Bravo Satria Perkasa
11 Apr 2019

Kabaharkam Pimpin Rapat Sinkronisasi Perpol tentang Pengamanan Swakarsa

KSATRIA| Jakarta–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, pimpin rapat pembahasan Sinkronisasi dan Harmonisasi Peraturan Kepolisian (Perpol) tentang Sistem Pengamanan Swakarsa.

Sebagaimana dirilis penanusa.com, rapat ini digelar di Grha Anabatic Technologies, Tangerang, Banten, pada Senin pagi, 8 April 2019.Dalam kesempatan ini, Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Drs W. Herry Wibowo MH, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. Drs Syaiful Zahri.
Turut hadir para ketua dan sekjen dari ABUJAPI, APSI, APJATIN, ASIM, APJASI.Hadir juga para Manajemen dari PT Sigap Prima Astrea, PT Bravo Satria Perkasa, PT Jaga Nusantara Satu, PT Panglima Siaga Bangsa, PT PTC Pertamina, PT Prima Karya Sarana Sejahtera, PT Global Arrow, PT Kawal Perkasa Prima.

Rapat sebagai tindak lanjut revisi total Perkap Nomor 24 Tahun 2007 ini bertujuan untuk mendapatkan saran masukan dari para Praktisi dan Instansi di luar Polri untuk penyempurnaan Perpol dimaksud.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Azis Said menjelaskan dirinya merasa lega dan puas atas draft final Perpol, di mana kami memperjuangkan tiga hal dalam Perpol itu. “Alhamdulillah dua sudah diakomodasi dalam Perpol itu dan satu lagi akan diakomodasi dalam Perkaba,” jelasnya dilansir JurnalSecurity (8/4).

Azis menjelaskan, pertama terkait legalitas Satpam, di mana seseorang dapat dikatakan sebagai anggota Satpam kalau memenuhi tiga kriteria, yaitu direkrut sesuai ketentuan Polri, lulus pelatihan Gada Pratama/Madya/Utama dan memiliki status ketenagakerjaan.

Kedua, tambah Azis, permohonan Surat Ijin Operasional (SIO) BUJP, ditambahkan kata ‘sesuai bidang usahanya’, “Jadi nanti di Perkaba akan kita kawal lagi bahwa salah satu syarat rekomendasi dan SIO adalah menjadi anggota asosiasi bidang sekuriti sesuai bidangnya,

Azis memisalkan, kalau usaha di bidang peralatan, wajib menjadi anggota ATISI, kalau usaha di bidang CIT wajib menjadi anggota APJATIN, kalau usaha di bidang Pelatihan dan Konsultan wajib menjadi anggota APSI, kalau usaha di bidang Satpam, wajib menjadi anggota Abujapi.

“Ini sebagai konsekuensi atas sudah diregisternya 8 asosiasi di Mabes Polri,” jelasnya.

Azis terus berusaha mengusulkan agar dalam Perkaba mengakomodir satpam menjadi anggota asosiasi profesi satpam karena Satpam akan menjadi Profesi dimana layaknya sebuah profesi, dimana Personilnya harus menjadi anggota Asosiasi Profesi. “Tapi Pak Kabaharkam tadi sudah janji akan diakomodir pada Peraturan Kabaharkam (Perkaba),” tuturnya.

Selain Ketua Umum APSI, hadir pula Sekjen APSI yang sekaligus Direktur PT. Bravo Satria Perkasa H. Djarot Soeprianto mendampingi Ketum APSI. [roj]

28 Mar 2019

Kiat Terhindar dari Pencurian Barang dalam Mobil

KSATRIA–Anda mungkin tak percaya bila para pencuri profesional hanya butuh waktu 20 detik untuk melibas barang berharga yang Anda tinggalkan di dalam mobil.

Mereka tak hanya menarget mobil yang terparkir lama, tapi juga mobil yang pemiliknya hanya berhenti sebentar atau bahkan hanya beberapa saat untuk menurunkan barang. Aksi mereka sangat cepat hingga tak boleh ada kata lengah untuk kita.

