjen Istono sebagai Kepala Korlantas Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Refdi Andri, Irjen Priyo Widyanto sebagai Kapolda Sumatera Selatan yang sebelumnya diduduki Irjen Firli, Kapolda Kaltim Irjen Muktiono, dan Kapolda Babel Irjen Istono.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya selaku pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia; bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab,” sumpah Firli dalam upacara sertijab di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

“Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara daripada kepentingan saya sendiri, seseorang atau golongan,” lanjut Firli.

Mutasi Firli tertuang dalam surat telegram bernomor ST/3020/XI/KEP./2019 yang terbit pada Jumat, 8 November 2019. Surat telegram tersebut diteken Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM) Irjen Eko Indra. [roj]

 

 

18 Nov 2019

Direktur Utama BSP Hadiri Pelantikan ABUJAPI Jateng

KSATRIA| Semarang–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menyelenggarakan pelantikan pengurus BPD ABUJAPI Jawa Tengah Masa Bakti 2019-2024 oleh Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan dan sekaligus Pengukuhan Pengurus BPD ABUJAPI Jateng oleh Wadirbinmas Polda Jateng AKBP Afriadi Lesmana S.I.K.

Agus Nurwijanarko ST, CPPS dilantik sebagai ketua BPD ABUJAPI Jateng menggantikan ketua lama Toes Adi Widianingrat. Hadir dalam pelantikan Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan, Ketua I Bidang Organisasi ABUJAPI Joko PN Utomo yang sekaligus Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa.

Ketua Umum ABUJAPI, Agoes Dermawan dalam sambutannya berharap kepemimpinan yang baru ini bisa segera menjalankan amanah AD/ART untuk menjalankan tugas-tugasnya selama lima tahun ke depan. “ABUJAPI adalah rumah besar BUJP, kami berharap kepengurusan yang baru ini roda organisasi bisa berjalan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Agoes juga menambahkan, bahwa keberadaan ABUJAPI harus bisa memberikan manfaat kepada anggotanya. Untuk itu, kepemimpinan yang baru ini harapan perkembangan ABUJAPI Jateng ke depan bisa berjalan. “Oorganisasi ini harus bermanfaat bagi anggotanya dan masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu Ketua BPD ABUJAPI Jateng segera merancang program lima tahun yang akan datang. Ia menegaskan dirinya siap bersinergi untuk menjadikan satpam dan BUJP di wilayah Jateng lebih baik lagi. “Kami akan merangkul semua pihak dan berupaya memajukan BPD Abujapi Jateng ini,” katanya.

Adapun sebagai program prioritasnya adalah merancang standarisasi manajemen pengelolaan BUJP, mengedukasi pengguna untuk menggunakan vendor atau BUJP yang kualified. “Mewujudkan ABUJAPI sebagai rumah besar dan bermanfaat bagi BUJP se Jateng dan mengawal program Pemulian Profesi Satpam,” tuturnya.

Agus juga menambahkan kekuatan ABUJAPI adalah pada sinergi, karena itu ke depan ABUJAPI Jateng akan memperkuat jalinan kemitraan dengan pihak eksternal: Polri, Naker, BPJS  mapun lintas asosiasi.

Dalam pelantikan pengurus ini ada yang berbeda dari biasanya, di mana ada penghargaan kepada ketua yang baru sekaligus Direktur PT Gada Indo Tama dari Jateng Pos sebagai ‘Pioner peduli mengentaskan pengangguran bagi pemuda-pemudi usia produktif melalui pendidikan dan penempatan kerja satpam’. [roj]

15 Nov 2019

Dirbinpotmas Gelar Rapat Anev Bersama Kasubdit dan Pimpinan Asosiasi

KSATRIA| Jakarta–Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Baharkam Polri menggelar Rapat Anev bersama Kasubdit Satpam-Polsus, Dirbinpotmas Polda dan Pimpinan Asosiasi Jasa Pengamanan tahun 2019.

