Bravo Satria Perkasa
09 Oct 2019

Dirbinpotmas Polri Mengukuhkan Pengurus ABUJAPI 2019-2024

KSATRIA| Jakarta–Pelantikan dan pengukuhan pengurus Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) berlangsung lancar. Hadir dalam acara pelantikan dan pengukuhan ini Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky F. Wakanno sekaligus melantik pengurus baru ABUJAPI periode 2019-2024.

Dalam sambutannya, Ricky menjelaskan terwujudnya keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja satpam merupakan modal berharga untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional dan mempunyai peran penting dalam mendukung tereselenggaranya pembangunan nasional.

Joko PN Utomo saat menandatangani janji ikrar sebagai pengurus ABUJAPI

Oleh karenanya, tambah Ricky, susunan kepengurusan ABUJAPI periode 2019-2024 yang melibatkan para ketua lintas asosiasi sebagai dewan pembina dan unsur teknisnya dalam pengurus ini sangatlah tepat dalam rangka untuk dapat saling sinergi memperkuat hubungan kelembagaan dalam upaya pengembangan industrial security di Indonesia dan menjadikan ABUJAPI sebagai rumah besar bagi BUJP di seluruh Indoneisa.

“Saya berharap agar ketum dan seluruh pengurus ABUJAPI dapat bersinergi dengan seluruh stake holder baik kepolisiam, ketengakerjaan maupun instansi terkait lainnya dalam rangka meningkatkan profesionalisme BUJP dalam rangka mensejahterakan dan memuliakan satpam,” ungkapnya di Union Space GKM Green Tower, Jakarta, Rabu (9/10).

Selaku pimpinan Polri menyatakan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya khususnya kepada pengurus ABUJAPI yang telah menyelenggarakan pelantikan ini. “Semoga kepengurusan yang baru ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tuturnya.

Hadir dalam pengukuhan pengurus ABUJAPI ini Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo. Joko mendapatkan amanah menjabat sebagai Ketua 1 Bidang Organisasi ABUJAPI. [roj]

17 Aug 2018

Ketua I Abujapi, Joko: Saya Bangga Kekompakan Pengurus di Rakernas Ini

KSATRIA| Bandung—Setelah menggelar Rapar Kerja Nasional Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-Abujapi) bertema ‘Mensukseskan Kipnas 2018’, pada hari ketiga para peserta melaukan city tour seputar Bandung.

Menurut Ketua I yang membidangi Organisasi dan Keanggotan Abujapi Joko PN Utomo, pihaknya bersyukur keikutsertaan para pengurus organisasi dari berbagai wilayah di Indonesia berhasil menyukseskan beberapa agenda besar Abujapi ke depan. “Sebagai koordinator bidang organisasi, saya bangga dengan para pengurus yang telah berkontribusi dalam acara Rakernas ini,” ujarnya seperti dilansir JurnalSecurity, Rabu (15/8).

Joko yang memiliki panggilan akrabnya ini berharap dari apa yang telah disepakati dalam Rakernas bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Terutama kegiatan besar yang akan Abujapi laksanakan terkait dengan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) 2018.

“Saya sangat berharap kepada teman-teman Ketua BPD yang sekaligus bagian dari Panitia dapat memberi kontribusi yang besar dalam mengajak para BUJP anggota di daerah untuk ikut dalam acara KIPNAS pada 13-15 November mendatang,” jelasnya.

Penyelenggaraan KIPNAS 2018 ini sebagai komitmen Abujapi untuk memberikan yang terbaik di bisnis jasa pengamanan. “Dari hasil KIPNAS nanti bisa menjadi rujukan untuk melangkah yang lebih baik lagi industrial security di Indonesia,” tutur Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa ini. [fro]

16 Mar 2018

Tingkatkan Kualitas Kinerja, BSP Gelar Rakernas di Bali

KSATRIA| Bali–Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerjanya, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2018 di Hotel Santika, Seminyak Bali pada 12-14 Maret 2018.