Sebagai antisipasi, lebih baik kita jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Namun bila terpaksa, sebaiknya kita melakukan beberapa hal untuk mencegah pencurian atau pembobolan. Berikut ulasannya.

1. Simpan barang-barang berharga Anda di bagasi
Pencuri cuma punya sedikit waktu untuk beraksi, hingga mereka biasanya hampir tak pernah mencoba membobol bagasi. Mereka mencuri benda-benda yang tampak punya harga yang berada di dalam mobil, kecuali bagasi. Karenanya, sangat bijak bila Anda menyimpan barang bernilai didalam bagasi, semisal koper, mantel, atau bahkan tas.
Hanya saja, saran ini hanya berlaku bagi mobil yang bagasinya terpisah dengan tempat duduk seperti jenis sedan. Bagi mobil dengan bagasi menyatu, sangat lebih baik jangan pernah meninggalkan barang berharga Anda.

2. Selalu parkir kendaraan ditempat terang dan ramai
Meski tak menjamin, memarkir kendaraan di tempat terang cukup efektif menangkal aksi pencurian. Biasanya maling tak berani membobol mobil yang terparkir di tempat terang dan ramai. Bila malam, Anda harus menepatkan mobil di tempat yang terang dan pastikan mobil Anda mudah terlihat oleh siapa saja.

3. Lepas pelat muka radio Anda
Ada beberapa pencuri yang spesialis mencuri radio CD mobil. Melepas pelat muka radio dan menyembunyikannya ditempat lain akan membuat mereka kecewa. Mereka akan menyangka radio CD Anda rusak dan urung melakukan aksi.

4. Simpan barang berharga Anda dibawah jok mobil
Jika Anda ingin barang berharga Anda aman tapi Anda tak bisa meletakkannya di bagasi, Anda bisa menyimpannya di bawah jok mobil. Kebanyakan pencuri terlebih dahulu mengintip mobil korban sebelum melakukan aksinya. Jika ia tak melihat ada barang yang bisa digasak, biasanya ia akan segera pergi. Mereka tak mau ambil resiko dengan mencari-cari barang terlalu lama di dalam mobil korban.

5. Pasang kaca film agar isi mobil susah diintip maling
Jika Anda pengendara yang telah mahir dan tak masalah dengan kaca mobil yang sedikiti gelap, Anda disarankan memakasang kaca film pada jendela mobil. Kaca film sering dianggap hanya digunakan untuk mobil-mobil mahal, padahal fungsinya bukan cuma untuk mengurangi intensitas cahaya atau terlihat gaya.

Memasang kaca film ternyata dapat mencegah pencuri membobol mobil Anda, karena isi didalam mobil akan sulit terlihat dari jendela yang gelap, resikonya terlalu besar. Pastikan Anda paham dan nyaman dengan tingkat kegelapan kaca. [roj]
Sumber: tipsiana.com

28 Jan 2019

HUT Satpam ke-38, Korbinmas Bersama Asosiasi Pengamanan Bantu Korban Tsunami

KSATRIA| Banten–Korps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas) Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri bersama asosiasi jasa pengamanan melaksanakan kegiatan bakti sosial untuk korban tsunami di wilayah Labuan, Kabupaten Pandeglang, Senin (28/1/19).

Dalam kegiatan itu, Korbinmas bersama Asosiasi jasa pengamanan dan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Kegiatan bakti sosial itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Satuan Pengamanan (Satpam) ke-38.

Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Syaiful Zahri mengatakan, kegiatan sosial itu merupakan ungkapan kepedulian dari seluruh elemen jasa pengamanan kepada korban tsunami. Menurutnya, kegiatan itu juga untuk semakin menumbuhkan sisi sensivitas kemanusiaan bagi semua orang yang terlibat dalam jasa pengamanan.

