Bravo Satria Perkasa
19 Jun 2020

APSI Bersama Mobduknaker Aceh Diskusikan Soal Jasa Satpam

KSATRIA | Aceh-Pemerintah Provinsi Aceh dalam hal ini Dinas Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja (Mobduknaker) duduk bersama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) mendiskusikan persoalan jasa Satuan Pengamanan (Satpam) di kantor UPTD tenaga kerja di kawasan Pocut Baren kota Banda Aceh, Rabu (17/6/2020) .

Ketua DPD APSI Zuhaimi Agam menjelaskan tentang apa tugas hak kewajiban APSI, Setiap anggota satpam wajib hukumnya ikut pendidikan gada pratama dan mengantongi kartu tanda anggota (KTA) yang dikeluarkan oleh kepolisian Repoblik Indonesi, “Kalau ini tidak dimiliki disebut Satpam gadungan, dan bisa dipidana sesuai regulasi hukum yang berlaku,” ungkapnya dilansir majalahceo.com.

Lebih lanjut Zuhaimi menjelaskan, sesuai Perkap Kapolri diantaranya berbunyi menugaskan kepada pengguna jasa satpam baik instansi pemerintah maupun swasta wajib dikelola oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang izinnya dikeluarkan oleh Kapolri.

Menurut Zuhaimi yang juga pengusaha perabot dan mobiler sekolah mengatakan, nasib BUJP lokal tidak mendapatkan pekerjaan karena BUMN dan perbankan selalu diberikan pekerjaan kepada BUJP luar Aceh atau pusat, alasan tender di Jakarta mareka terima saja yang ditunjuk oleh kantor pusat ini terjadi bertahun tahun di Aceh.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Mobduknaker Aceh mengatakan , perlu kita upayakan segera semacam peraturan Gubernur (Pergup) atau Qanun untuk melindungi BUJP lokal apalagi status Propinsi Aceh ada Lexs Spesialis atau di Provinsi Aceh juga ada otonomi khusus, “Kami dari pihak instansi terkait sudah siap memfasilitasi dengan Plt Gubernur untuk dapat mengeluarkan sejenis Pergub,” demikian tutur Kadis Mobduknaker Aceh.

Kadis berterima kasih kepada DPD APSI Aceh dengan pertemuan ini yang difasilitasi oleh Sofyan Subdi hubungan Idustrial, baru tahu bahwa Satpan ada peraturan dan tata cara yang diatur oleh Polisi Republik Indonesi (Polri). Kadis juga mengharapkan pertemuan seperti ini kita lakukan yang sifatnya berkala untuk kita lindungi BUJP yang ada di Aceh. [Admin]
Kredit poto majalahceo.com

18 Jun 2020

Sistem Keamanan Gedung di Era New Normal

KSATRIA | Jakarta–Penerapan sistem keamanan akan mengalami pola baru di era new normal. Terutama sistem keamanan gedung, seperti perumahan, apartemen, perkantoran, pusat perbelanjaan dan tempat-tempat umum lainnya.

Merebaknya wabah Corona atau Covid-19 , menuntut setiap orang menerapkan standar lebih tinggi pada kesehatannya, agar terhindar dari penyakit menular tersebut. Demikian halnya pengelola bangunan, harus mulai menerapkan sistem keamanan gedung dengan cara baru. Peralatan dan teknologi baru harus bisa diaplikasikan segera, di era new normal.

Dalam sebuah E-Talkshow bertema “The New Normal for Building Security”, Sylvia Lionggosari, Business Unit Director PT Datascrip mengatakan, perkembangan teknologi keamanan mempermudah penerapan standar keamanan baru terkait dengan adanya wabah Covid-19.
“Contohnya seperti pemeriksaan suhu di lobi gedung dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dengan teknologi thermal detection,” ujarnya, Selasa (16/6/2020).

Sylvia menambahkan pengunjung juga tetap bisa merasa aman dan nyaman dengan adanya penerapan teknologi touchless. “Mereka tidak perlu menyentuh langsung saat akan membuka pintu atau melakukan pembayaran,” jelasnya.

