Bravo Satria Perkasa
20 May 2019

BSP Area Jawa 2 Gelar Konsolidasi dan Buka Bersama

KSATRIA| Yogjakarta–Ramadhan adalah bulan berkah. Banyak perusahaan yang menggelar buka bersama untuk meraih keberkahan itu. Salah satunya PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Jawa 2 menggelar buka bersama direksi yang dipimpin Head of Area Heru Wibowo.

Kegiatan buka bersama BSP Area Jawa 2 ini digelar pada Jumat, 17 Mei 2019 di Hotel Harper Yogjakarta. Buka bersama kali ini dihadiri juga oleh Direktur BSP H. Djarot Soeprianto dan GM Ops Busines serta seluruh staf BSP Area Jawa 2.

Dalam acara buka bersama tersebut, pertemuan juga membahas seputar perkembangan BSP, khususnya di Area Jawa 2. Pertemuan ini juga sekaligus sebagai ajang silaturahim dan memperkuat tim BSP Jawa 2. [ro]

 

01 May 2019

Mengenal Delapan Pilar Perilaku dalam Perusahaan

Oleh: H. Djarot Soeprianto || Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP)

Dalam dunia kerja kita lebih menginginkan adanya sosok yang punya integritas daripada orang pintar. Orang pintar bisa saja terpeleset dalam kejahatan tapi kalau orang berintegritas walaupun belum pintar, ia bisa menjadi pintar karena belajar dan diajarkan. Disinilah kita membuat 8 perilaku di perusahaan untuk menjadi one team, one mission dan one goal.

Delapam perilaku perusahaan seperti ini ibarat 8 penjuru arah mata angin dunia. Di mana 8 perilaku ini satu sama lain saling mengisi dan melengkapi. 8 perilaku itu adalah;

1. Kedisiplinan menjalankan aktivitas kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran peraturan perusahaan, ketepatan waktu dan komitmen dalam menjalankan janji yang diucapkan. Kedisiplinan juga mengacu pada tatanan norma budaya, agama, hukum dan sebagainya.

Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan yang kita lakukan secara berulang-ulang dan terus menerus secara berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan. Sehingga disiplin ini menjadi sebuah kebiasaan baik yang bisa mempengaruhi perilaku sehari-hari dan mengarah pada tercapainya keunggulan dalam bekerja.

Praktiknya di perusahaan, jika jam kerja dimulai dari pukul 08.00 – 17.00 kita harus disiplin. Kita juga tunduk kepada peraturan tentang ketenagakerjaaan, BPJS dan undang-undang lainnya. Jika kita tidak disiplin, nanti akan timbul perilaku yang tidak baik. Disiplin dimulai dari individu sendiri. Maka perilaku disini adalah menjalankan kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran aturan kerja.

2. Bertanggung jawab yaitu tindakan-tindakan individu yang didasarkan pada niat atau motivasi yang baik dan benar, dijalankan dengan cara-cara yang baik dan benar, serta dengan kesadaran pribadi bersedia menerima konsekuensi atas tindakannya tersebut.

Perasaan tanggung jawab dalam pekerjaan sangat langka. Begitu mudahnya seseorang menuding orang lain bila ada kegagalan dalam pekerjaan atau proyek tertentu; hanya sedikit orang yang mau dengan cepat mengakui kesalahannya. Justru membuat alasan dengan mencari-cari kesalahan orang lain.

Bekerja dengan sikap yang penuh tanggung jawab memang bukan karakter yang muncul dengan mudah, nilai itu harus dilatih setiap saat. Marilah kita bersama sama untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan rasa ingin maju kita terhadap suatu pekerjaan yang sedang dan yang akan kita lakukan sekarang maupun nanti.

3. Cepat tanggap dan berinisiatif. Perilaku cepat adalah penggunaan waktu yang efisien. Tanggap adalah kepedulian untuk memperbaiki hal-hal yang diketahui tidak benar atau kurang etis. Sedangkan berinisiatif adalah kemampuan antisipatif atas situasi atau persoalan yang potensial muncul.

Inisiatif tidak saja dalam perilaku namun juga dalam gagasan yang berujung terjadinya perbaikan kerja. Misalnya seorang danru atau komandan wilayah melihat sesuatu yang terjadi di lapangan yang sebenarnya tidak baik misalnya ada orang membuang sampah sembarangan, bisa juga dia mengingatkan tanpa merasa itu adalah tugas cleaning service.