Kegiatan Rakernas kali ini bertema “Meningkatkan kualitas layanan dan produk melalui peningkatan disiplin dan etos kerja, serta meningkatkan koordinasi dan digitalisasi untuk membawa PT. Bravo Satria Perkasa ke tingkat yang lebih tinggi”.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa, Joko Putro Nugroho Utomo mengatakan, tema kegiatan ini mengajak kita untuk mengutamakan kualitas layanan dan produk BSP kepada seluruh customer. “Upaya ini merupakan perwujudan prinsip one team, one mission, one goal agar dalam pengambilan kebijakan dan program terdapat satu kesatuan visi dan misi yang utuh dalam membawa BSP ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Joko menambahkan, kualitas layanan dan produk kita dapat mencapai level tertinggi apabila ada peningkatan disiplin, etos kerja, dan koordinasi di tiap-tiap sektor kerja, baik di pusat maupun area, yang didukung oleh digitalisasi untuk menunjang kinerja semakin optimal.

“Ada dua semangat yang harus kita tekankan untuk menjadi pedoman bersama dalam mencapai keberhasilan di tahun ini. Pertama, adalah peningkatan disiplin dan etos kerja. Kedua, peningkatan koordinasi dan digitalisasi,” tuturnya.

Kedisiplinan dan etos kerja yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan perusahaan. keduanya adalah pedoman untuk menghasilkan  sebuah “team-work” yang kuat dan solid dalam mencapai tujuan yang diharapkan. tanpa peningkatan kedua hal tersebut, rasanya sulit untuk memenuhi tuntutan peningkatan kualitas layanan dan produk kita.

Sedangkan peningkatan koordinasi dan digitalisasi, merupakan optimalisasi koordinasi antar jajaran, baik di pusat dan area, didukung dengan respons yang cepat terhadap segala informasi dan detail pekerjaan yang berlangsung di perusahaan, akan menghasilkan sasaran kinerja yang ingin kita capai.

“Melalui rapat kerja nasional ini, saya berharap akan dapat segera dirumuskan program-program kerja yang potensial dan membangun dalam rangka mendorong terwujudnya pertumbuhan bisnis BSP, baik secara kualitas, kuantitas, serta profitabilitas perusahaan yang signifikan dan terukur,” tegasnya.

Joko berharap, acara Rakernas ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling berinteraksi dan membahas berbagai permasalahan, sekaligus cara penyelesaiannya, sehingga seluruh jajaran di pusat maupun area dapat bekerja dengan terencana, terpadu, dan berkesinambungan.

“Acara ini merupakan kesempatan untuk dapat memperluas penguasaan materi terhadap sektor pekerjaan masing-masing dan digunakan sebagai bekal untuk menyamakan visi dan misi dalam pelaksanaan manajemen sistem perusahaan yang kita cintai ini,” ujarnya. [ROJI]

 

29 Aug 2017

Penutupan Porseni Berlangsung Tertib dan Aman

KSATRIA, (BSP)–Penutupan Porseni BPDSI XII Tahun 2017 berlangsung tertib dan aman sesuai dengan target. Kegiatan penutupan ini juga dibarengi dengan satu kegiatan penarikan undian Simpeda yang diselenggarakan di Hotel Intercontinental, Bandung, Minggu (27/8/2017).

Kegiatan penutupan Porseni ini, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo turun langsung memantau situasi pengamanan serta memberikan spirit dan semangat bagi para jajaran security guard dalam menjalankan tugasnya.

Acara penutupan Porseni BPDSI XII Tahun 2017 dihadiri oleh para tamu VVIP selain para pejabat tinggi internal bank bjb, juga unsur pejabat muspida dan seluruh unsur direksi atau pimpinan BPD seluruh Indonesia. Acara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.
Joko menghimbau kepada jajaran security untuk pengamanan diminta extra ketat, untuk Ring 1 kami turunkan sebanyak 30 personil security guard, dan 50 personil security guard beserta unsur Polri dan TNI yang berada di Ring 2 dan 3.
Menurut Suherman Komandan Sektor PT. Bravo Satria Perkasa Bandung Raya mengatakan,  penjagaan ini extra ketat untuk pelayanan para tamu undangan. “Kami telah menempatkan beberapa personil security khusus yang telah saya ploting di berbagai tempat dan di dalam gedung hotel, yang paling utama saya menempatkan security terbaik yang saya ploting dipintu masuk utama dimana pintu itu akan dilewati oleh para pejabat tinggi atau tamu VVIP,” katanya. [RO/IVN]
 

 

27 Aug 2017

Dirut BSP Kontrol Pengamanan Porseni XII di Bandung

KSATRIA, (BSP)–PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XII Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) tahun 2017 dengan tema “Bersama, Berprestasi, Melegenda”.  Acara yang digelar di Jawa Barat ini mulai tanggal 24 sampai 27 Agustus 2017.

Untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman dalam PORSENI, bank bjb dalam pengamanannya mempercayakan kepada PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sebagai mitranya. Di mana BSP merupakan vendor yang dipercaya bank bjb dalam pengamanan di seluruh kantor bank bjb di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo, ini merupakan kepercayaan yang diberikan bank bjb kepada BSP untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman dalam lingkungan kerja bank bjb di seluruh Indonesia.

“Bersyukur kami menjadi salah satu vendor jasa pengamanan yang dipercaya bank bjb di seluruh Indonesia, amanah ini harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya, Sabtu (26/8).

Kegiatan PORSENI ini cukup menyita perhatian dalam pengamanan karena banyak kegiatan yang membutuhkan keamanan dalam pelaksanannya, apalagi melibatkan peserta kontingen hingga 5.000 orang. “Saya ikut memantau langsung bagaimana tim BSP di Bandung, saya juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk kelancaran pengamanan,” katanya.

Keterlibatan secara langsung orang nomor satu di BSP ini sebagai bukti bahwa BSP melayani klien dengan maksimal. “Bisnis pengamanan BUJP ini bukan sekedar bisnis jual  atau sewa keamanan dan ada keuntungan, namun lebih kepada masalah kepercayaan klien atau trust dari mulai pucuk pimpinan sampai usernya di sebuah proyek korporasi seperti bank bjb dan lainnya,” katanya.

Joko menambahkan, user sebagai pengguna jasa pengamanan hendaknya dari level direksi sampai bawah bisa saling mengenal dengan vendor keamanannya termasuk kenal dengan pimpinan BUJP serta concept bisnis pengamanannya.

PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) adalah perusahaan BUJP yang menjadi partner bank bjb di seluruh Indonesia. Saat ini, ada sekitar 1.500 anggota satpam yang menjaga seluruh aktivitas kegiatan bank bjb, salah satunya adalah di acara PORSENI XII BPDSI, sebagai tuan rumahnya bank bjb. [RO]

30 Apr 2017

Rapimnas ABUJAPI 2017 Bangun Sinergi Kompetensi BUJP

KSATRIA, (BSP)–Dalam amanat Kapolri Tito Karnavian saat ulang tahun Satpam ke-36 menegaskan bahwa satpam adalah anak kandung dari Polri. Untuk itu, keberadaan satpam sangat strategis untuk menciptakan lingkungan industri yang aman dan nyaman.

Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) sebagai organisasi gabungan dari perusahaan-perusahaan yang membidangi jasa pengamanan memiliki tanggung jawab besar terhadap keberadaan satpam di bawah naungan badan usaha jasa pengamanan (BUJP).

Ketua Panitia Rapimnas ABUJAPI III, Joko PN Utomo mengatakan, kegiatan Rapimnas ini sebagai bentuk komitmen para BUJP untuk memajukan satpam ke depan. “Rapimnas ini akan membahas tentang Penguatan Organisasi, Regulasi Support, Business Support dan Stakholder Colaboration,” katanya di Yogjakarta.

Joko menambahkan, Rapimnas ABUJAPI III diselenggarakan pada tgl 27-29 April 2017 di Yogjakarta. Kegiatan ini untuk meneguhkan kembali komitmen BUJP untuk lebih profesional lagi dalam mengelola industri security dan anggota satpamnya.

Rapimnas ABUJAPI III memiliki tagline ‘ABUJAPI Golden Way 2017 – 2022’ ini mengusung Tema besar : “Meneguhkan peran ABUJAPI melalui sinergi dan kompetensi profesi menuju BUJP Nasional yang tangguh dan Profesional’.