Sylvia berharap, melalui kegiatan E-talkshow tersebut, para pengelola gedung menjadi tahu bagaimana menerapkan standar keamanan baru untuk mencegah penularan Covid-19. Termasuk juga dengan para pengguna gedung untuk memahami perubahan-perubahan yang terjadi serta mengetahui standar keamanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Bagi pemilik gedung penerapan sistem keamanan yang baru ini menjadi sebuah peluang untuk meningkatkan layanan sehingga lebih kompetitif,” sebutnya.

Menurut Ivan Sie, ICT & IoT Specialist Consultant, sistem keamanan gedung yang baru dengan penerapan protokol kesehatan dimulai dari pintu masuk. Seperti mewajibkan penggunaan masker, deteksi suhu dengan termometer infra merah atau thermal CCTV camera, hingga penyediaan hand sanitizer. Begitu juga pengaturan physical distancing, jadwal kebersihan dan disinfeksi secara berkala.

“Pencegahan penyebaran Covid-19 ini salah satunya yaitu mencegah adanya sentuhan atau touchless. Saat ini, teknologi tanpa sentuhan dapat diterapkan mulai dari lingkungan tempat tinggal, gedung perkantoran hingga tempat umum seperti pusat perbelanjaan/mal,” sambung Ivan Sie.

Menurut Chandra Wirapati, Security & Risk Specialist Consultant , setiap orang dituntut untuk beradaptasi dengan cara kerja yang baru, dengan tata cara dan tata krama yang baru dan segala kenormalan yang baru.

Perencanaan keamanan tidak boleh mengabaikan bahwa dalam proses adaptasi ini bisa saja muncul ancaman-ancaman dan kerentanan-kerentanan baru yang bisa menimbulkan resiko-resiko yang belum ada sebelumnya.

“Kebutuhan akan ruang yang lebih besar karena protokol physical distancing jelas menjadi tantangan baru dalam perencanaan keamanan karena harus mempertimbangkan penambahan ruang atau pengurangan kepadatan,” ujarnya.[Adm]

25 May 2020

Menkes Keluarkan Protokol Pencegahan COVID-19 untuk Petugas Keamanan

KSATRIA | Jakarta–Setelah mengeluarkan surat Keputusan mengenai pencegahan COVID-19 di kalangan pekerja, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan surat edaran pula untuk petugas keamanan.

Surat bernomor Surat Edaran Nomor HK.02.01/ MENKES/334/2020 ini ditujukan kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, TNI dan Polri.

“Kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga, pimpinan pemerintah daerah, Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Panglima TNI agar mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan pencegahan penularan Covid-19,” kata Terawan, dalam keterangan persnya, Senin ini (25/5/2020).

Ia berharap petugas keamanan, baik polisi, tentara, dan satuan polisi pamong praja bisa melaksanakan tugas dengan aman dan terhindar dari penularan COVID-19.

Ada beberapa poin dalam protokol itu, antara lain:

1. Pastikan aparat dalam kondisi sehat sebelum bertugas di lapangan. Apabila terdapat keluhan demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak nafas agar tidak ditugaskan dan istirahatkan di rumah. Petugas tersebut wajibkan melaporkan kepada bagian kepawagaian atau petugas kesehatan.

2. Menggunakan pakaian kerja saat bertugas, dengan baju berlengan panjang.

3. Menggunakan masker,faceshield,dan sarung tangan.

4. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

5. Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.

6. Tetap memperhatikan jarak/physical distancingminimal 1 meter saat berhadapan dengan masyarakat atau rekan kerja pada saat bertugas.

7. Apabila aparat harus melakukan kontak fisik dengan masyarakat, segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

8. Terapkan waktu kerja 8 jam sehari atau maksimal 12 jam/hari, 40 jam seminggu.

9. Saat pulang bertugas jangan langsung bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum membersihkan diri (mandi dan mengganti pakaian kerja).

10. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik setiap hari selama 30 menit sehari serta istirahat cukup. Bila perlu konsumsi suplemen tambahan seperti vitamin C.

11. Lakukan pemantauan kesehatan secara berkala termasuk pemeriksaanrapid testCovid-19 atau sesuai indikasi medis. [Adm]

13 May 2020
ABUJAPI_PAPUA

Ditbinmas Polda Papua Gandeng ABUJAPI Salurkan Sembako ke Satpam

KSATRIA | Papua–Direktorat Binmas Polda Papua menggandeng Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Papua untuk berbagi paket sembako dan masker untuk satuan pengamanan (satpam) terdampak covid-19 di wilayah Papua.

Hadir dalam kegiatan itu, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Papua AKBP Karla Yakobus, PS. Kasubdit Satpam Ditbinmas Polda Papua Kompol Agung Ichtiarso, Ketua ABUJAPI Papua Hamid Ambarak, Perwakilan PT. Tosari Didik, personel Ditbinmas Polda Papua dan anggota ABUJAPI Papua.

Karla dalam keterangannya mengatakan kegiatan pembagian sembako dan masker ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga terdampak Covid-19.
“Saya mewakili Dirbinmas Polda Papua bekerja sama dengan ABUJAPI Papua membagikan paket sembako dan masker kepada para satuan pengamanan yang dirumahkan akibat dari dampak Covid-19,” terangnya di Jayapura, Selasa (12/5/2020).

Menurut Karla, akibat dari wabah Corona ini banyak usaha jasa yang terdampak salah satunya adalah jasa pengamanan dan ini terjadi di seluruh Indonesia.

“Kita berharap walaupun dengan berbagai kendala, salah satunya masalah ekonomi kita tidak terpancing dengan melakukan tindakan yang pada akhirnya merugikan kita sendiri,” harapnya seperti dilansir koreri.com.

Karla juga mengimbau masyarakat selalu ikuti anjuran dari pemerintah dengan selalu menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan.

Menjaga jarak dan memakai masker tidak lupa untuk selalu berdoa karena kekuatan doalah yang mampu untuk mencegah perkembangnya virus Corona.

“Mari bersama-sama kita selalu mengikuti imbauan dari Pemerintah dengan selalu menjaga kebersihan. Semoga wabah Corona ini bisa cepat berakhir sehingga kita bisa beraktivitas seperti biasa,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua ABUJAPI Papua, Hamid Ambarak, mengatakan kerjasama dengan Ditbinmas Polda Papua ini merupakan bentuk kepedulian kepada para satpam yang di PHK dari perusahaan akibat virus Corona.

“Semoga apa yang kami berikan ini bisa membantu mengurangi beban saudara kita dan kegiatan ini akan terus kita lakukan selama pandemi Covid-19,” pintanya.

Selain itu juga dibagikan masker kepada satpam yang melaksanakan tugas di perusahaan.

Kasubdit Satpam Ditbinmas Polda Papua, Kompol Agung Ichtiarso, mengatakan sebanyak 45 orang Satpam yang mendapat bantuan sembako.

“Jadi, sebanyak 45 orang Satpam yang akan kita bagi sembako di Swissbell Hotel dan Hotel Sahid Kota Jayapura. Sekaligus kita juga bagikan 500 buah masker kepada masyarakat dan satpam yang sedang melaksanakan tugas,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian masker kepada petugas satpam yang sedang melaksanakan tugas di bank dan perusahaan. [Adm]

07 May 2020

Satbinmas Deli Serdang Bersama APSI Sidak Kelengkapan Satpam

KSATRIA | Deli Serdang – Sat Binmas Polresta Deli Serdang bersama Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kab. Deli Serdang melakukan pendataan sekaligus pengecekan dan pemeriksaan kelengkapan petugas Satuan Pengamanan (Satpam) pada Wilayah Hukum Polresta Deli Serdang, Rabu (06/05/20).