4. Ahli di bidangnya yaitu kemauan untuk selalu mengembangkan diri sehingga senantiasa selaras dengan tuntutan pekerjaan dan organisasi. Pengembangan diri harus melebihi dari tingkatan mampu, dimana diharapkan yang bersangkutan dapat memperdalam kapasitasnya sehingga menjadi ahli dibidangnya.

Misalnya, ketika kita rekrut anggota sekuriti, kita harus menghargai profesi sekuriti dengan cara mendidiknya, tidak asal ada orang diberi seragam satpam lalu ditugaskan. Kalau semua sudah ahli di bidangnya kita akan dengan mudah membangun tim yang kuat.

5. Mampu bekerajasama. Mampu bekerja sama ini juga menjadi bagian perilaku kita bagaimana seseorang mampu bekerjasama dalam arti terus menerus mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik dan benar, serta meminimalkan kecenderungan untuk mementingkan kepentingan pribadi.

Kerja sama tim  merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan kedepannya. Kerjasama tim sangat diutamakan, karena jika pegawai-pegawainya tidak mempunyai rasa dedikasi dan kerja sama yang baik tentunya perusahaan tersebut akan menemukan kesulitan dalam mencapai sebuah target.

6. Efektif dalam berkomunikasi, adalah kemampuan untuk mendengarkan pendapat pihak lain, memahaminya dengan benar dan kemudian meresponnya secara tepat. Dalam suatu organisasi atau perusahaan, untuk mencapai tujuan bersama diperlukan kerjasama dari anggota-anggota yang ada di dalamnya. Pentingnya menjalin kerjasama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerjasama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan.

7. Peka dan peduli untuk kebaikan, memiliki ambang batas optimal atas rangsangan lingkungan yang memerlukan reaksi untuk perbaikan dan pengembangan. Peduli adalah sikap yang dimunculkan dalam perilaku dimana seseorang menunjukkan perhatian khusus pada kondisi yang kurang semestinya dan perlu dibenahi untuk perbaikan.

Untuk melatih kepekaan ini salah satu contoh, di gedung ada tulisan Exit. Begitu lampu mati emergencynya tidak menyala. Begitu dicek ternyata tidak dinyalakan. Seharusnya, setiap hari harus dikontrol dalam keadaan normal untuk memastikan ketika terjadi lampu mati atau kejadian lain tidak semakin parah. Ini betul-betul kita perhatikan dan kita sampaikan kepada tim bahwa kita ini perusahaan jasa. Ketika ada kejadian lampu mati, tamu yang ada di sini bisa menyelamatkan diri. Kita tidak bisa berkelit kalau kita tidak tahu. Justru kita harus tahu karena kita perusahaan sekuriti yang menjaga pengamanan.

8. Tidak Menyalahgunakan Jabatan adalah perilaku untuk tidak memanfaatkan fasilitas atau sumber daya perusahaan untuk kepentingan pribadi. Contoh ada 10 orang mengantri di bank, sementara yang ke 11 datang oleh satpam ditaruh pada antrian nomor 2, ini sudah menyalahgunakan jabatan. Kapasitas penyalahgunaan jabatan ini bisa berbeda-beda di tingkatan. Untuk itu masing-masing departemen atau supervisor mengontrol penyalahgunaan jabatan. Kita akan selalu berkoordinasi di semua lini bagian dan bagian lain untuk melihat dan mengontrol ke bawahannya.[]

01 Feb 2019

Kapolri Pimpin Upacara Pemakaman Bapak Satpam Indonesia

KSATRIA| Jakarta–Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memimpin upacara pemakaman mantan Kapolri Jenderal (Purn) Awaloedin Djamin. Upacara pemakaman tersebut digelar di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

“Hari ini kita berkumpul untuk melaksanakan upacara pemakaman almarhum Jenderal (Purn) Awaloedin Djamin. Upacara ini diselenggarakan sebagai penghormatan kepada almarhum yang meninggalkan kita,” kata Tito, Jumat, 1 Februari 2019.

Tito, dalam sambutannya, mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhum Awaloedin. Tak terkecuali institusi Polri yang turut berduka, dan mengapresiasi almarhum atas dedikasinya selama menjadi anggota Polri.

“Selaku Kapolri, saya turut berduka cita serta menyertakan doa untuk keluarga yang ditinggalkan. Keluarga besar Polri sangat kehilangan sosok almarhum. Almarhum hingga akhir hayatnya tetap berbakti kepada Polri. Almarhum merupakan suritauladan bagi seluruh insan Bhayangkara,” ucap Tito.