Menurut Joko, kegiatan Rapimnas ABUJAPI III ini akan dihadiri oleh 24 perwakilan dari seluruh Indonesia. Di mana sebelumnya, beberapa wilayah telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), seperti di Sumatera Selatan, Jambi, Aceh, Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Banten, dan Kalimantan Barat.

Adapun rangkaian Rapimnas ABUJAPI III ini akan dibuka langsung oleh Kakor Bimas Mabes Polri Irjen Pol. Drs. Arkian Lubis pada Kamis, 27 April 2017, sekaligus juga akan mengisi materi tentang penguatan peran ABUJAPI sebagai mitra Polri.

Selain itu, ada juga pembekalan dari Dewan Pendiri ABUJAPI Irjen Pol. (Purn)H.M. Hindarto, M,Si, dan Presentasi tentang Rancangan Usulan Program Kerja BPP ABUJAPI oleh Ketua Umum ABIJAPI Bpk. Budi Rianto SH.

Pada Rapimnas ini juga akan membahas isu-isu strategis,  Misalnya saja soal Perijinan BUJP, keanggotan BUJP, Kartu anggota satpam, Standart Pengupahan SATPAM, dan lain sebagainya.

Diakhir kegiatan Rapimnas ABUJAPI ini akan ada kunjungan kerja ke pabrik tekstil SRITEX di Sukoharjo Solo Jawa tengah. Harapannya seragam satpam yang dikeluarkan perusahaan BUJP se Indonesia, akan memiliki standar mutu serta warna yang sama semua.

“Kami berharap, kegiatan Rapimnas ABUJAPI III ini bisa memberikan yang terbaik untuk para satpam dan industrial security  di Indonesia menjadi lebih profesional lagi,” tutur lelaki yang juga Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa ini.

Untuk menciptakan suasana kekeluargaan diantara pengurus ABUJAPI, panitia juga menggelar Family Gathering (Istri & anak Keluarga Besar ABUJAPI) untuk lebih mengikat bathin dari seluruh pengurus, baik itu dari BPP maupun BPD, “Agar lebih harmonis dan kuat lahir bathin dalam membangun organiaasi ini,” ujar Joko PN Utomo  sang Ketua OC RAPIMNAS III ini. [ROJI]

23 Feb 2017

Perkuat Organisasi, BPD-ABUJAPI Riau akan Gelar Musda

KSATRIA, (BSP)–Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Riau akan menggelar musyawarah daerah (Musda) kedua pada Selasa, 28 Februari 2017 di Riau.
Menurut Ketua Umum ABUJAPI Riau Edi Darmawi, SH mengatakan kegiatan musyawarah ini akan mengagendakan program kerja dan memilih Ketua BPD ABUJAPI Riau untuk periode 2017-2022. “Saya berharap pelaksanaan Musda kedua berjalan lancar,” katanya seperti dilansir JurnalSecurity.com, Rabu (22/2/2017).
Edi menambahkan, rencananya Musda kedua di Riau ini akan dibuka oleh Kapolda Riau Irjend Zulkarnain Adinegara dan Ketua Umum BPP ABUJAPI Budi Riyanto.
Menurut Edi, musyawarah kali ini juga untuk meningkatkan peran asosiasi jasa pengamanan dalam hal ini ABUJAPI dalam meningkatkan kualitas BUJP dan satpam di wilayah Riau.
Saat ini, jumlah BUJP yang ada di wilayah Riau berjumlah sekitar 100 perusahaan, baik itu BUJP lokal maupun yang dari luar. “Yang terdaftar di ABUJPAI Riau sebanyak 60 BUJP,” jelasnya.
Terkait dengan jumlah satpam, Edi mengatakan belum ada data resmi yang update tentang jumlah satpam di Riau. “Diperkirakan hampir 20.000 anggota satuan pengamann yang tersebar di Riau, baik yg dikelola oleh BUJP maupun dikelola langsung oleh perusahaan pengguna, dan diperkirakan baru 40 persen yang sudah mengikuti Gada Pratama,” tuturnya.
Sementara itu Ketua 1 Bid. Organisasi dan Keanggotan BPP-ABUJAPI Pusat, Joko PN Utomo mengatakan kegiatan musyawarah daerah ini bagian dari program kerja BPP-ABUJAPI dalam rangka meningkatkan kualitas organisasi di wilayah-wilayah.
“Musyawarah ini juga sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan organisasi di wilayah, selain itu juga untuk menguatkan ABUJAPI yang ada di daerah-daerah, sehingga ada hubungan yang erat antara Pusat dan Daerah,” ujar lelaki yang juga Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa ini.
Joko berharap, pelaksanaan Musda yang akan digelar di beberapa daerah, salah satunya adalah Riau ini bisa menjadi masukan yang berarti untuk jalannya organisasi menjadi lebih baik lagi  di masa yang akan datang. [ROJI]

