Bravo Satria Perkasa
18 Dec 2018

117 Satpam BSP Siap Bekerja Usai Gada Pratama

KSATRIA| Blora–Rangkaian pelaksanaan pelatihan Gada Pratama Angkatan ke-52 dan 53 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) ditutup oleh Wakapolres Blora Kompol Drs Muh Samdani. Gada Pratama ini digelar sejak tanggal 3-14 Desember 2018.

Menurut Head of Area BSP Jawa 2, Heru Wibowo, SsosI, MM kegiatan Gada Pratama ini diikuti oleh 117 satpam. “BSP memiliki komitmen terhadap pengembangan kualitas satpamnya untuk melayani kebutuhan customer,” katanya.

Setelah menjalani pelatihan Gada Pratama, para satpam yang sudah terlatih ini langsung ditempatkan untuk bekerja, diantaranya bekerja di Astra Honda Motor Sragen, Citra Mandiri dan lain sebagainya.

Heru yang juga Ketua Asosiasi Profesi Satpam Indonesia Jawa Tengah ini menghimbau kepada para pengguna satpam untuk memilih perusahaan jasa pengamanan yang memiliki 3L, yaitu legalitas dari mabes Polri, logis dalam penawawaran harga, “Minimal harus sesuai UMK setempat,” katanya.

Sedangkan L berikutnya adalah layanan yang baik dan memiliki struktur organisasi yang handal dan berkualitas.

Karena itu, Heru memiliki slogan bahwa Satpam itu Mulia, Satpam itu Melayani, dan Satpam itu Kebaanggaan. [fro]

18 Dec 2018

BSP Sumatera dan Polda Aceh Sinergi Program Gada Pratama

KSATRIA| Aceh–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Sumatera melakukan kerjasama dengan Ditbinmas Polda Aceh. Penandatanganan MoU berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan dasar Gada Pratama pola 232 jam.

Penandatanganan MoU antara BSP Area Sumatera diwakili oleh Yudhi Erlambang selaku Head of Area Sumatera, sedangkan dari Ditbinmas Polda Aceh diwakili oleh Kombes. Pol. Drs. Burhanuddin selaku Dirbinmas, penandatanganan berlangsung di Polda Aceh pada 30 Oktober 2018.

Sebelumnya, BSP Area Sumatera telah menggelar Gada Pratama pada 26 November 2018 yang diikuti oleh 46 personil. Gada Pratama ini ditangani langsung oleh Danwil Sumatera Bagian Utara Muhammad Nur mewakili BSP Wilayah Aceh.

Menurut Yudhi Erlambang  Head of Area Sumatera kegiatan Gada Pratama khususnya di wilayah Aceh ini cukup panjang prosesnya untuk merealisasikannya, “Kami bersyukur bisa menggelar Gada Pratama yang merupakan salah satu program BSP untuk melahirkan satpam yang berkualitas,” ujarnya.

Yudhi menjelaskan bahwa Diksar Gada Pratama BSP Wilayah Aceh saat ini masih memprioritaskan anggota dari internal BSP yang belum pernah mengikuti pelatihan pola 232 jam. Ke depan, tambah Yudhi, tidak menutup kemungkinan BSP akan menerima calon siswa Gada Pratama dari luar.

“Alhamdulillah secara keseluruhan dari awal sampai akhir pelaksanaan berjalan lancar walaupun terdapat evaluasi di sana sini,” ungkapnya.

Yudhi mengucapkan terima kasih kepada jajaran BSP Wilayah Aceh atas kerja kerasnya sehingga Diksar Gada Pratama pola 232 jam terlaksana. “Kami atas nama jajaran BSP Area Sumatera khususnya Wil. Aceh mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan, khususnya BOD, jajaran Head of Division BSP dan khususnya Ditbinmas Polda Aceh serta pengguna jasa BSP Wil. Aceh atas kerjasama yang telah terjalin selama ini,” tuturnya. [fro]

13 Dec 2018

Presiden Jokowi: Satpam adalah Profesi yang Mulia

KSATRIA| Jakarta–Dalam pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 di Istana Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan terima kasih kepada satpam dan perusahaan jasa pengamanan yang selama ini dinilainya ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sungguh, menurut saya, satpam adalah sebuah profesi yang mulia,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Ke dapan, sambung Jokowi, kontribusi jasa pengamanan semakin dibutuhkan karena negara membutuhkan iklim aman untuk mengundang masuknya investasi.

