Bravo Satria Perkasa
11 Oct 2018

APSI akan Gelar Seminar tentang Profesi Sekuriti

KSATRIA| Jakarta–Seiring dengan tuntutan kebutuhan tenaga jasa pengamanan yang lebih profesional, Satpam tidak hanya wajib berpendidikan satpam saja, namun diperlukan sertifikasi profesi satpam, penyelenggara sertifikasi profesi satpam adalah lembaga sertifikasi profesi (LSP) yang diinisiasi oleh Polri.

Oleh karena itu perkerjaan sebagai satpam akan diarahkan menjadi profesi satpam. Untuk keperluan itulah Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) akan menyelenggarakan seminar security dengan tema ‘Peta jalan pelaksanaan sertifikasi profesi satpam setelah selesainya konvensi SKKNI 2018 bidang satuan pengamanan.

Kegiatan seminar security ini penting bagi pada direktur perusahaan, pengelola badan usaha jasa pengamanan dan manajer sekuriti, manager HRD, manager GA sebuah perusahaan. Guna menambah wawasan tentang perkembangan industrial security Indonesia.

Renacananya akan hadir sebagai keynote speaker oleh Irjen Pol. Drs. H. Arkian Lubis, SH, Msi sebagai Kakor Binmas Baharkan Polri. Sedangkan para pembicara dalam seminar adalah Kombes Pol Aloysius Liliek Darmanto, SH Kasubdit Kom Satpam atau Polsus Korbinmas Baharkan Polri, yang akan membawakan tema ‘Kesiapan Polri pada program sertifikasi satpam menyangkut lembaga, sistem dan SDM’

Sementara Soegianto, MBA, PhD Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) akan mengambil pembahasan tentang ‘Bancmarking tentang proses dan implementasi sertifikasi profesi satpam dengan profesi lain di Indonesia maupun luar negeri.

Sedangkan Ketua APSI H. Azis Said, SE akan membahas hambatan dan tantangan pemangku kepentingan bidang sekuriti pada pelaksanaan sertifikasi profesi satpam dan apresiasinya.

Acara seminar ini akan digelar pada Kamis, 1 November 2018 di Bali Dyansty Resort, Badung Bali. Bagi yang ingin mendaftar dalam acara besar ini bisa menghubungi kantor sekretariat APSI di Jl Zamrud B1 Cilandak Jakarta Selata di email [email protected] nomor telpon 021-29860957 atau 081511714978 atas nama Nur Azizah.

11 Oct 2018

APSI Buka Pendaftaran Pendidikan Gada Utama

KSATRIA| Jakarta–Dalam rangka mensukseskan  program Polri tentang sertifikasi Gada Utama (Gadut) berdasarkan peraturan kepala kepolisian Republik Indonesia nomor 24 tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan (SMP).

Asosiasi Profesi Sekuriti Idonesia (APSI) bersama Mabes Polri dan PT. Panglima Siaga bangsa (PSB) akan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan Gadut yang berlokasi di Soll Marina Hotel Serpong pada 21-26 Oktpber 2018.

Peserta pelatihan Gadut ini adalah para pemegang kebijakan pengamanan PT. PLN (Persero) dan anak perusahaannya serta para pimpinan BUJP, BUMN dan perusahaan swasta.

Adapun untuk bisa mengikuti pelatihan Gadut ini peserta wajib memiliki surat keterangan sehat dari dokter, menyertakan curiculum vitae dan fotokopi KTP, surat keterangan dari perusahaan yang ditujukan ke Dirbinmas Baharkam Polri serta SKCK dari Polres setempat yang sudah ada rumus sidik jari.

Tunggu apalagi, gali ilmu seputar pengamanan melalui pelatihan Gadut ini. Untuk mendaftar dalam acara ini bisa menghubungi kantor sekretariat APSI di Jl Zamrud B1 Cilandak Jakarta Selata di email [email protected] nomor telpon 021-29860957 atau 081511714978 atas nama Nur Azizah. [fr]

08 Oct 2018

Bravo Tanggap Bencana Buka Posko di Palu

KSATRIA| Palu–Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkap, jumlah korban meninggal dunia gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 1.571 orang. Mayoritas korban tewas ini ditemukan di Kota Teluk, Palu.

“Sebanyak 1.571 korban meninggal dunia. Rinciannya 144 di Donggala, 1.351 di Palu, 62 di Sigi, 12 di Moutoung, dan 1 orang di Pasang Kayu,” kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Jumat (5/10/2018).

Dia menjelaskan, sebagian besar korban meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan. Dia menyebut, 1.551 jenazah korban gempa Palu dan Donggala telah dimakamkan secara massal.