14 Feb 2017

Ketua 1 BPP ABUJAPI: Insiden Teror Bom Samarinda Harus Jadi Pelajaran BUJP

KSATRIA, (BSP)–Seorang satuan pengamanan (Satpam) berhasil menggagalkan teror bom di sebuah bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (13/2/2017).

Ketua I Bid. Organisasi dan Keanggotan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Pusat, Joko PN Utomo mengatakan, kejadian yang ada di Samarinda semakin memperjelas pentingnya seorang satpam yang profesional untuk penjagaan kantor perbankan. “Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh satpam BRI dalam menggagalkan teror bom, ini luar biasa,” katanya seperti dilansir JurnalSecurity.com, Selasa (14/2).

Joko mengatakan, tanggungjawab seorang satpam sangat besar saat menjalankan tugasnya, karena itu BUJP yang menjadi tempat mereka bekerja harus membekali satpamnya dengan pendidikan yang ada, seperti pendidikan Gada Pratama dan seterusnya.

“Kejadian di Samarinda harus menjadi pelajaran berharga bagi BUJP yang tergabung di ABUJAPI untuk lebih meningkatkan lagi kualitas satpamnya, semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Joko.

Menurut pria yang juga Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) ini, perusahaan yang ia kelola selama ini banyak menempatkan satpam di kantor perbankan, untuk itu kami membekali para satpam dengan pendidikan dasar agar mereka bisa bertugas secara profesional menjaga keamanan bank.

Seperti diberitakan banyak media, pada Senin (13/2) terjadi insiden yang melibatkan satpam dalam menggagalkan pelaku teror yang membawa bom rakitan di Kantor Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun berinisial A itu ditangkap setelah sempat duel antara satpam BRI dan pelaku, Senin (13/2) pagi sekitar pukul 11.00 Wita.

Tim Gegana bersama tim Jihandak Brimob Polda Kaltim yang datang ke lokasi sekitar pukul 12.00 Wita, langsung melakukan sterilisasi kemudian mengevakuasi benda diduga bom tersebut. [FR]

16 Jan 2017

Jajaran Direksi BSP Hadiri HUT Satpam ke-36 di Monas

KSTARIA, (BSP)–Gelaran apel upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-36 tahun 2016 dilaksanakan di lapangan Monas pada Sabtu 14 Januari 2017. Hadir sebegai inspektur upacara adalah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Bravo Satria Perkasa (BSP) dalam setiap kesempatan kegiatan kesatpaman yang digelar oleh pihak kepolisian maupun asosiasi selalu berpartisipasi aktif, hal ini sebagai wujud kepedulian BSP terhadap profesi satpam.

Tahun ini, BSP juga mensupport kegiatan upacara HUT Satpam ke-36 di Monas. Logo BSP terpampang jelas di backdrop sebagai latar belakang ribuan satpam berbaris mengikuti acara. Selain itu, BSP juga menerjunkan 100 satpam untuk mengikuti giat upacara yang diselingi guyuran hujan ini.

Sebagai bentuk support terhadap kegiatan akbar ini, Direktur Utama Joko PN Utomo juga nampak hadir dengan seragam biru putih khas satpam. Selain itu, Pak Joko hadir kapasitasnya sebagai pengurus Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), tepatnya sebagai Ketua I Bidang Organisasi dan Keanggotan.