Acara rapat tersebut diselenggarakan oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, bertempat di Hotel Diraja Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019). Rapat mengusung tema “Dengan Semangat Promoter Kita Wujudkan Sistem Pembinaan Dan Pengawasan Terhadap Satuan Pengamanan (Satpam) Yang Unggul dan Sejahtera”.

Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky Francois Wakanno dalam sambutannya menyampaikan tujuan digelarnya rapat Anev tersebut. “Kegiatan ini bertujuan untuk penyamaan persepsi dalam pembinaan, operasional dan pengawasan sistem manajemen pengamanan organisasi, perusahaaan dan atau instansi/lembaga pemerintah,” ungkapnya.

Dalam rangka mewujudkan pemuliaan profesi satpam yang unggul dan kompetitif, tambah Ricky, terkandung maksud bahwa Polri dan asosiasi jasa pengamanan sejalan dalam rangka mewujudkan satpam yang unggul dan sejahtera, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang Undang nomor 2 tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Menurutnya, satpam memiliki peran strategis, baik dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas di lingkungan kerjanya, maupun dalam mendukung iklim investasi yang kondusif, sebagai salah satu perhatian pemerintah guna memacu pertumbuhan ekonomi.

“Jaminan keamanan pada lingkungan badan usaha dan sektor industri, akan mampu meningkatkan kepercayaan terhadap negara yang pada akhirnya bisa berdampak positif bagi iklim berinvestasi di Indonesia,” tegasnya.

Kehadiran satpam sebagai mitra Polri dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas, dituntut semakin profesional, Brigjen Pol. Rickky menyebutkan, dalam implementasinya personel satpam harus mampu mendeteksi setiap potensi kerawanan. “Melakukan tindakan pertama dan pencegahan dengan tepat, serta melaporkan kepada pihak Kepolisian untuk segera dilakukan langkah-langkah antisipasi,” sambungnya.

Eksistensi Satpam dapat semakin memberikan kontribusi nyata untuk mewujudkan keamanan di lingkungan tugasnya. “Untuk mewujudkan Satpam yang semakin unggul dan profesional, maka diperlukan sistem manajemen Sumber Daya Manusia yang optimal, diantaranya proses perekrutan yang selektif serta peningkatkan kapasitas yang berkualitas. Upaya ini membutuhkan kerjasama sinergis dan simultan dari segenap pemangku kepentingan yang berkecimpung dalam bidang industrial security,” tuturnya.

Perubahan peraturan dan regulasi terkait industri pengamanan, lebih tepat sebagai penyempurnaan regulasi menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Saat ini, Brigjen Ricky mengatakan, bahwa Baharkam Polri yang bertugas sebagai Pembina Teknis Satpam sedang menggodok dan menyempurnakan peraturan tentang industri pengamanan swasta, lebih komprehensif, lebih detail dan tentu saja sesuai dengan tantangan zaman.

“Selama beberapa tahun terakhir para pelaku industri sudah meminta Polri untuk menyesuaikan peraturan tersebut, terutama Perkap 24 Tahun 2007. hal tersebut telah disetujui oleh Pimpinan Polri karena sesuai dengan program pemuliaan profesi Satpam,” jelasnya.

Grand strategi Polri pada tahap III tahun 2016–2025 yaitu Strive For Excellence, membangun kemampuan pelayanan publik yang unggul, mewujudkan Good Goverenment, Best Practice Polri, profesionalisme SDM, Implemetasi Teknologi, Infrastruktur guna membangun kapasitas Polri (Capacity Building) yang kredibel di mata masyarakat nasional, regional dan Internasional.

Seperti diketahui, Polri menetapkan 7 program prioritas Kapolri diantaranya Pemantapan Harkamtibmas dan penguatan Sinergi Polisional Profesional.

“Sehubungan hal tersebut, tentunya diperlukan kerja keras dan cerdas bekerjasama dengan mitra Polri dan masyarakat dalam pelaksanaan tugas–tugas Kepolisian demi mencapai hasil yang terbaik,” tuturnya.