“Elemen jasa pengamanan juga manusia tentu memiliki empati dan kepedulian kepada sesama. Dalam kesempatan ini, kami berusaha melaksanakan kegiatan sosial sebagai misi kemanusiaan,” ujarnya seperti dilansir mediapurnapolri.net.

Syaiful menambahkan, bakti sosial dilaksanakan dalam bentuk penyaluran bantuan. Dikatakan Syaiful, bantuan yang disalurkan terdiri dari 250 paket tas dan perlengkapan sekolah lainnya. Bantuan itu, kata Syaiful, bertujuan mendukung upaya keberlangsungan pendidikan bagi anak korban musibah tsunami.

“Dalam keadaan apa pun, akses dan fasilitas pendidikan selalu penting. Atas kesadaran itu pula kami mendorong agar mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan,” terangnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Banten Kombes Pol Oki Waskito mengapresiasi kepedulian unsur jasa pengamanan untuk membantu sesama. Menurutnya, satuan pengamanan merupakan jasa untuk melindungi atau menjaga objek atau subjek tertentu. Dengan demikian, lanjutnya, satuan pengamanan pasti memiliki sensitivitas untuk membantu sesama.

“Pekerjaan satpam cukup rentan resiko namun di balik itu, ada semangat dan kerelaan menjaga dan membantu sesama,” ucapnya.

Oki mendorong elemen lain untuk memaknai hari jadi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi orang banyak. Hari jadi, kata Oki, merupakan salah satu momen yang ideal untuk merefleksikan diri untuk menebarkan semangat saling peduli.

“Semoga kegiatan bakti sosial ini dapat menginspirasi semua kalangan untuk memperkuat harmonisasi dan kepedulian kepada sesama,” tandasnya. [roj]

13 Dec 2018

Presiden Jokowi: Satpam adalah Profesi yang Mulia

KSATRIA| Jakarta–Dalam pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 di Istana Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan terima kasih kepada satpam dan perusahaan jasa pengamanan yang selama ini dinilainya ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sungguh, menurut saya, satpam adalah sebuah profesi yang mulia,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Ke dapan, sambung Jokowi, kontribusi jasa pengamanan semakin dibutuhkan karena negara membutuhkan iklim aman untuk mengundang masuknya investasi.

“Kalau sudah investasi datang, ada orang membuka pabrik, membuka industri, membuka kantor dan lain-lain. Artinya, terbuka lapangan pekerjaan. Karena itu keamanan sangat diperlukan bagi sebuah negara,” ujar mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi mengingatkan, dari hari ke hari bentuk kejahatan dan keamanan, ancaman keamanan akan terus berkembang. Potensi aksi penipuan maupun penggunaan teknologi tindak kejahatan semakin canggih. Untuk itu, kata dia, cetak biru yang akan disusun Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) perlu memikirkan bagaimana menghadapi perkembangan teknologi ke depan, bagaimana memberikan pelatihan, skillup skill para karyawan pengamanan sehingga tidak kalah canggih dengan pelaku-pelaku kejahatan.

“Ini penting sekali. Juga harus dipikirkan bagaimana membekali satpam dengan peralatan-peralatan yang up to date,” tutur Presiden seraya menekankan pentingnya sertifikasi bagi tenaga satpam.

Presiden mengajak seluruh satpam untuk terus bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, situasi Indonesia yang kondusif, tenteram. “Yang menerima manfaat adalah kita semuanya, rakyat,” katanya.

Ikut hadir dalam acara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Keresidenan Moeldoko, Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono, dan Ketua Umum Abujapi Budi Rianto. [ro]

17 Oct 2018

Security Summit Ke-3 Tahun 2018 Digelar di Yogjakarta

KSATRIA| Yogjakarta–Pertemuan dua tahunan di bidang keamanan yang digagas SKK Migas, Security Summit ke-3 tahun 2018 diadakan di Hotel Tentrem 17-19 Oktober 2018. 500 peserta dari dalam dan luar negeri hadir membahas tema utama bertajuk New Paradigm Integrating Security Resilience Into Business Excellence.