Kali ini pengecekan dan pemeriksaan dipimpin Kanit Binkamsa Sat Binmas IPTU Khairil Anwar, SH dengan didampingi Ketua APSI Kab. Deli Serdang Ingen Malem Sitepu ini dilakukan terhadap personil Satpam dilingkup tugas pada pusat perbelanjaan Suzuya Tanjung Morawa.

Materi pemeriksaan dan pengecekan ini meliputi kelengkapan perorangan berupa seragam dan bet symbol (atribut) yang dikenakan pada seragam dinas, serta  perlengkapan administrasi berupa Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai petugas Satuan Pengamanan (Satpam). Dan juga dilakukan adminitrasi kontrak kerja antara BUPJ dengan perusahaan pengguna jasa Satuan Pengamanan.

Kegiatan ini dianggap perlu untuk dilaksanakan sehingga dalam lingkup kerja satuan pengamanan dapat membentuk Pimpinan Unit Kerja untuk melindungi Hak-hak personil satuan pengamanan.

“ini merupakan langkah Sat Binmas Polresta Deli Serdang selaku Pembina satuan pengamanan diwilayah hukum Polresta Deli Serdang  bersama APSI untuk dapat melindungi hak-hak dari personil satuan pengamanan itu sendiri,” ujarnya dilansir perak-news.com. [ Adm]

05 May 2020

ABUJAPI Sumsel Salurkan Sembako ke Satpam dan Masyarakat Terdampak Covid-19

KSATRIA | Palembang– Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu terdampak pandemi Covid-19, Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Provinsi Sumsel melaksanakan bakti sosial (baksos) dengan mendistribusikan 200 karung beras kepada Polrestabes Palembang, Senin (4/5/2020).

Ketua BPD ABUJAPI Sumsel Novembriono, menegaskan pihaknya hari ini bekerjasama dengan binaan masyarakat Polrestabes Palembang menyerahkan bantuan sebanyak 200 karung beras dengan rincian masing-masing 5 kilogram dengan total 1 ton, dan 100 paket sembako diserahkan kepada masyarakat kurang mampu dan satpam terdampak Covid-19.

Penyerahan bantuan langsung dihadiri Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Satpam) Polrestabes Palembang, dan Kasat Interkam Polrestabes Palembang.

“Binmas tidak saja memikirkan masyarakat secara luas, tetapi juga memikirkan Satpam yang selama ini notabene menjadi objek binaan,” terangnya dilansir sriwijayamedia.com.

Dia melanjutkan bantuan ini merupakan sumbagsih anggota ABUJAPI, termasuk 14 perusahaan yang memberikan bantuan baik berupa fisik maupun non fisik. “Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT Sahabat Mandiri Ksatria (SMART) Palembang H Bobby Gautama Alex menambahkan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk atensi terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada jasa pengamanan yang tergabung didalam ABUJAPI. Kita berharap kepada para jasa pengamanan tetap kuat menghadapi situasi saat ini, walaupun sebagian ada Satpam yang dirumahkan,” tuturnya.

Dia berharap kedepan badan usaha jasa pengamanan (BUJP) tidak pernah putus mata rantainya dan tetap bergabung. Semoga keadaan ini cepat pulih sedia kala. [Adm]

29 Apr 2020
baharkam peduli

Baharkam Polri Salurkan Paket Sembako ke Satpam

KSATRIA | Jakarta–Perkembangan pandemi covid-19 di Indonesia mengganggu jalannya usaha, salah satunya Usaha Badan Jasa Pengamanan (BUJP) yang memperkerjakan tenaga satuan pengamanan (Satpam) outsourcing. Akibatnya banyak kontrak pekerjaan yang diputus/dihentikan sementara oleh pemberi kerja. Sehingga berakibat banyak tenaga Satpam terkena PHK atau dirumahkan tanpa digaji.

Menyikapi banyaknya satpam yang dirumahkan, Kepala Koordinasi Pembinaan Masyarakat Badan Pemeliharaan
Keamanan Polisi Republik Indonesia (Kakor Binmas Baharkam Polri) mengadakan “Aksi Solidaritas Sosial Untuk Satuan Pengamanan (Satpam)” bersama Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP ABUJAPI) pada Selasa, 28 April 2020 di depan kantor Baharkam Polri.

