Bravo Satria Perkasa
05 May 2019

Kabaharkam Polri Resmi Dijabat Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, M.Hum

KSATRIA| Jakarta–Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, resmi jabat Irwasum Polri. Sementara yang menggantikannya sebagai Kabaharkam Polri adalah Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, M.Hum, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah.

Hal itu berlaku sejak Kapolri Jenderal Pol Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pati Polri yang dimutasi dan diangkat dalam jabatan baru, bertempat di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 2 Mei 2019.

Sertijab tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1202/IV/Kep/2019 Tanggal 26 April 2019, yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri, Irjen Pol Dr Eko Indra Heri S MM.

Dalam telegram tersebut dijelaskan Komjen Pol Moechgiyarto akan menggantikan Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, yang dimutasikan sebagai Perwira Tinggi (Pati) Itwasum Polri, dalam rangka pensiun.

Adapun yang menjabat sebagai Kapolda Jateng adalah Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi, yang sebelumnya menjabat Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.

Selain itu, Sertijab juga resmi melantik Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi, mantan Kapolda Jawa Barat, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabaintelkam Polri, menggantikan Komjen Pol Drs Unggung Cahyono yang dimutasikan sebagai Pati Baintelkam, dalam rangka pensiun.

Sementara yang menjabat sebagai Kapolda Jabar adalah mantan Asops Kapolri, Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi.

Selain nama-nama tersebut, Sertijab juga resmi mengangkat sejumlah Pati Polri lainnya seperti Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kapolda Papua, dan Kapolda Papua Barat. [roj]

13 Mar 2019

Kabaharkam Andalkan Bhabinkamtibmas dan Polmas dalam Pengamanan Pemilu

KSATRIA| Kaltim–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, mengunjungi Polda Kalimantan Timur. Moechgiyarto memberikan arahan kepada personel Bhabinkamtibmas dan pengemban Polmas Polda Kaltim, dalam rangka pengamanan Pemilu 2019.

Kabaharkam Polri mengaku sangat mengandalkan Bhabinkamtibmas dan personel pengemban Polmas untuk mendinginkan situasi menjelang pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif pada 17 April 2019 mendatang.

Bhabinkamtimas adalah personel yang ditunjuk berdasarkan surat perintah untuk menjadi wakil Polri di wilayah binaan, sentuhan, dan pantauan, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara pengemban Polmas adalah semua anggota Polri dari pangkat terendah sampai tertinggi.

“Kewenangan hukum yang dimiliki oleh Polri adalah menjaga proses demokrasi agar berjalan tetap ‘on the right track’ dan secara langsung berfungsi juga sebagai ‘cooling system’ yang meminimalisir gesekan antarkelompok politik dan kelompok masyarakat. Dengan kedua peran tersebut, diharapkan Polri mampu menciptakan Pemilu yang aman dan kondusif,” ungkap Komjen Pol Moechgiyarto dilansir penanusa.com, (12/3).

Kabaharkam Polri mengingatkan bahwa seorang Bhabinkamtibmas bisa rangkap wilayah hingga dua atau tiga desa. Namun tidak boleh rangkap jabatan. Rangkap desa didesuaikan menurut desa binaan, desa sentuhan, dan desa pantauan.

“Kenapa tidak boleh rangkap jabatan? Karena Bhabinkamtibmas sudah ada anggaran untuk sarana kontak sebesar 1,1 juta selama 1 bulan, 5 hari kerja,” terangnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, seorang Bhabinkamtibmas harus melakukan sambang Door to Door System (DDS) sebanyak 5 kepala keluarga, dilaksanakan pada Senin-Jumat. Hal ini sesuai dengan strategi Baharkam Polri. [roj]

 

Translate »
error: Content is protected !!