Ketua Panitia Pelaksana 2018 Security Summit, Putra Jaya mengatakan rangkaian kegiatan ini merupakan ketiga kalinya dilaksanakan di mana saat ini Yogyakarta menjadi tuan rumah. Selama tiga hari para peserta membahas berbagai hal tentang keamanan khususnya di bidang energi yang menjadi sektor paling strategis saat ini.

“Ini Security Summit ketiga di mana tahun 2014 lalu diselenggarakan di Bali, kedua 2016 di Solo dan tahun ini di Yogyakarta. Tema yang kita angkat kali ini New Paradigm Integrating Security Resilience Into Business Excellence, dilaksanakan tiga hari dan menghadirkan pembicara berkompeten dari berbagai bidang,” ungkapnya, Rabu (17/10/2018) .

Pembahasan tema tersebut menurut Putra Jaya menjadi penting lantaran saat ini keberlangsungan bisnis khususnya migas dan sumber daya di dalamnya memerlukan pengamanan ekstra demi terjaminnya kesuksesan. “Kepekaan terhadap semua potensi ancaman serta kemampuan menjalankan strategi manajemen pengamanan yang baik merupakan hal penting dan inilah yang akan kita bahas selama tiga hari kedepan,” tandasnya.

Berbagai narasumber dihadirkan dalam agenda tiga hari tersebut diantaranya dari pelaku manajemen keamanan kelas dunia, akademisi, praktisi juga menggandeng Asosiasi Sekuriti Industri Hulu Migas (ASIM). “Harapan kami komunikasi dan kolaborasi pemangku kepentingan meliputi pemerintah, otoritas pengamanan dan masyarakat bisa sejalan menerapkan konsep pengamanan strategis untuk menyikapi dinamika ancaman, tantangan dan gangguan saat ini dan kedepan,” lanjut dia.

Sementara Arcandra Tahar, Wakil Menteri ESDM yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa saat ini Indonesia menghadapi tantangan di mana predikat aman dalam bidang energi tak bisa berdiri sendir, butuh komponen-komponen lain penunjang. Dikatakan Arcandra tahun 70-an lalu, Indonesia mampu memproduksi petroleum oil dengan jarak waktu hanya lima tahun, sementara saat ini mundur menjadi sepuluh tahun.

Hal tersebut menurut dia masih layak diperdebatkan lebih lanjut dari sisi teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM) ataupun sistem birokrasi. Acrandra berharap, melalui pertemuan tiga hari ini seluruh stakeholder bisa membahas secara menyeluruh masalah yang dialami, termasuk dorongan sinergi TNI-Polri agar Indonesia bisa memaksimalkan pengelolaan energi tersebut.

“Negara kita, minyak kita hanya 0,2 persen dari seluruh cadangan dunia dan gas 1,5 persen dari cadangan seluruh dunia, itupun pengelolaannya belum maksimal sampai saat ini menurut saya. Produksi petroleum oil kita 10 tahun padahal dunia hanya 5 tahun dan tahun 70-an kita juga pernah jangkanya 5 tahun mulai dari discovery hingga tetes oil. Harapannya acara ini bisa berdampak nyata sehingga permasalahan yang dialami ini tak terjadi lagi kedepan dan pengelolaan migas kita bisa maksimal,” tandasnya.[froj]

17 Aug 2018

Ketua I Abujapi, Joko: Saya Bangga Kekompakan Pengurus di Rakernas Ini

KSATRIA| Bandung—Setelah menggelar Rapar Kerja Nasional Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-Abujapi) bertema ‘Mensukseskan Kipnas 2018’, pada hari ketiga para peserta melaukan city tour seputar Bandung.

Menurut Ketua I yang membidangi Organisasi dan Keanggotan Abujapi Joko PN Utomo, pihaknya bersyukur keikutsertaan para pengurus organisasi dari berbagai wilayah di Indonesia berhasil menyukseskan beberapa agenda besar Abujapi ke depan. “Sebagai koordinator bidang organisasi, saya bangga dengan para pengurus yang telah berkontribusi dalam acara Rakernas ini,” ujarnya seperti dilansir JurnalSecurity, Rabu (15/8).