Diakhir sambutan, Brigjen Pol. Drs. Ricky F Wakanno berharap melalui rapat Anev tersebut dapat menyatukan Visi dan Misi serta menciptakan soliditas dalam pembinaan operasional dan pengawasan sistem manajemen pengamanan organisasi, perusahaan dan atau Instansi/Lembaga pemerintah guna mewujudkan pemuliaan profesi Satpam yang unggul dan kompetitif.

“Akhirnya, dengan mengucap Bismillahi Rahmannirohim pada hari ini Rabu tanggal 13 November 2019, rapat Anev Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri bersama para Kasubdit Binsatpam/Polsus Polda dan Pimpinan Asosiasi Jasa Pengamanan tahun 2019 ini, secara resmi saya nyatakan dibuka,” Tutup Dirbinpotmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky Francois Wakanno. [roj]

 

28 Oct 2019

Agus Salim, Satpam BSP Raih Hadiah Rumah dari Lomba Fun Walk

KSATRIA| Makassar–Agus Salim ketiban rezeki dari acara Expo Literasi dan Inklusi Keuangan Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan di Anjungan City of Makassar, Minggu (27/10/2019). Tak disangka, Agus mendapatkan hadiah rumah di event fun walk tersebut.

Agus yang juga satpam dari PT Bravo Satria Perkasa (BSP) yang ditugaskan di Maybank ini merasa kaget dengan pengumuman yang disiarkan oleh panitia. Dirinya juga tidak menyangka kalau mendapatkan hadiah rumah. “Tidak terasa air mata saya menetes di pipi saya karena senang, alhamdulillah” ungkapnya dilansir JurnalSecurity, Senin (28/10)

Suami dari Nurkaya ini sudah lama ingin memiliki rumah, namun belum terwujud. “Saya sangat senang sekali karena sudah lama saya ingin punya rumah sendiri akhirnya doa saya didengar oleh Allah swt melalui acara fun walk ini,” kata bapak dua anak ini.

Selain lelaki kelahiran Pangkep 27 Agustus 1985 yang mendapatkan rumah, panitia dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulam Papua juga memberikan hadiah kepada 10 peserta senam yang gerakannya paling heboh dan paling bersemangat.

Selain senam bersama, OJK juga menggelar three fun, yakni fun bike, fun run, dan fun walk yang diikuti anggota OJK dan warga Makassar. Juga digelar kompetisi senam Fighting X yang diikuti anggota OJK, Perum Pegadaian, dan Bank Sulselbar.

Panitia dari OJK memberikan pula hadiah kepada masyarakat berupa door prize yakni tabungan haji senilai Rp1 juta, tabungan siswa senilai Rp250 ribu. Sedangkan lomba booth terbaik diraih BPR Hasamitra.

Penarikan grand prize dengan hadiah satu unit rumah diserahkan Kepala Kantor BTN Edward kepada peserta fun walk Agus Salim. Penyerahan hadiah secara simbolis disaksikan Ketua OJK Wilayah VI Sulam Papua, Zulmi bersama penjabat Wali kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Menurut Head of Area PT. Bravo Satria Perkasa Indonesia Timur Sarwo Hadi, anggota kami atas nama Agus Salim ini memang anggota yang disiplin dan baik menurut klien. “Alhamdulillah rejeki yang Allah berikan padanya sangat menggembirakan keluarga dan kami selaku pimpinan BSP Area Indonesia Timur karena Agus secara tidak langsung membawa nama baik BSP khususnya di mata Klien Maybank Makassar,” ungkapnya.

Harapan Sarwo semoga banyak lagi para Ksatria Angsapati Area Indonesia Timur membawa nama harum perusahaan lewat event apapun demi kepercayaan klien pada BSP Area Indonesia Timur khususnya dan BSP seluruh Indonesia pada umumnya. [roj]

 

19 Oct 2019

Musda ABUJAPI Kaltim Tetapkan Abriantinus Jadi Ketua  

KSATRIA| Balikpapan—Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) wilayah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Daerah pertama di Hotel Platinum Balikpapan, Sabtu (19/10/2019).