Dalam sambutannya, Irjen Risyapudin Nursin-Kakorbinmas Baharkam Polri mengatakan kegiatan ini sebagai kepedulian kami kepada pamswakarsa. Dampak dari perekonomian dan keamanan kita bersama menciptakan situasi kondusif.

“Pamswakarsa selaku kepanjangan tangan kepolisian dengan kemewanangan terbatas, mari besama menciptakan situasi yag kondusif. kepedulian kami ingin mengajak rekan-rekan pamswakarsa untuk tetap semangat. salah satunya memberikan bantuan paket sembako ini,” ungkapnya seperti dilansir Jurnal Security, Selasa (28/04).

Risyapudin menghimbau kepada pamswakarsa atau masyarakat untuk mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diterapkan. “Perlu jaga disiplin terhadap peraturan dari pemerintah berupa PSBB. Ini untuk percepatan dan pencegahan,” katanya.

Dia berharap, dengan pendistribusian paket sembako, setidaknya dapat meredam gangguan keamanan di masyarakat. Akan tercipta kondisi yang aman di masyarakat.

“Maka kami juga memperhatikan sekuriti baik yang menjaga mall, yayasan, sekolah dan lainnya,” katanya.

Di Seluruh Indonesia 2006 Satpam Dirumahkan

Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menyebutkan satpam yang dirumahkan berasal dari beberapa sektor, terutama ritel. Mereka butuh perhatian yang dalam hal ini Baharkam Polri peduli terhadap nasib para satpam.

Ia berharap, bantuan yang digelontorkan dapat memacu semangat para satpam yang dirumahkan. Bantuan ini baru untuk wilayah Jabodetabek.

Agoes menambahkan, saat ini ada 500 satpam yang dirumahkan di wilayah Polda Metro Jaya, sedangkan untuk seluruh Indonesia ada 2006 satpam yang dirumahkan.

“Sektor perhotelan dan mall yang banyak terdampak, dari 100 satpam yang biasa ditugaskan tinggal 30 anggota yang dipekerjakan. Kekuatan diturunkan habis,” katanya.

Agoes berharap, pemberian simbolis dari Kabaharkam ini bisa menjadi energi positif bagi perwakilan BUJP dan satpam yang datang, untuk memberikan energi ke yang lainnya. “Semoga pandemi ini segera selesai dan kita bisa hidup normal kembali,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol. Edy Murbowo, S.I.K, M.Si, Sekjen ABUJAPI Suryawisesa Karang dan jajaran Baharkam Polri. [adm]

10 Apr 2020

APSI Jambi Sosialisasi Program Plus Bagikan APD ke Satpam

KSATRIA | Jambi—Pandemi virus Covid-19 menjadi musibah besar bagi dunia. Bukan hanya satu negara yang terdampak, hampir di negara-negara lain juga mengalami hal yang sama, salah satunya Indonesia.

Melihat perkembangan virus yang kian meluas, Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Jambi bekerjasama dengan PT Mitra Cakrawala Pro Jaya menggelar bagi-bagi masker, face shield dan alat pelindung diri sederhana kepada para satpam.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran kepolisian dari Binmas Polda Jambi, yaitu Kompol Sunardi, Kasi Korwas Polsus Subdit Binsatpam/Poksus, Akp Taviv Paursi Korwas Polsus Subdit Binsatpam/Polsus, Akp Ridwan Paursi Binlat Subdit Binsatpam/Polsus dan Bripka M. Barce Irwan Ba Subdit Binsatpam/Polsus.

Menurut Ketua APSI Jambi, Eryanto Djunaidi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian APSI kepada para satpam di Jambi untuk melindungi diri dari penyebaran virus Covid-19. “Satpam menjadi garda terdepan yang memeriksa seseorang di lingkungan kerjanya dengan alat pengukur suhu dan pemberian cairan sanitizer, sehingga mereka rawan terpapar,” ungkapnya seperti dilansir Jurnal Security, Kamis (09/04).