Joko yang memiliki panggilan akrabnya ini berharap dari apa yang telah disepakati dalam Rakernas bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Terutama kegiatan besar yang akan Abujapi laksanakan terkait dengan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) 2018.

“Saya sangat berharap kepada teman-teman Ketua BPD yang sekaligus bagian dari Panitia dapat memberi kontribusi yang besar dalam mengajak para BUJP anggota di daerah untuk ikut dalam acara KIPNAS pada 13-15 November mendatang,” jelasnya.

Penyelenggaraan KIPNAS 2018 ini sebagai komitmen Abujapi untuk memberikan yang terbaik di bisnis jasa pengamanan. “Dari hasil KIPNAS nanti bisa menjadi rujukan untuk melangkah yang lebih baik lagi industrial security di Indonesia,” tutur Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa ini. [fro]

13 Aug 2018

BPP Abujapi Gelar Rakernas 2018 di Bandung

KSATRIA| Bandung–Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-Abujapi) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) mulai tanggal 13-15 Agustus 2018 di Bandung. Acara dihadiri oleh pengurus daerah seluruh Indonesia.

Dalam paparannya, Sekretaris Jenderal BPP Abujapi Agoes Dermawan menjelaskan, Rakernas kali ini akan melaksanakan konsolidasi dan membahas berbagai persoalan yang menyangkut dunia kesatpaman.

“Rakernas ini untuk meningkatkan peran Abujapi dalam memajukan industri jasa pengamanan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya dikutip JurnalSecurity, Senin (13/8).

Agoes juga menambahkan, Rakernas tahun ini juga akan membahas agenda besar Abujapi yaitu gelaran konferensi jasa pengamanan nasional di Bandung pada 13-15 November 2018 mendatang. “Rencananya akan melibatkan lebih dari seribu BUJP seluruh Indonesia, dan akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo,” paparnya.

Sementara dalam Rakernas tahun ini, Abujapi juga membahas seputar sosialisasi Abujapi Online, di mana seluruh anggota Abujapi sudah bisa melakukan registrasi secara online. Selain itu juga akan dibahas peningkatan kualitas organisasi yang akan disampaikan oleh ketua umum Abujapi.

“InsyaAllah Ketua Umum Abujapi Pak Budi Rianto akan mengisi materi technical clinic BUJP untuk membahas seputar keorganisasian bagi BUJP di Abujapi,” tegasnya. [roj]

11 Jul 2018

Presiden Joko Widodo akan Jadi Inspektur Upacara HUT ke-72 Bhayangkara

KSATRIA| Jakarta–Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menjadi inspektur upacara HUT ke-72 Bhayangkara. Puncak acara syukuran ini digelar di Istora Senayan, Jakarta hari ini, Rabu, 11 Juli 2018.

“Kami berulang tahun, ingin berdoa dan introspeksi diri,” kata Karo Penmas Div Humas Polri, Brigjen Muhammad Iqbal dilansir metrotvnews.com, Selasa (10/07).

Rangkaian acara bakal dimulai pada pukul 08.00 WIB. Kapolri Jenderal Tito Karnavian turut mengundang pimpinan MPR/DPR serta sejumlah menteri kabinet. Selain itu, mantan Presiden RI serta kepala kepolisian perwakilan negara sahabat juga dijadwalkan bakal turut hadir.

Menurut Iqbal, perayaan HUT Bhayangkara kali ini sengaja digelar secara sederhana. Namun, acara yang jatuh tiap 1 Juli ini tak menutup semangat kebersamaan dan rasa syukur bagi anggota Polri.

“Kami tidak ingin wah dan terlalu euforia karena beberapa waktu lalu ada rekan kami gugur dalam melaksanakan tugas,” ungkap Iqbal.

Selain menjadi Irup upacara, Presiden Jokowi dijadwalkan bakal meberikan sambutan. Kemudian, sesi penghargaan bakal diberikan kepada anggota Polri terpilih serta bagi anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas.