Musda pertama ini dihadiri oleh Walikota Balikpapan H.M.Rizal Effendi SE, Kasatpol PP Prov Kaltim Kombes (Pol) Gede Yusa, Ketua DPRD kota diwakili anggota komisi 2 Mieke Henny, Ketua DPP Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo ST, Ketua PHRI kota Sahmal, Dirbinpotmas diwakili Kasubdit Satpam polsus AKBP Minto Dinoto, KaPolres Balikpapan diwakili AKP Sisyono, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan, Sekjen BPP ABUJAPI Suryawisesa Karang dan BUJP di Kaltim.

Musda ABUJAPI Kaltim ini mengambil tema ‘Memperkuat Sinergitas dan Peran BUJP Menyongsong Ibu Kota Negara yang Baru di Kalimantan Timur’. Salah satu agenda dari Musda ini adalah pemilihan ketua umum.  Hasil dari Musda pertama ABUJAPI Kaltim ini menetapkan Dr. Abriantinus, MA menjadi ketua umum BPD ABUJAPI Kaltim periode 2019-2024.

Abriantinus merupakan pemilik BUJP PT Mandau Pusaka Nansarunai yang juga bergerak di usaha jaga pengamanan. Sebelumnya Abriantinus sudah diberi mandat oleh ketua umum BPP ABUJAPI. Namun walau begitu ia tetep ingin proses pemilihan ketua ini berjalan dengan proses aklamasi yang sesuai dengan AD/ART organisasi.

“Sudah diberi mandat, tapi saya tetap ingin dipilih sesuai dengan prosedur AD/ART,” ujar lelaki yang juga sebagai Wakil Ketua APINDO DPP Kalimantan Timur.

Hal itu lantaran dirinya ingin jika BUJP yang lain mengetahui calon ketuanya dan dapat memilih langsung.

Sebelum disahkan, Abriantinus juga diminta oleh anggota BUJP yang hadir agar menyampaikan visi dan misi untuk lima tahun ke depan.

Rencana pria yang akrab disapa Abri itu akan memperkuat dan meningkatkan kompetensi security agar nanti dapat diandalkan dalam tugas dan tanggung jawab. Ia mengaku, rencana tersebut untuk mewujudkan program pemerintah yaitu memfokuskan sumber daya manusia (SDM).

“Sesuai dengan program pemerintah ya, SDM unggul. Kami nantinya akan memperkuat dan meningkatkan kompetensi security,” katanya seperti dilansir jurnalsecurity.com.

Mengingat satpam di Kaltim ini belum semuanya tersertifikasi, rencananya ia juga akan bersinergi dengan kepolisian agar satpam mempunyai skill yang mumpuni. “Jadi satpam nanti harus mengikuti pendidikan baik gada pratama, madya maupun utama,” katanya.

Ia juga berharap nantinya satpam akan menjadi profesi dan yang punya nilai jual sehingga mampu menyejahterakan kehidupannya.

“Harapannya kalau mereka mengikuti pendidikan kan jadi punya harga, misal gada pratama gajinya sekian,” tandasnya.

Selain itu, ia juga akan membangun sinergitas dengan asosiasi-asosiasi yang lain karena ia menilai Abujapi tidak bisa berdiri sendiri.

“Untuk mewujudkan semua itu kita perlu sinergi dengan yang lain, karena kita tidak bisa berdiri sendiri,” tutupnya. [roj]

 

 

 

09 Oct 2019

Dirbinpotmas Polri Mengukuhkan Pengurus ABUJAPI 2019-2024

KSATRIA| Jakarta–Pelantikan dan pengukuhan pengurus Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) berlangsung lancar. Hadir dalam acara pelantikan dan pengukuhan ini Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky F. Wakanno sekaligus melantik pengurus baru ABUJAPI periode 2019-2024.

Dalam sambutannya, Ricky menjelaskan terwujudnya keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja satpam merupakan modal berharga untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional dan mempunyai peran penting dalam mendukung tereselenggaranya pembangunan nasional.