“Kalau sudah investasi datang, ada orang membuka pabrik, membuka industri, membuka kantor dan lain-lain. Artinya, terbuka lapangan pekerjaan. Karena itu keamanan sangat diperlukan bagi sebuah negara,” ujar mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi mengingatkan, dari hari ke hari bentuk kejahatan dan keamanan, ancaman keamanan akan terus berkembang. Potensi aksi penipuan maupun penggunaan teknologi tindak kejahatan semakin canggih. Untuk itu, kata dia, cetak biru yang akan disusun Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) perlu memikirkan bagaimana menghadapi perkembangan teknologi ke depan, bagaimana memberikan pelatihan, skillup skill para karyawan pengamanan sehingga tidak kalah canggih dengan pelaku-pelaku kejahatan.

“Ini penting sekali. Juga harus dipikirkan bagaimana membekali satpam dengan peralatan-peralatan yang up to date,” tutur Presiden seraya menekankan pentingnya sertifikasi bagi tenaga satpam.

Presiden mengajak seluruh satpam untuk terus bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, situasi Indonesia yang kondusif, tenteram. “Yang menerima manfaat adalah kita semuanya, rakyat,” katanya.

Ikut hadir dalam acara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Keresidenan Moeldoko, Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono, dan Ketua Umum Abujapi Budi Rianto. [ro]

13 Dec 2018

Presiden Jokowi: Kehadiran Satpam sangat Diperlukan

KSATRIA| Jakarta– Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa profesi satpam sebagai mitra Kepolisian sangat dibutuhkan untuk memberikan rasa aman di tengah masyarakat. Demikian disampaikan Jokowi saat membuka Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

“Kehadiran satuan pengamanan sangat diperlukan karena memang polisi tidak bisa berada di semua tempat dalam setiap waktu sekaligus. Polisi sangat butuh kemitraan dan sangat terbantu dengan jasa pengamanan,” ujarnya.

Rasa aman memang dibutuhkan oleh masyarakat dan negara Indonesia. Kepala Negara menjelaskan, rasa aman termasuk salah satu hal yang dibutuhkan untuk menumbuhkan investasi di Indonesia. Para investor akan berani menanamkan modalnya apabila rasa aman itu ada.

“Kalau investasi datang, orang membuka pabrik, industri, kantor dan lainnya. Artinya terbuka lapangan pekerjaan. Keamanan itu sangat diperlukan bagi sebuah negara,” tuturnya.

Namun, Presiden menekankan bahwa peran tenaga satpam tak terbatas hanya pada sisi pengamanan. Jokowi berpandangan bahwa seorang satpam juga bertindak sebagai wajah perusahaan maupun institusi.

Tenaga satpam juga berperan penting untuk memberikan kesan pertama bagi reputasi sebuah perusahaan. [ro]

13 Dec 2018

Pertanyaan Heboh Personel BSP kepada Presiden Soal Biaya Sertifikasi Satpam

KSATRIA| Jakarta—Ada yang unik dari pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (12/12/2018).

Saat pria yang biasa dipanggil Jokowi ini membacakan sambutannya, di tengah-tengah acara presiden mempersilahkan empat perwakilan satpam untuk maju di samping mimbar. Satu persatu Jokowi menanyakan soal pekerjaan satpam kepada perwakilan tersebut.

Adalah Ema Retno satpam pertokoan mall saat ditanya Jokowi,Ema mengatakan merasa senang menjadi satpam mall karena setiap hari bertemu dengan para pengunjung yang berganti-ganti wajah.

Dialog presiden dengan satpam nampak tegang ketika salahsatu perwakilan bernama Ilal dari PT. Bravo Satria Perkasa menanyakan masalah mahalnya biaya sertifikasi yang mencapai 5-10 juta per satpam.

Karena kondisi yang kurang nyaman, video telekonference pun terputus beberapa saat, dan peserta hadirin yang ada di Bandung pun bergemuruh kecewa karena tidak tahu kelanjutan dialog singkat itu.

Setelah beberapa saat terputus, hadirin pun mendengarkan paparan presiden di pembukaan Kipnas 2018 ini. Ada satu catatan menarik dari pantauan yang dilakukan JurnalSecurity bahwa presiden memerintahkan kepada kementerian untuk mencatat soal mahalnya sertifikasi satpam. “Tolong dicatat Pak Menteri,” paparnya disambut gemuruh tepuk tangan para peserta yang hadir di Istana dan Bandung. [Ro]

13 Dec 2018

Presiden Jokowi Buka Kipnas 2018 di Istana Negara

KSATRIA| Jakarta–Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (12/12/2018).