Eryanto mengatakan, para satpam ini bekerja di ring terdepan dalam sebuah perusahaan. Mereka memiliki tanggung jawab pengamanan sekaligus menjadi terdepan dalam pemeriksaan suhu para pengunjung sebuah instansi. Karena itu, tambah Eryanto, mereka harus dilengkapi dengan APD.

Dalam kegiatan bagi-bagi APD yang juga dihadiri oleh Binmas Jambi …..pihaknya juga menyelipkan selebaran pada setiap masker yang dibagikan. “Isi selebaran itu adalah informasi seputar APSI dan keunggulan jika satpam gabung ke APSI, salah satu asosiasi resmi yang terdaftar di Mabes Polri,” ungkapnya.

Eryanto berharap, langkap yang dilakukan APSI Jambi ini agar para satpam khususnya dan masyarakat semakin mengenal APSI dan bisa bergabung di dalamnya sebagai wadah resmi satpam dalam menyampaikan pendapatnya.

“Semoga para satpam di Jambi khususnya dan satpam di seluruh Indonesia semakin mengenal keberadaan APSI, lalu ikut bergabung menjadi anggota APSI,” ungkapnya. [adm]

 

09 Apr 2020

Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab Petugas Keamanan Dalam

KSATRIA | Jakarta—Jasa satuan pengamanan (Satpam) hampir digunakan di setiap tempat yang ada aktivitas bisnisnya, mulai dari perumahan, perkantoran, pertokoan, pabrik, pertambangan, dan obyek vital lainnya.

Para petugas keamanan yang biasa disebut PKD (Petugas Keamanan Dalam) ini selain berfungsi menjaga keamanan bagi stakeholder/penggunanya, juga bertugas dan fungsi lain yang lebih berat.

Berikut adalah beberapa tugas, fungsi dan tanggung jawab seorang petugas keamanan:

Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab

  1. Melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di lokasi kerja
  2. Melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan penempatan di lokasi masing-masing
  3. Melakukan pemeriksaan pada tamu / pemilik yang akan masuk ke area kerja
  4. Menahan KTP/ SIM setiap tamu yang akan memasuki area kerja
  5. Menanyakan keperluan dan menunjukkan meja resepsionis / penerima tamu / layanan informasi.
  6. Memeriksa setiap mobil / motor yang masuk atau keluar lingkungan kerja
  7. Khusus untuk mobil bak terbuka / tertutup yang akan memasuki lingkungan harus diperiksa, muatan dan surat jalan
  8. Melaporkan setiap saat melalui HT keadaan sekitar atau situasi ke Posko
  9. Pintu pagar/ gerbang harus selalu tertutup, anggota harus stand-by ditempat
  10. Menjaga dan memelihara asset dan inventaris perusahaan
  11. Menertibkan parkir mobil dan motor pada saat parkir

Administrasi

  1. Anggota security bekerja selama 12 jam kerja
  2. Pergantian shift dilakukan pada Jam 07:00 Pagi dan Jam 19:00 Malam
  3. Dilarang melakukan penggeseran waktu tugas, pagi ke malam atau sebaliknya
  4. Tidak diperkenankan memasuki area kerja pada :

– Saat tidak bertugas dan

– Membawa teman saat bertugas maupun tidak bertugas.

  1. Anggota Security wajib memakai pakaian dinas selama bertugas
  2. Setiap anggota security, Danru dan Koordinator wajib menanda-tangani daftar hadir.

Untuk mendukung bekerja lebih optimal, petugas keamanan dalam biasanya difasilitasi dengan cctv dan radio satu arah (Handy Talkie). Selain itu, karena tugasnya yang berat, selain keterampilan bela diri, petugas keamanan dalam perlu dibekali keterampilan menggunakan senjata, baik senjata api maupun menggunakan tongkat.