Almarhum Jenderal (Purn) Awaloedin Djamin meninggal dunia pada pukul 14.55 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta pada 31 Januari 2019. Awaludin merupakan mantan Kapolri yang menjabat pada 1978 hingga 1982. [roj]

28 Jan 2019

BSP Gelar Apel Akbar dan Berikan Hadiah Satpam Berprestasi

KSATRIA| Jakarta–Pasukan biru putih alias satuan pengamanan dari PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Jawa 1 memadati Bumi Perkemahan Ragunan Jakarta Selatan, Sabtu 26 Januari 2019 pagi. Para satpam ini sedang mengikuti upacara memperingati HUT Satpam ke-38.

Dalam giat upacara ini, yang menjadi inspektur upacara adalah Direktur Utama BSP Joko PN Utomo. Dalam sambutannya di depan seribu lebih anggota satpam, Joko mengingatkan kembali akan peran dan fungsi satpam dalam menjaga keamanan di area tugas masing-masing.

Apel Akbar kali ini, BSP mengambil tema ‘Dengan apel akbar dan HUT satpam, kita mantapkan tugas dan fungsi satpam serta ikut peran dalam pengamanan pesta demokrasi tahun 2019’.

Joko menembahkan, bahwa fungsi dan tugas satpam sangat mulia karena mereka bertugas menjaga keamanan di area kerjanya. Satpam juga sebagai ujung tombak sebuah perusahaan.

“Anggota satpam harus mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan, melakukan upaya pencegahan apabila diperlukan, menyampaikan informasi tepat dan akurat kepada petugas kepolisian, serta melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, hadir sebagai undangan adalah dari TNI Sat Marinir, para klien dan seluruh jajaran manajemen BSP. Kegiatan giat akbar ini juga diisi dengan hiburan musik, dan para satpam pun menikmati hiburan dengan cara berjoged dan diiringi oleh musik.

Dalam Apel Akbar ini, pihak manajemen BSP juga memberikan penghargaan kepada empat  satpam yang telah mengharumkan nama BSP karena memiliki dedikasi yang baik sehingga mampu meraih reward dari Bank Jawa Barat (BJB)

Keempat satpam itu adalah:

  1. Misbahudin Juara 1 Adira Finance Frontliner Idol tahun 2018 Tingkat Nasional, tugas di Adira Finance Grand Mall Bekasi
  2. Hilman Saepul Hadi Finalis tingkat nasional Bank BJB Better Award kategori Service Excellent tahun 2018, tugas di Duta Layanan Bank BJB Cabang Cikarang
  3. Fera Meilani Finalis tingkat Nasional Bank BJB Better Award kategori Service Excellent, tugas di Bank BJB Cabang Kebayoran Baru
  4. Budi Cahyono Juara 3 tingkat Nasional Bank BJB Better Award kategori Service Excellent, tugas di Bank BJB Bekasi [roj]

 

14 Jan 2019

Polri Kerahkan 2.000 Personel Amankan Debat Capres

KSATRIA| Jakarta – Jadwal debat kandidat Calon Presiden dan Wakil Presiden dipastikan akan dijaga sangat ketat. Hal tersebut terlihat dari jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengamankan acara debat kandidat yang dijadwalkan pada 17 Januari nanti di Hotel Bidakara, Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan saat debat nantinya, Polri bersama TNI akan mengerahkan 2000 personel untuk melakukan pengamanan debat kandidat.

“Ya, untuk pengamanan debat capres dari Polda Metro bersama dengan TNI kita melakukan pengamanan sesuai debat capres yang pertama akan dilaksanakan di (Hotel) Bidakara. Polda sedang mempersiapkan hampir 2000 personel,” ungkapnya dikutip dari detikcom, Senin (14/1/2019).

Untuk debat nantinya, Argo mengaku pihaknya belum membuat rekayasa lalulintas. Rencananya, pihaknya baru akan mengumumkan pengalihan arus lalulintas pada H-1 Debat Kandidat.

“(Pengalihan arus lalu lintas) ya tentunya jalan ke masuk ke Bidakara, nanti kita jaga semua. Nanti H-1 saya sampaikan lagi,” ungkap Argo.

Ia mengimbau kepada kedua pendukung pasangan calon untuk menjaga ketertiban saat debat capres-cawapres. Mengenai jumlah massa yang akan hadir ada acara debat itu, ia menyebut pihak kepolisian masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Jadi kita mengamankan jalannya debat tersebut. Berharap kepada para pendukung pasangan masing-masing capres-cawapres untuk melaksanakan, mendukung kegiatan ini untuk berlangsung dengan baik dan lancar sampai selesai kegiatan,” kata Argo.