Dalam sambutannya Jokowi mengatakan bahwa iklim yang kondusif suatu negara akan berpengaruh terhadap iklim investasinya. “Investasi akan datang jika kondisinya aman,” jelasnya di hadapan anggota Abujapi.

Lebih lanjut, Jokowi menambahkan bahwa investor akan buka pabrik, mereka akan berani menanamkan modal jika faktor keamanannya terjamin. Efeknya adalah terbukanya lapangan pekerjaan.

Jokowi menjelaskan, ke depan industri jasa pengamanan akan semakin dibutuhkan, dikarenakan ancaman keamanan terus berkembang dan potensi penipuan melalui tindak kejahatan akan semakin canggih.

Untuk itu, tambah Jokowi, cetak biru yang sedang disusun oleh Abujapi harus memberikan rasa pengabdian untuk peningkatan skill para satpam sehingga tidak kalah canggih dengan pelaku kejahatan. Dalam sambutan penutupnya, Jokowi berharap agar kita terus menjaga kemanan ketertiban dan menjaga situasi Indonesia tetap kondusif, karena suasana aman ekonomi akan berkembang, maka peluang usaha akan bertambah banyak dan ini akan memberi manfaat untuk kita semua, yaitu rakyat. [Roj]

13 Dec 2018

Jelang HUT Satpam ke-38, Ratusan Satpam Bersama Presiden di Istana Negara

KSATRIA| Jakarta–Menjelang hari ulang tahun ke-38 Satuan Pengamanan (Satpam) mendapat kado istimewa karena sejumlah perwakilan satpam bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) bisa bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada tanggal 12 bulan 12, setelah 38 tahun satpam dilahirkan.

Kehadiran para satpam dan pengurus Abujapi ini dalam rangka menghadiri pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Ketua Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP Abujapi), Budi Rianto, mengatakan pihaknya membawa 300 personel di acara ini. Mereka mewakili jutaan Satpam yang ada di seluruh Indonesia.

“Mungkin ini pertama kalinya Satpam masuk Istana. Jadi ini Satpam geruduk Istana,” kata dia dalam sambutannya, Rabu, 12 Desember 2018.

Dalam acara itu, Jokowi mengatakan jika Satpam bukan semata-mata satuan pengamanan melainkan wajah paling depan dari sebuah perusahaan atau lembaga. Pasalnya, setiap pengunjung yang ingin masuk ke suatu kompleks, kantor, atau mal, yang ditemui pertama kali adalah Satpam.

“Makanya jadi anggota satpam itu tidak mudah, saya tahu. Satu sisi harus siap melakukan pengamanan setiap saat, di sisi yang lain harus bisa tampil, ramah, menjelaskan,” ucapnya.

Jokowi menuturkan jumlah kantor, pertokoan, dan mal semakin lama bertambah banyak. Karena itu, kehadiran satpam sangat diperlukan karena polisi tidak bisa berada di semua tempat untuk menjaga keamanan.

“Polisi sangat butuh kemitraan dan sangat terbantu dengan jasa pengamanan, yaitu satpam,” ujarnya.[Roj]

13 Dec 2018

Industri Jasa Pengamanan Pekerjakan 2 Juta Satpam

KSATRIA| Bandung–Industri jasa pengamanan merupakan bisnis yang menyerap banyak tenaga kerja. Setidaknya ada 2 juta satpam yang bekerja, mereka berasal dari 2.500 badan usaha jasa pengamanan (BUJP) di seluruh Indonesia.

Dalam konferensi pers Ketua Panitia Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018, Komarudin Khalid, SE menjelaskan industri jasa pengamanan ini potensial secara ekonomi dan sosial.

“Secara ekonomis, industri ini perputaran uangnya mencapai 60 triliun per tahun. Secara sosial melibatkan jutaan satpam di seluruh Indonesia,” ungkapnya saat jumpa pers, Selasa (11/12).

Profesi satpam menurut Komarudin juga unik karena ini profesi penyelamat terhadap kasus kehilangan pekerjaan. Maka banyak masyarakat yang menjadikan profesi satpam sebagai pilihan penggantinya.

Gelaran Kipnas yang pertama dan terbesar ini mencoba mencari berbagai solusi untuk kemajuan satpam, BUJP di Indonesia. “Kami hadir memikirkan upaya kedepannya ada cetak biru industri satpam,” ujarnya.