Sementara itu, Direktur BSP H Djarot Soeprianto juga nampak hadir dengan mengenakan seragam kebesaran Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI). Bahkan Pak Djarot ikut serta mendampingi Bapak Satpam Indonesia Bapak Awaloedin Djamin dalam sesi wawancara dengan awak media. Pak Djarot kapasitasnya sebagai Sekjen APSI. [ROJI]

 

23 Jun 2016

Dirut BSP: Dengan Sertifikat ISO, BSP Harus Lebih Maju  

KSATRIA–Bertepatan dengan HUT Kota Jakarta ke 489, manajemen PT Bravo Satria Perkasa (BSP) menorehkan sejarah untuk membawa BSP lebih maju lagi, yaitu penerapan tiga sistem manajemen sekaligus yaitu, Sistem manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Kesehatan dan keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007.

Acara penyerahan tiga sertifikat sistem manajemen ini berlangsung pada Rabu, 22 Juni 2016 di Kantor Pusat BSP Jakarta. Hadir dalam acara tersebut, Komisaris BSP Drs H. Soeparno, Direktur Utama BSP Joko PN Utomo, Direktur BSP H. Djarot Soeprianto, dan jajaran manajemen dan staf BSP. Sedangkan dari pihak PT. Sigma Bina Solusi (SBS) Budi Setiawan selaku Direktur Operasional SBS dan Adriana Herawati sebagai Konsultan SBS.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo mengatakan, ini sebuah langkah yang luar biasa karena tiga sertifikat manajemen ISO diterima BSP dari PT. Sigma Bina Solusi. “Hendaknya kita lebih mensyukuri atas didapatkannya tiga sertifikat ini, semoga menjadikan BSP lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Dirut BSP menjelaskan bahwa Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 ini mencakup tentang prosedur semua proses penting dalam bisnis, yakni adanya pengawasan dalam proses untuk memastikan bahwa sistem menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. Begitu juga tersimpannya data dan arsip penting dengan baik.

“Sistem ini juga mencakup adanya pemeriksaan unit-unit yang kurang maksimal dengan disertai tindakan perbaikan yang benar apabila dibutuhkan. Secara teratur meninjau keefektifan tiap-tiap proses dan kualitas itu sendiri,” jelas Joko.

Berikutnya adalah Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, di mana seluruh elemen BSP wajib mematuhi standar yang digunakan untuk merancang dan menerapkan sistem pengelolaan lingkungan environmental management system (EMS) dalam upaya meminimalisir dampak negative kegiatan terhadap lingkungan.

ISO-5 ISO-6Sementara Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja ISO 18001:2007 mencakup seluruh elemen BSP wajib menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Joko menegaskan, tiga sistem manajemen di atas sejalan dengan tema Rakernas BSP yang diselenggarakan tahun 2016 bertema “Peningkatan produktivitas untuk persiapan dalam persaingan bisnis terkait Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”.

Sebagaimana kita tahu, bahwa Indonesia akan dihadapkan dengan implementasi masyarakat ekonomi Asean (MEA), di mana MEA akan menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia, khususnya BSP dengan transformasi kawasan Asean menjadi pasar tunggal dan basis produksi sekaligus menjadikan kawasan Asean yang lebih dinamis dan kompetitif.

Pemberlakuan MEA, tambah Joko, dapat dimaknai sebagai harapan akan prospek dan peluang bagi kerjasama ekonomi antarkawasan dalam skala yang lebih luas, melalui integrasi ekonomi regional kawasan Asia Tenggara, yang ditandai dengan terjadinya arus bebas (free flow) barang, jasa, investasi, tenaga kerja, dan modal.

“Maka sejatinya BSP memiliki peluang untuk memanfaatkan peluang ini dengan meningkatkan skala ekonomi dalam dan luar negeri untuk memperoleh keuntungan, dengan menjadikannya sebagai momentum memacu pertumbuhan produktivitas dan bisnis perusahaan,” jelasnya.

Joko berharap, dengan adanya tiga sertifikat manajemen bertaraf internasional ini hendaknya seluruh bagian manajemen BSP agar semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas kerja karena BSP telah memiliki sertifikat manajemen berskala internasional.

Slogan ‘Bekerja keras, Bergerak cepat, Bertindak tepat guna mewujudkan cita-cita One team, One mission & One goal harus terus menjadi ruh dalam bekerja. Untuk itu, “Bekerja dengan hati untuk menjadikan diri kita berarti,” tuturnya. [fathur]

 

Translate »
error: Content is protected !!