Menanggapi bencana yang terjadi di Sulteng ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Indonesia Timur melalui instruksi Direktur Utama BSP, Joko PN Utomo dan Direktur BSP Djarot Soeprianto membuka posko bencana gempa BSP Palu melalui team Bravo Tanggap Bencana (Bagana).

Untuk melakukan koordinasi dengan pihak di daerah, Head Office BSP mengutus YC Khaled Purnama Manager Operational, Rangga Aditya Nugroho, Head of Operation and Business Division, dan Suhendy Section Head of Operation Dept. untuk berkoordinasi dengan Head of Area Indonesia Timur Sarwohadi dan Komandan Sektor Wilayah Palu Jamrin.

Team Bagana berangkat ke Palu sejak tanggal 29 September 2018. Team Bagana membuat perencanaan kegiatan di Palu. Bagana merupakan team tanggap bencana dalam penanganan operasi recovery pengamanan proyek-proyek BSP yang ada di Palu. Sementara kekuatan personilnya bukan untuk penanganan evakuasi.

“Kedatangan kami ke lokasi bencana untuk merespons dengan cepat, baik kebutuhan personil dan kebutuhan klien kami di Palu terkait kondisi bencana, terutama untuk recovery pengamanan proyek,” kata Suhendy Section Head of Operation Dept BSP.

Dengan waktu cepat, Bagana mengidentifikasi adanya korban bencana dari keluarga para anggota BSP di Palu. Sekaligus membackup keamanan di beberapa proyek yang ada di Palu.

Dalam kunjungan itu, kami terharu dengan anggota satpam BSP bernama Wayan yang bertugas di PT APL Palu. Untuk menjaga aset perusahaan yang bernilai miliaran, ia tak mau meninggalkan lokasi APL, meski ia selama tiga hari tidak mandi karena mengantisipasi dari kejahatan yang timbul.

Padahal Wayan oleh keluarganya diminta untuk meninggalkan lokasi APL dan mengungsi ke kampung halaman di Parigi Moutong. “Wayan hanya bilang kalau saya pergi siapa yang jaga APL dan menjaga produk produk yang nilainya Miliaran,” ungkap Suhendy meniru Wayan.

Berbeda dengan Wayan, satpam Mohamad Fadli, yang bekerja di CIMB Niaga Auto Finance, Saat bertugas anak dan istrinya berada di rumah di daerah Petobo, saat gempa dan tsunami ia sedang bertugas, Fadli mempertahankan project dengan aman, tetapi harus dibayar mahal anak istrinya ditelan bumi.

“Rumahnya amblas ditutup lumpur yang keluar dari perut bumi, hari ketiga dilakukan penggalian oleh team SAR, anak istri Fadli ditemukan sedang berpelukan, Inalillahi wa Inna ilaihi Raji’un. Semoga keluarga Fadli diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa, kami respect untuk Fadli dan seluruh anggota BSP yang sedang bertugas pada saat musibah terjadi,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada korban yang terkena musibah dan tanggungjawabnya dalam bertugas, maka BSP melalui team Bagana memberikan bantuan dan support semangat kepada anggota yang menjadi korban bencana.

Keluarga besar BSP masih dalam duka, karena hingga sekarang sebanyak 28 anggota BSP masih belum bisa dihubungi atau diketemukan. Team Bagana akan terus mencari informasi terkait anggotanya ini.[]

 

29 Sep 2018

Musda Abujapi Sultra Tetapkan Den Ayu Kanem Jadi Ketua

KSATRIA| Kendari–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) wilayah Sulawesi Utara menggelar Musayawarah Daerah pertama di Sultra, Selasa (18/9).

Musda Abujapi ini menetapkan ketua baru bernama Den Ayu Kanem Khaltsum. Pemilihan tersebut melalui jalur aklamasi setelah ketua umum ABUJAPI menunjuknya, sekaligus sebagai tanda terbentuknya BPD ABUJAPI wilayah Sultra.

Berdasarkan hasil Musda tersebut, tugas yang diemban Ketua Umum ABUJAPI Sultra salah satunya adalah meningkatkan profesionalitas dan integritas pengamanan kepada satuan pengamanan (Satpam) di Sultra .

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum ABUJAPI, Budi Rianto mengatakan, untuk data satpam yang ada saat ini diperkirakan mencapai 1,5 juta orang. Data tersebut merupakan data satpam yang mendapat sertifikasi dan resmi. Belum lagi Satpam yang tidak resmi atau belum bersertifikat.