Selain untuk perbaikan satpam, Kipnas ini ditujukan untuk BUJP agar tetap bisa eksis dalam mengelola industri dengan manajemen industrial revolusioner 4.0. Sehingga BUJP bisa menyesuaikan dengan tuntutan jaman.

Kipnas perdana ini diikuti lebih dari 500 pimpinan BUJP, manager security, polisi dan masyarakat. Rencananya pembukaan Kipnas 2018 akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (12/12). [Roj]

13 Dec 2018

Kipnas 2018 akan Rumuskan Strategi Memuliakan Satpam

KSATRIA| Bandung–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) menggelar Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 di hotel El Royal Bandung, 11-13 Desember 2018.

Ketua Panitia Kipnas 2018 Komarudin Khalid, SE mengatakan kegiatan Kipnas diselenggarakan dalam rangka memuliakan profesi satpam di Indonesia. “Selama ini profesi satpam masih dianggap sebelah mata oleh masyarakat,” ungkapnya dalam konferensi pers, Selasa (11/12).

Dalam Kipnas ini nanti akan dirumuskan berbagai kebijakan yang akan kami rekomendasikan kepada pemerintah untuk perbaikan satpam ke depan. Salah satunya soal sertifikasi satpam.

Komarudin menjelaskan bahwa proses sertifikasi satpam akan diberlakukan Januari 2019. “Tim asesor yang nanti akan menguji sudah ada, tempat juga sudah siap, tinggal pelaksanaannya tahun depan,” paparnya.

Saat ini Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) telah diperbaharui dan telah ditandatangani oleh Menakertrans “Kami berharap hadirnya lembaga sertifikasi satpam ini bisa menambah profesionalitas satpam ke depan,” ujarnya.

Acara Kipnas akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11-13 Desember 2018 dan akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo langsung dari Istana negara.

Acara Kipnas ini dihadiri oleh para pengusaha jasa pengamanan dari seluruh Indonesia, pihak kepolisian, dan lain sebagainya.

Di antara kegiatan Kipnas ini juga akan ada seminar tentang pengamanan dan busines forum. Di area Kipnas juga ada pameran dari perusahaan jasa pengamanan, perbankan, travel dan lain-lain. [Roj]

09 Dec 2018

BSP dan Polres Blora Selenggarakan Diksar Satpam

KSATRIA| Blora–Kepolisian Resor (Polres Blora), Jawa Tengah menggelar pendidikan dasar (Diksar) Satuan Pengamanan (Satpam) Senin, (3/12/2018 ). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3-14 Desember 2018.

Upacara Pembukaan Diksar Satpam dilaksanakan di aula Polres Blora dengan Inspektur Upacara Kapolres Blora AKBP Saptono,S.I.K,M.H yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Drs.M.Shamdani,MH.

Dalam amanat yang dibacakan Wakapolres, Kapolres Blora AKBP Saptono,S.I.K,M.H mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut mendukung terlaksananya Diksar Satpam.

“Kami menyadari bahwa dengan segala keterbatasanya Polri tidak mungkin bekerja sendirian, dengan Diksar Satpam ini di harapkan dapat membentuk Satpam yang sigap dan mumpuni sehingga bisa menjadi mitra kerja Polri nantinya dalam pelaksanaan tugas pengamanan,” kata Kapolres Blora AKBP Saptono dalam amanat yang dibaca Wakapolres Kompol Drs.M.Shamdani,MH.

Dijelaskan lebih lanjut, dinamika masyarakat yang bergerak begitu cepat dalam segala bidang, tentunya menimbulkan kerawanan tersendiri dan Polri menyadari bahwa tidak mungkin bekerja sendiri dalam menciptakan masyarakat yang aman dan tertib, hal inilah yang mendorong terbentuknya satpam di Indonesia.

“Banyak yang mengaku petugas keamanan tetapi tidak pernah mengikuti pendidikan Satpam.Untuk itulah Polres Blora Bekerja sama dengan PT Bravo Satria Perkasa Mengadakan Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama,” jelasnya seperti dilansir blorakab.go.id.

Sementara itu Head of Area PT Bravo Satria Perkasa Jawa 2, Heru Wibowo, SSosI, MM mengatakan bahwa kegiatan Gada Pratama ini diikuti oleh 99 satpam. Heru menambahkan, sebanyak 37 satpam berasal dari BSP Jawa Tengah dan 62 orang dari masyarakat umum.

“Kegiatan Diksar ini merupakan angkatan ke-52 dan ke-53. Kami berharap dengan adanya Diksar ini, para satpam lebih profesional,” katanya. [Roj]

Translate »
error: Content is protected !!