Joko PN Utomo saat menandatangani janji ikrar sebagai pengurus ABUJAPI

Oleh karenanya, tambah Ricky, susunan kepengurusan ABUJAPI periode 2019-2024 yang melibatkan para ketua lintas asosiasi sebagai dewan pembina dan unsur teknisnya dalam pengurus ini sangatlah tepat dalam rangka untuk dapat saling sinergi memperkuat hubungan kelembagaan dalam upaya pengembangan industrial security di Indonesia dan menjadikan ABUJAPI sebagai rumah besar bagi BUJP di seluruh Indoneisa.

“Saya berharap agar ketum dan seluruh pengurus ABUJAPI dapat bersinergi dengan seluruh stake holder baik kepolisiam, ketengakerjaan maupun instansi terkait lainnya dalam rangka meningkatkan profesionalisme BUJP dalam rangka mensejahterakan dan memuliakan satpam,” ungkapnya di Union Space GKM Green Tower, Jakarta, Rabu (9/10).

Selaku pimpinan Polri menyatakan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya khususnya kepada pengurus ABUJAPI yang telah menyelenggarakan pelantikan ini. “Semoga kepengurusan yang baru ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tuturnya.

Hadir dalam pengukuhan pengurus ABUJAPI ini Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo. Joko mendapatkan amanah menjabat sebagai Ketua 1 Bidang Organisasi ABUJAPI. [roj]

09 Oct 2019

ABUJAPI Kritisi Kenaikan BPJS Kesehatan Bagi BUJP

KSATRIA| Jakarta–Salah satu agenda besar Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) adalah menjadikan ABUJAPI sebagai rumah besar bagi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di Indonesia sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh para anggota.

Hari ini, Rabu 9 Oktober 2019 segenap pengurus baru ABUJAPI periode 2019-2024 dilantik oleh Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan dan dikukuhkan oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky F. Wakanno di Union Space GKM Green Tower Lantai 20, Jakarta.

Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menjelaskan bahwa ABUJAPI ke depan akan menjadi rumah besar bagi BUJP. “Kembali saya gaungkan lagi bahwa ABUJAPI menjadi rumah besar BUJP, karena kami juga melibatkan lintas asosiasi sebagi dewan pembinaannya,” ungkapnya seperti dilansir JurnalSecurity, Rabu (9/10).

Agoes berharap kepengurusan yang ini bisa benar-benar menjalankan fungsinya dengan maksimal, sehingga apa yang menjadi program ABUJAPI bisa berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi anggota dan para satpam.

“Kepengurusan ke depan ABUJAPI harus semakin kuat, semakin peduli dan semakin cerdas sehingga manfaatnya bisa dirasakan untuk para anggota dan para satpam umumnya,” jelasnya.

Dalam Pelantikan Pengurus ABUJAPI ini tag line yang diusung adalah ABUJAPI Rumah Besar BUJP. Kaitannya bagaimanan kontribusi usaha jasa pengamanan terhadap pembangunan nasional. Agoes menjelaskan, keberadaan ABUJAPI sangat signifikan dalam pembangunan nasional, pasalnya saat ini diperkirakan ada lebih dari 1.6 juta tenaga kerja anggota satpam di Indonesia.

“Jumlah yang besar ini tentunya mempunyai pengaruh sosial ekonomis yang besar terhadap pembangunan nasional, baik sebagai obyek maupun subyek pembangunan,” ungkapnya dalam jumpa pers usai Pelantikan Pengurus ABUJAPI di Jakarta, Rabu (9/10).

Agoes menambahkan, dengan asumsi 50 persen saja dari total tenaga kerja satpam, maka business turn over jasa pengamanan lebih kurang 43 Triliun rupiah per tahun, dengan kontribusi kepada penerimaan pajak APBN 2019 sebesar 4,3 Triliun rupiah per tahun atau sebesar 0.24 persennya.