Menurutnya, seperti namanya, satpam bertugas sebagai mitra Polri dalam hal ini Polda. Keberadaan ABUJAPI sangatlah penting dalam hal bahu membahu membantu perekenomian daerah. Satpam dapat menghimpun semua kekuatan agar dapat membantu dalam hal pengamanan umum diluar.

Budi menambahkan, di Sultra sendiri saat ini terdapat 2.600 satpam. Jumlah itu merupakan yang telah tersertifikaski melalui gabungan perusahaan yang tergabung dalam ABUJAPI. Jadi banyak Satpam kita yang punya kemampuan, namun belum mengikuti pendidikan. Itu artinya, ada beberapa satpam yang belum resmi diluar dari data tersebut.

Keberadaan ABUJAPI Sultra ini merupakan awal kita untuk menghimpun para satpam yang belum tersertifikasi, sehingga bisa mengikuti pelatihan khusus satpam. “Karena masih banyak Satpam kita yang hanya menggunakan seragam, tapi belum tersertifikasi. Padahal kreteria seorang satuan pengamanan itu melalui kualiafiakasi pendidikan. Nah, inilah yang kita akan tingkatkan,” katanya.

Dir Binmas Polda Sultra, Kombes Pol Erfan Prasetyo mengatakan, dengan adanya pembentukan ABUJAPI Sultra sangat dia apresiasi. Karena, dengan ini pihaknya bisa dapat menetapkan semua satpam yang ada, agar dapat mendapat pendidikan khusus.

Bagi Erfan, tugas satpam sangat membantu pihak Kepolisian dalam hal pengamanan, apalagi pengamanan di luar. Dia berharap ABUJAPI dapat bekerjasama dengan Polri, agar semua satpam yang ada di Sultra dapat tersertifikasi.

“Karena masih banyak Satpam yang belum tersertifikasi. Ini yang kita inginkan,” ucapnya. [roj]

29 Sep 2018

Polda Jatim Razia Seragam Satpam

KSATRIA| Surabaya–Rombongan Subdit Bin Satpampolsus Dit Binmas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur melucuti atribut dan seragam mirip milik Brimob yang dipakai satpam sebuah bengkel mobil di Jl Mastrip, Kebraon Karangpilang, Surabaya, Rabu, 26 September 2018.

Kasubdit Binsatpampolsus Polda Jatim, AKPP Elijas Hendrajana menjelaskan, masih banyak Satpam di Kota Surabaya yang menyalahi aturan mengenai standart pemakaian seragam sekuriti.

Misalnya, seperti sekuriti di bengkel mobil ini yang mengenakan seragam biru juga dilengkapi peralatan Polri seperti alat Komunikasi Handy Talkie (HT) dan Houster Gun atau sabuk senjata. Apabila dari kejauhan maka akan terlihat mirip pasukan Brimob kebanggaan Polri.

Menurut dia, sesuai Perkap 2017 seseorang satpam harus mendapat kartu satpam dari perusahaannya yang dilampiri surat izin dari Mabes Polri.

“Saya ingin mengajak rekan-rekan baik perusahaan penyedia pengamanan untuk mengikuti aturan yang ada dalam hal ini Perkap 2017,” jelasnya.

Elijar mengatakan, perusahaan tenaga pengamanan juga harus terdaftar karena sekuriti telah dibekali oleh kewenangan kepolisian terbatas yang telah mengikuti pelatihan satpam gada pratama. Pihaknya pun bertidak tegas melucuti seragam satpam dan atribut yang dianggap telah menyalahi aturan.

“Saya melaksanakan penertiban ini supaya mereka mengerti aturan. Terkait sanksi,yang diberikan hanya sanksi administrasi,” pungkasnya.[roj]

Sumber: surya.co.id

20 Sep 2018

BSP Terjunkan 1.059 Personil Amankan Konser Soundrenaline Bali

KSATRIA| Bali–Perhelatan konser musik tahunan di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Badung berlangsung meriah. Puluhan ribu penonton memadati lapangan tempat konser yang bertajuk Soundrenaline The Soul of Expression 2018.

Untuk memberikan rasa aman dalam gelaran musik itu, sebanyak 479 personel diterjunkan Polda Bali untuk mengamankan konser musik Soundrenaline 2018 yang digelar selama dua hari yaitu dari tanggal 8 sampai 9 September 2018.

Wadir Sabhara Polda Bali AKBP I Nengah Subagia mengatakan, Polda Bali bersama instansi terkait melaksanakan pengamanan, baik terbuka maupun tertutup selama dua hari.