Sudah saatnya kita menghargai petugas keamanan dalam (satpam), saat mereka bekerja sesuai dengan standar operasi prosedur yang telah ditetapkan, karena mereka juga merupakan bagian dari team kita, sehingga kita dapat bekerja dengan aman dan nyaman. [adm]

 

17 Feb 2020
hut abujapi

ABUJAPI akan Tingkatkan Sinergi Lintas Asosiasi Keamanan

KSATRIA| Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar tasyakuran memperingati hari jadi ke-14 di Kantor ABUJAPI. Hari jadi ini dihadiri oleh sejumlah ketua umum lintas asosiasi jasa pengamanan, dewan kehormatan ABUJAPI dan Mantan Dirbinpotmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. Drs. Ricky F. Wakanno.

Dalam sambutannya, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menjelaskan keberadaan ABUJAPI kian solid dengan dukungan lintas asosiasi jasa pengamanan. “Terima kasih kepada para ketua asosiasi yang telah hadir dalam acara hari jadi ABUJAPI ke-14,” ungkapnya di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Agoes juga memberikan ucapan terima kasih kepada para pendahulu yang telah membawa ABUJAPI tetap eksis dan berkembang. Seperti Pak Hindarto yang juga sebagai pendiri dan ketua umum pertama ABUJAPI.

“Beliau selain menjadikan ABUJAPI eksis, juga yang mengawal dari awal hingga seperti sekarang beliau terus mengawal, meskipun dengan ketebatasan beliau tetap semanagt mengawal ABUJAPI hingga kini,” ungkapnya.

Begitu juga Pak Adi Mahfud sebagai ketua kedua yang secara totalitas dalam mengembangkan ABUJAPI di setiap provinsi. Begitu juga Pak Budi Rianto, ketua ketiga yang sudah banyak menggelar Musda di 14 daerah.

Agoes mengakui, bahwa organisasi tidak akan berjalan maksimal jika berjalan sendiri-sendiri. “Kalau kita berjalan sendiri tidak menjadi kekuatan. Karena itu saya berpikir bersama membangun rumah besar BUJP, hadirnya para ketua umum asosiasi di ABUJAPI bisa menjadi kekuatan untuk keberlangsungan organisasi ini,” tuturnya.

Agoes juga berterima kasih kepada mantan Dirbinpotmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. Drs. Ricky F. Wakanno yang terus mendukung kegiatan-kegiatan ABUJAPI. “Kami menyebut beliau sebagai sahabat ABUJAPI karena kiprah beliau yang cukup besar dalam pengembangan organisasi ini,” jelasnya.

Agoes menjelaskan, sudah saatnya ABUJAPI membranding diri, untuk itu beberapa kegiatan sudah berjalan yang melibatkan kementerian, wakil rakyat, Kadin, BPJS, Lemhannas dan lembaga lain.

Seperti kunjungan RDPU ke DPR terkait vokasi pendidikan, ABUJAPI bermimpi dana vokasi pendidikan dalam hal ini untuk pendidikan Gada Pratama bisa terwujud maka akan meringankan ribuan satpam yang ingin mengikuti pendidikan Gada Pratama.

“Industrial security harus kita usung bersama , dengan adanya ketua asosiasi ini akan semakin mudah untuk mengangkat visi dan misi ABUJAPI ke depan,” paparnya.

Agoes berharap ABUJAPI bisa menjadi organisasi yang bisa bermanfaat bagi anggotanya dan satpam secara keseluruhan. “Semoga kita menjadi organisasi yang bisa bersinergi dengan yang lain untuk kemajuan satpam di Indonesia,” tuturnya.

Acara HUT ABUJAPI ke-14 ini dihadiri oleh Dewan Kehormatan Irjen. Pol. Purn. Hadiman dan Irjen. Pol. Purn. Benny J. Mamoto. Begitu juga Ketua Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Azis Said, Ketua Asosiasi Sekuriti Industri Migas (ASIM) Dino Bimadwinanda Hindarto dan Ketua Umum APSA Indonesia Chapter Humphry Abraham Soedira. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!