Debat capres pertama akan membahas soal hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Moderator capres pada debat pertama adalah Ira Koesno dan Imam Priyono. [roj]

18 Dec 2018

117 Satpam BSP Siap Bekerja Usai Gada Pratama

KSATRIA| Blora–Rangkaian pelaksanaan pelatihan Gada Pratama Angkatan ke-52 dan 53 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) ditutup oleh Wakapolres Blora Kompol Drs Muh Samdani. Gada Pratama ini digelar sejak tanggal 3-14 Desember 2018.

Menurut Head of Area BSP Jawa 2, Heru Wibowo, SsosI, MM kegiatan Gada Pratama ini diikuti oleh 117 satpam. “BSP memiliki komitmen terhadap pengembangan kualitas satpamnya untuk melayani kebutuhan customer,” katanya.

Setelah menjalani pelatihan Gada Pratama, para satpam yang sudah terlatih ini langsung ditempatkan untuk bekerja, diantaranya bekerja di Astra Honda Motor Sragen, Citra Mandiri dan lain sebagainya.

Heru yang juga Ketua Asosiasi Profesi Satpam Indonesia Jawa Tengah ini menghimbau kepada para pengguna satpam untuk memilih perusahaan jasa pengamanan yang memiliki 3L, yaitu legalitas dari mabes Polri, logis dalam penawawaran harga, “Minimal harus sesuai UMK setempat,” katanya.

Sedangkan L berikutnya adalah layanan yang baik dan memiliki struktur organisasi yang handal dan berkualitas.

Karena itu, Heru memiliki slogan bahwa Satpam itu Mulia, Satpam itu Melayani, dan Satpam itu Kebaanggaan. [fro]

18 Dec 2018

BSP Sumatera dan Polda Aceh Sinergi Program Gada Pratama

KSATRIA| Aceh–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Sumatera melakukan kerjasama dengan Ditbinmas Polda Aceh. Penandatanganan MoU berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan dasar Gada Pratama pola 232 jam.

Penandatanganan MoU antara BSP Area Sumatera diwakili oleh Yudhi Erlambang selaku Head of Area Sumatera, sedangkan dari Ditbinmas Polda Aceh diwakili oleh Kombes. Pol. Drs. Burhanuddin selaku Dirbinmas, penandatanganan berlangsung di Polda Aceh pada 30 Oktober 2018.

Sebelumnya, BSP Area Sumatera telah menggelar Gada Pratama pada 26 November 2018 yang diikuti oleh 46 personil. Gada Pratama ini ditangani langsung oleh Danwil Sumatera Bagian Utara Muhammad Nur mewakili BSP Wilayah Aceh.

Menurut Yudhi Erlambang  Head of Area Sumatera kegiatan Gada Pratama khususnya di wilayah Aceh ini cukup panjang prosesnya untuk merealisasikannya, “Kami bersyukur bisa menggelar Gada Pratama yang merupakan salah satu program BSP untuk melahirkan satpam yang berkualitas,” ujarnya.

Yudhi menjelaskan bahwa Diksar Gada Pratama BSP Wilayah Aceh saat ini masih memprioritaskan anggota dari internal BSP yang belum pernah mengikuti pelatihan pola 232 jam. Ke depan, tambah Yudhi, tidak menutup kemungkinan BSP akan menerima calon siswa Gada Pratama dari luar.

“Alhamdulillah secara keseluruhan dari awal sampai akhir pelaksanaan berjalan lancar walaupun terdapat evaluasi di sana sini,” ungkapnya.

Yudhi mengucapkan terima kasih kepada jajaran BSP Wilayah Aceh atas kerja kerasnya sehingga Diksar Gada Pratama pola 232 jam terlaksana. “Kami atas nama jajaran BSP Area Sumatera khususnya Wil. Aceh mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan, khususnya BOD, jajaran Head of Division BSP dan khususnya Ditbinmas Polda Aceh serta pengguna jasa BSP Wil. Aceh atas kerjasama yang telah terjalin selama ini,” tuturnya. [fro]

13 Dec 2018

Pertanyaan Heboh Personel BSP kepada Presiden Soal Biaya Sertifikasi Satpam

KSATRIA| Jakarta—Ada yang unik dari pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (12/12/2018).

Saat pria yang biasa dipanggil Jokowi ini membacakan sambutannya, di tengah-tengah acara presiden mempersilahkan empat perwakilan satpam untuk maju di samping mimbar. Satu persatu Jokowi menanyakan soal pekerjaan satpam kepada perwakilan tersebut.

Adalah Ema Retno satpam pertokoan mall saat ditanya Jokowi,Ema mengatakan merasa senang menjadi satpam mall karena setiap hari bertemu dengan para pengunjung yang berganti-ganti wajah.