Selain itu para BUJP yang terhimpun di ABUJAPI juga menjadi peserta aktif dalam memberikan kontribusi yang signifikan kepada Badan Penyeleggara Jaminan Sosial dan Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan). Sesuai peraturan kewajiban BUJP untuk membayarkan BPJS Ketenagakerjaan adalah sebesar 9,34 persen. Di mana BUJP 6.24 persen dan Pekerja 3 persen. Sementara untuk BPJS Kesehatan, BUJP membayarkan sebesar 5 persen, dimana BUJP 4 persen dan pekerja 1 persen.

“Dengan asumsi 50 persen dari total tenaga kerja satpam yang dipekerjakan oleh BUJP maka diperkirakan BUJP telah memberikan kontribusi sebesar 2 Triliun rupiah per tahun untuk penerimaan BPJS Kesehatan dan 4,1 Triliun rupiah per tahun kepada Penerimaan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Sekjen ABUJAPI Suryawisesa Karang menambahkan terkait dengan pemerintah yang memutuskan menaikkan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen mulai 1 Januari 2020 akan berdampak pada banyaknya peserta BPJS Kesehatan menunggak bayar iuran, kehilangan kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan, peserta BPJS Kesehatan akan beralih ke asuransi swasta dan peserta BPJS Kesehatan akan turun ke kelas yang lebih rendah.

“Saat ini ada karyawan outsourcing yang lebih memilih PPU BPJS Mandiri dan tidak ikut PPU BPJS Badan Usaha di tempat bekerjanya, dimana akibat kenaikan ini para pekerjalah yang terkena dampak langsung seperti kemampuan dayabeli, penambahan anggaran jaminan kesehatan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, kewajiban BUJP yang diatur UU dan PP terkait iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan dirasa telah memberatkan pengusaha karena tidak adanya alternatif lain terkait jaminan atau asuransi pekerja, dimana angka total keduanya adalah sebesar 14,24 persen dari upah.

Menurut Suryawisesa, adanya kenaikan BPJS Kesehatan pada tahun 2020 nanti pasti akan membebani dan meningkatkan biaya operasional perusahaan yang hampir 80 persennya merupakan biaya tenaga kerja, belum lagi pada awal tahun 2020 terjadi kenaikan UMK yang merupakan dasar pengenaan iuran BPJS.

“Berangkat dari masalah ini, maka pengusaha outsourcing dibidang BUJP menyampaikan keberatan terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini tak tepat waktu. Karena kondisi perekonomian saat ini, perusahaan tengah memikirkan untuk bisa survive, sehingga berharap tidak dibebani lagi dengan beban-beban untuk menyelamatkan institusi BPJS Kesehatan, tetapi mengorbankan usaha atau perusahaan yang sedang berusaha untuk survive,” tegasnya.

Suryawisesa berharap, BPJS Kesehatan lebih memperbaiki internal manajemen untuk meningkatkan kepesertaan, pembinaan, pemberian insentif, updating jutaan data kepesertaan yang tumpang tindih, “Penertiban peserta pasif yang tidak membayar iuran dan pemberian sanksi tenaga kerja patuh membayar iuran agar defisit BPJS Kesehatan dapat ditekan,” tuturnya.

ABUJAPI tidak hanya sendiri dalam menyuarakan keberatan terkait kenaikan BPJS Kesehatan ini, ada tiga asosiasi lain yang ikut menyuarakan hal yang sama. Yaitu Asosiasi Perusahaan Klining Indonesia (APKLINDO), Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) dan Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI). “Semoga keberatan kami ini bisa didengar oleh pemangku kebijakan sehingga bisa megurangi beban permasalahan yang ada di seluruh anggota asosiasi yang tergabung ini,” ungkapnya. [fr]

Sekilas ABUJAPI

Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) didirikan pada tanggal 14 Februari 2006. Pendirian organisasi khusus ini dilandasi semangat untuk menumbuh kembangkan wirausaha khususnya jasa pengamanan, sebagai pengemban fungsi Kepolisian terbatas tentang PAM SWAKARSA sesuai pasal 3 UU No. 2 Th. 2002 tentang Kepolisian.

ABUJAPI merupakan “MITRA POLRI” yang bertujuan menghimpun, membina, mengembangkan kemampuan Badan Usaha Jasa Pengamanan yang tangguh dan profesional dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib.