“Ada penghargaan kenaikan pangkat, pin emas dan perumahan yang diberikan,” jelas Iqbal.

Iqbal menambahkan, Polri bakal selalu dekat dengan aktivitas sipil. Sebab, tugas utama Polri tak selalu penegakan hukum tetapi pelayan dan pengayom masyarakat.

“Kita ingin menyampaikan bahwa ada kesan kita sipil in uniform. Ingin mendorong institusi kepolisian dan SDM yang di dalamnya lebih dekat dengan masyarakat. Ini lah wajah-aajah sipil bahwa polisi di seluruh nusantara harus banyak senyum dan tak arogan,” pungkas Iqbal. [froj]

12 Jun 2018

Jelang Lebaran, Polri Dirikan 3.097 Pos Pengamanan

KSATRIA | Jakarta–Polri mendirikan 3.097 pos pengamanan selama Operasi Ketupat 2018 di seluruh Indonesia. Selain itu, ada juga 1.112 pos pelayanan dan 7 pos terpadu.

“Ada 3.097 pos pengamanan, kemudian ada 1.112 pos pelayanan, ada 7 pos terpadu. Pos terpadu itu pos yang mengendalikan seperti di Jawa Barat itu ada 2 pos terpadu, pos di Cikopo dan di Nagreg. Pos terpadu ada dilihat dari tingkat kerawanan misalnya rawan macet, rawan kecelakaan, rawan kejahatan,” kata Kabag Pensat Divisi Humas Polri Kombes Yusri Yunus seperti diunggah detikcom, Jumat (8/6).

Yusri melanjutkan, untuk pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, polisi menggandeng perusahaan otomotif untuk mendirikan stan bengkel.

“Lalu ada 12 pos check point. Ini rata-rata untuk pemberhentian sepeda motor. Kita berkoordinasi dengan beberapa perusahaan untuk bengkel-bengkel dan sebagainya,” kata Yusri.

Kemudian objek vital atau ruang publik yang menjadi titik pengamanan terdiri dari 876 terminal, 418 stasiun, 650 pelabuhan, 207 bandara, 3.002 pusat perbelanjaan, 2.697 objek wisata dan 204.713 masjid.

“Ada 10 polda yang wilayahnya menjadi prioritas pengamanan. Prioritasnya seluruh Jawa, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan dan juga Bali,” jelas Yusri. [ROJI]

09 Jun 2018

Perkuat Silaturahim, BSP Padang Gelar Buka Bersama

KSATRIA| Padang–PT. Bravo Satria Perkasa Area Padang menggelar buka bersama di Water Park Mini, jalan Nipah Muaro Padang, Sumatera Barat, Kamis (07/06).

Menurut Bayu Sutiono, Komandan Wilayah Sumbar, ajang buka bersama ini semata-mata untuk menjalin silaturahim antar anggota, yang dihadiri 50 orang yang sedang bebas tugas dan juga di luar shif jam kerja. Sementara yang masih bertugas tetap di area masiang-masing.

Disaat menunggu buka bersama, para anggota mendengarkan ustazd sedang bertausiah, “Supaya kedepannya kita yang bernaung di bawah BSP selalu berada dalam lindungan Allah Swt, dalam menjalankan tugas dimanapun anggota kita berada dan salam kopak selalu,” ucapnya.

Agus Sinju Dansektor Padang mengatakan pihaknya sangat senang dengan adanya kegiatan buka bersama ini, “Kapan lagi kita bisa berkumpul seperti sekarang, sebab hari-hari kita sebagai penjaga keamanan harus tetap konsisten dalam tugas dan tak boleh lengah sedikit pun dan harus siap dalam kondisi apapun,” kata Agus.

Bayu menanbahkan, dengan mengedepankan rasa kekeluargaan semoga PT. Bravo Satria Perkasa cabang Sumbar tetap jaya selalu. [ROJI]

Translate »
error: Content is protected !!