Dialog presiden dengan satpam nampak tegang ketika salahsatu perwakilan bernama Ilal dari PT. Bravo Satria Perkasa menanyakan masalah mahalnya biaya sertifikasi yang mencapai 5-10 juta per satpam.

Karena kondisi yang kurang nyaman, video telekonference pun terputus beberapa saat, dan peserta hadirin yang ada di Bandung pun bergemuruh kecewa karena tidak tahu kelanjutan dialog singkat itu.

Setelah beberapa saat terputus, hadirin pun mendengarkan paparan presiden di pembukaan Kipnas 2018 ini. Ada satu catatan menarik dari pantauan yang dilakukan JurnalSecurity bahwa presiden memerintahkan kepada kementerian untuk mencatat soal mahalnya sertifikasi satpam. “Tolong dicatat Pak Menteri,” paparnya disambut gemuruh tepuk tangan para peserta yang hadir di Istana dan Bandung. [Ro]

13 Dec 2018

Jelang HUT Satpam ke-38, Ratusan Satpam Bersama Presiden di Istana Negara

KSATRIA| Jakarta–Menjelang hari ulang tahun ke-38 Satuan Pengamanan (Satpam) mendapat kado istimewa karena sejumlah perwakilan satpam bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) bisa bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada tanggal 12 bulan 12, setelah 38 tahun satpam dilahirkan.

Kehadiran para satpam dan pengurus Abujapi ini dalam rangka menghadiri pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Ketua Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP Abujapi), Budi Rianto, mengatakan pihaknya membawa 300 personel di acara ini. Mereka mewakili jutaan Satpam yang ada di seluruh Indonesia.

“Mungkin ini pertama kalinya Satpam masuk Istana. Jadi ini Satpam geruduk Istana,” kata dia dalam sambutannya, Rabu, 12 Desember 2018.

Dalam acara itu, Jokowi mengatakan jika Satpam bukan semata-mata satuan pengamanan melainkan wajah paling depan dari sebuah perusahaan atau lembaga. Pasalnya, setiap pengunjung yang ingin masuk ke suatu kompleks, kantor, atau mal, yang ditemui pertama kali adalah Satpam.

“Makanya jadi anggota satpam itu tidak mudah, saya tahu. Satu sisi harus siap melakukan pengamanan setiap saat, di sisi yang lain harus bisa tampil, ramah, menjelaskan,” ucapnya.

Jokowi menuturkan jumlah kantor, pertokoan, dan mal semakin lama bertambah banyak. Karena itu, kehadiran satpam sangat diperlukan karena polisi tidak bisa berada di semua tempat untuk menjaga keamanan.

“Polisi sangat butuh kemitraan dan sangat terbantu dengan jasa pengamanan, yaitu satpam,” ujarnya.[Roj]

13 Dec 2018

Kipnas 2018 akan Rumuskan Strategi Memuliakan Satpam

KSATRIA| Bandung–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) menggelar Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 di hotel El Royal Bandung, 11-13 Desember 2018.

Ketua Panitia Kipnas 2018 Komarudin Khalid, SE mengatakan kegiatan Kipnas diselenggarakan dalam rangka memuliakan profesi satpam di Indonesia. “Selama ini profesi satpam masih dianggap sebelah mata oleh masyarakat,” ungkapnya dalam konferensi pers, Selasa (11/12).

Dalam Kipnas ini nanti akan dirumuskan berbagai kebijakan yang akan kami rekomendasikan kepada pemerintah untuk perbaikan satpam ke depan. Salah satunya soal sertifikasi satpam.

Komarudin menjelaskan bahwa proses sertifikasi satpam akan diberlakukan Januari 2019. “Tim asesor yang nanti akan menguji sudah ada, tempat juga sudah siap, tinggal pelaksanaannya tahun depan,” paparnya.

Saat ini Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) telah diperbaharui dan telah ditandatangani oleh Menakertrans “Kami berharap hadirnya lembaga sertifikasi satpam ini bisa menambah profesionalitas satpam ke depan,” ujarnya.

Acara Kipnas akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11-13 Desember 2018 dan akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo langsung dari Istana negara.

Acara Kipnas ini dihadiri oleh para pengusaha jasa pengamanan dari seluruh Indonesia, pihak kepolisian, dan lain sebagainya.

Di antara kegiatan Kipnas ini juga akan ada seminar tentang pengamanan dan busines forum. Di area Kipnas juga ada pameran dari perusahaan jasa pengamanan, perbankan, travel dan lain-lain. [Roj]

Translate »
error: Content is protected !!