ABUJAPI saat ini telah memiliki 26 Badan Pengurus Daerah (BPD) meliputi seluruh provinsi dengan jumlah anggta 2.609 Badan Usaha dan mengelola lebih dari 1,6 Juta PAM SWAKARSA, lebih dikenal dengan Tenaga Satuan Pengamanan (SATPAM).

04 Oct 2019

APSI Aceh Audiensi ke KADIN Soal Pemberdayaan BUJP Lokal

KSATRIA| Aceh–Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPD APSI) Aceh menggelar audiensi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Aceh pada Selasa, 2 Oktober 2019. Audiensi diterima langsung  oleh Ketua Umum Kadin Aceh H. Makmur Budiman, SE.

Ketua DPD APSI Aceh Zuhaimi Agam mengatakan ada beberapa persoalan di Aceh dalam hal ini terkait Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) lokal yang tidak mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan di Aceh, yang terjadi selama ini dikerjakan oleh BUJP luar seperti di perbankan dan kantor kantor lain di Aceh.

Zuhaimi menambahkan, BUJP yang ada di Aceh, legalitasnya sama dengan BUJP dari luar, “Kalau kami tidak diberi kesempatan dikuatirkan akan gulung tikar, APSI Aceh meminta sama sama Gubernur Aceh melalui Kadin supaya mebantu mengeluarkan surat kepada pengguna jasa pengamanan dan memberi kesempatan kepada BUJP lokal,” ungkapnya seperti dilansir JurnalSecurity.com, Selasa (2/10).

Sementara itu Ketua Kadin Aceh H. Makmur Budiman menyambut baik kehadiran pengurus DPD APSI, kedepan pihaknya akan selalu sinergi dan berkonsultasi untuk kita upayakan bagaimana BUJP lokal bisa diberdayakan. “Apapun surat  yang diperlukan, kami akan keluarkan untuk kemajuan APSI Aceh,” tegasnya.

Makmur menambahkan, gubernur sangat mendukung apapun kegiatan usaha di Aceh harus pengusaha lokal yang mengerjakan, buktinya gubernur sedang memproses peraturan gubernur (Pergup) tentang mengutamakan pengusaha lokal, ”Pak gubernur sangat serius tentang itu, tapi pengusaha yang ada di Aceh harus ikut regulasi yang ada dan kita harus tinggalkan budaya lama menuju dunia digital masa kini,” ungkap Makmur. [roj]

11 Sep 2019

ABUJAPI akan Adakan Nobar Film Gundala Bersama Satpam

KSATRIA| Tangerang–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) akan menggelar nonton bareng (Nobar) film nasional berjudul ‘Gundala’ bersama ratusan satuan pengamanan (Satpam) di  Bioskop Plasa Senayan XXI Jakarta, Kamis (12/9) sore.

Menurut Ketua Umum BPP ABUJAPI Agoes Dermawan, kegiatan hiburan ini dalam rangka branding dan sosialisasi keberadaan ABUJAPI kepada para satpam dan masyarakat umum. “Kami akan terus bangun komunikasi untuk sosialisasi ABUJAPI kepada masyarakat agar semakin mengenal organisasi ini,” ungkapnya seperti dilansir JurnalSecurity.

Kegiatan Nobar film Gundala ini bukan tanpa sebab, tambah Agoes, karena pemeran utama bernama Sancaka atau sang Gundala adalah seorang satpam yang terus memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

“Karenanya kami tidak salah memilih film Gundala pada kegiatan nonton bareng ini, karena banyak pelajaran yang bisa diambil oleh para satpam dalam adegan film yang menonjolkan sosok satpam pembela kebenaran ini,” katanya.

Sementara itu Sekjen ABUJAPI Suryawisesa Karang mengatakan, sebagai apresiasi atas tayangnya film Gundala yang berlatar belakang seorang satpam ini, ABUJAPI telah memesan 100 kursi yang akan diisi oleh para satpam di Bioskop Plasa Senayan XXI Jakarta. “Semoga film ini bisa memberi inspirasi bagi para satpam dalam menjalankan tugas-tugasnya di lapangan,” ujarnya.

