KSATRIA, (BSP)–Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat XIX/2016 yang ditutup dengan upacara meriah Kamis (29/9) malam melibatkan 3.420 personel pengamanan. Pengawalan ketat dalam acara ini disiapkan untuk menyukseskan penutupan pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombespol Yusri Yunus menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan personel lengkap untuk mengawal agenda penutupan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

“Kami sudah menyiapkan total 3.420 personel aparat keamanan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan pengamanan lainnya,” kata Yusri.

Jumlah personel penutupan PON 2016 lebih banyak dari pada saat pembukaan yang menurunkan 2.535 personel keamanan. Yusri yakin personelnya dapat meminimalisir segala tindak kejahatan seperti copet, teroris, dan sabotase.

Ada tiga zona pengamanan yang sudah disiapkan. Pertama di dalam stadion untuk pengamanan para penonton dan tamu undangan. Zona kedua berada di luar stadion dan zona tiga berada di area parkir.

Acara penutupan dihadiri Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Penutupan yang memakan biaya sekitar Rp45 miliar tersebut mengusung konsep utama ‘Harmoni Indonesia’.

Meski PON kali ini diwarnai protes dan aksi kericuhan, tuan rumah Jawa Barat sukses meraih juara umum. Selanjutnya, pesta olahraga multievent tersebut bakal digelar di Papua pada tahun 2020. [FR]