Nobar film besutan Joko Anwar ini juga dihadiri oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Ricky F Wakanno, segenap pengurus ABUJAPI, BUJP dan para satpam dari berbagai BUJP di Jakarta.

Sebelum acara nobar digelar, ada penyerahan cindera mata dari PH Gundala kepada pihak ABUJAPI, begitu juga foto bersama pemeran utama Gundala yang diperankan oleh Abimana Aryasatya. Selamat Nobar! [fro]

 

 

11 Apr 2019

Kabaharkam Pimpin Rapat Sinkronisasi Perpol tentang Pengamanan Swakarsa

KSATRIA| Jakarta–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, pimpin rapat pembahasan Sinkronisasi dan Harmonisasi Peraturan Kepolisian (Perpol) tentang Sistem Pengamanan Swakarsa.

Sebagaimana dirilis penanusa.com, rapat ini digelar di Grha Anabatic Technologies, Tangerang, Banten, pada Senin pagi, 8 April 2019.Dalam kesempatan ini, Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Drs W. Herry Wibowo MH, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. Drs Syaiful Zahri.
Turut hadir para ketua dan sekjen dari ABUJAPI, APSI, APJATIN, ASIM, APJASI.Hadir juga para Manajemen dari PT Sigap Prima Astrea, PT Bravo Satria Perkasa, PT Jaga Nusantara Satu, PT Panglima Siaga Bangsa, PT PTC Pertamina, PT Prima Karya Sarana Sejahtera, PT Global Arrow, PT Kawal Perkasa Prima.

Rapat sebagai tindak lanjut revisi total Perkap Nomor 24 Tahun 2007 ini bertujuan untuk mendapatkan saran masukan dari para Praktisi dan Instansi di luar Polri untuk penyempurnaan Perpol dimaksud.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Azis Said menjelaskan dirinya merasa lega dan puas atas draft final Perpol, di mana kami memperjuangkan tiga hal dalam Perpol itu. “Alhamdulillah dua sudah diakomodasi dalam Perpol itu dan satu lagi akan diakomodasi dalam Perkaba,” jelasnya dilansir JurnalSecurity (8/4).

Azis menjelaskan, pertama terkait legalitas Satpam, di mana seseorang dapat dikatakan sebagai anggota Satpam kalau memenuhi tiga kriteria, yaitu direkrut sesuai ketentuan Polri, lulus pelatihan Gada Pratama/Madya/Utama dan memiliki status ketenagakerjaan.

Kedua, tambah Azis, permohonan Surat Ijin Operasional (SIO) BUJP, ditambahkan kata ‘sesuai bidang usahanya’, “Jadi nanti di Perkaba akan kita kawal lagi bahwa salah satu syarat rekomendasi dan SIO adalah menjadi anggota asosiasi bidang sekuriti sesuai bidangnya,

Azis memisalkan, kalau usaha di bidang peralatan, wajib menjadi anggota ATISI, kalau usaha di bidang CIT wajib menjadi anggota APJATIN, kalau usaha di bidang Pelatihan dan Konsultan wajib menjadi anggota APSI, kalau usaha di bidang Satpam, wajib menjadi anggota Abujapi.

“Ini sebagai konsekuensi atas sudah diregisternya 8 asosiasi di Mabes Polri,” jelasnya.

Azis terus berusaha mengusulkan agar dalam Perkaba mengakomodir satpam menjadi anggota asosiasi profesi satpam karena Satpam akan menjadi Profesi dimana layaknya sebuah profesi, dimana Personilnya harus menjadi anggota Asosiasi Profesi. “Tapi Pak Kabaharkam tadi sudah janji akan diakomodir pada Peraturan Kabaharkam (Perkaba),” tuturnya.

Selain Ketua Umum APSI, hadir pula Sekjen APSI yang sekaligus Direktur PT. Bravo Satria Perkasa H. Djarot Soeprianto mendampingi Ketum APSI. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!