Pengamanan ini akan dititikberatkan pada kegiatan pencegahan dalam bentuk penjagaan, pengaturan, pengawasan, patroli, dan pemeriksaan, serta didukung dengan kegiatan intelijen dan penegakan hukum untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Sasaran dari kegiatan ini adalah segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata sebelum, saat, dan pasca kegiatan festival musik Soundrenaline The Soul of Expression 2018,” ungkap AKBP Nengah Subagia, saat memimpin apel kesiapan di Halaman Depan Mapolda Bali, Jumat (7/9/2018).

Personel polisi sudah ditempatkan disejumlah titik mulai area parkir, pintu masuk, penjualan tiket hingga stage. Tidak hanya dengan menerjunkan polisi berseragam, pengamanan juga dilakukan dengan menerjunkan puluhan personel berpakaian preman untuk melakukan pengamanan tertutup.

Sementara itu, Yosef Cupertino Khaled Purnama Bhakti, Head of Operation PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sebagai vendor jasa pengamanan melibatkan setidaknya 1.059 personil security selama dua hari untuk membackup keamanan konser.

“Security event under BSP melakukan tugasnya di semua titik, dari pintu masuk sampai empat panggung yang kita amankan, bersyukur acara berjalan sukses,” katanya.

Pengamanan difokuskan pada bentuk penjagaan, pengaturan, patroli dan pemeriksaan yang didukung dengan kegiatan intelijen dan penegakkan hukum demi menciptakan kondisi aman dan kondusif selama konser musik Soundernaline berlangsung.

“Kami bangga menjadi bagian dari pengamanan di konser ini. Tujuan kami untuk menjalankan konser musik ini dengan aman, tertib, lancar dan sukses. Kami melakukan pengamanan hingga acara konser musik ini berakhir,” ucap Khaled. [roj]

 

 

 

 

17 Sep 2018

BSP Jadi Mitra Pengamanan Maybank Bali Marathon 2018

KSATRIA| Gianyar—Gelaran tahunan Maybank Bali Marathon ke-7 berjalan dengan sukses. Kesuksesan acara ini salah satunya karena peran serta personil pengamanan dalam pelaksanaannya, baik itu dari pihak aparat maupun satpam.

Setidaknya ada sebanyak 904 personel pengamanan mengawal event akbar itu. Polri melibatkan 211 personel dari Polda Bali, 521 personel dari Polres Gianyar dan 172 personel dari Polres Klungkung melaksanakan pengamanan Maybank Bali Marathon ke-7 tahun 2018. Event internasional ini mengambil start di Bali Safari & Marine Park, Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Gianyar, Minggu (9/9).

Maybank Bali Maraton kali ini, diikuti sekitar 10.500 peserta yang berasal dari 50 negara. PT. Maybank Indonesia sebagai panitia penyelenggara, membagi event ini menjadi empat kategori yaitu Full Marathon, Half Marathon, 10 K dan Wheel Chair.

Pada kategori Full Marathon para peserta harus melintasi jalur yang telah ditentukan, dengan jarak tempuh 42,195 Km. Dikategori Half Marathon, para peserta lari sejauh 21,0975 Km dan dikategori 10 K, peserta lari sejauh 10 Km. Sedangkan dikategori terakhir, peserta adalah kategori penyandang disabilitas menggunakan kursi roda dengan jarak 5 Km.

“Setiap kategori yang dilombakan, waktu startnya berbeda-beda. Ketegori pertama start pukul 04.30 Wita, kategori kedua start pukul 05.00 Wita. Sedangkan kategori ketiga dan keempat, start pada pukul 05.30 dan 06.00 Wita,” ucap Wadir Sabhara Polda Bali AKBP Drs. I Nengah Subagia.

Ia juga menambahkan, untuk menyukseskan event ini, Polda Bali menerjunkan ratusan personel dengan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di sepanjang rute yang dilalui oleh peserta. Digelarnya kegiatan ini, tentu akan menimbulkan permasalahan, terutama masalah kemacetan lalu lintas.

Namun, pihaknya juga sudah melakukan berbagai upaya agar jalur lalu lintas tidak mengalami kemacetan yang panjang. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi pelaksanaan event ini di media sosial maupun media elektronik, sehingga masyarakat yang ingin melintasi jalur ini, dapat menggunakan jalur alternatif lain.

Tak hanya itu, tempat yang dinilai memiliki kerawanan kamtibmas, ditempatkan personel berseragam agar pelaksanaan Maybank Bali Marathon ke-7 ini berjalan sukses dan lancar.

Sementara itu, Winantyo Nugroho Head of Area Jawa 3 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) wilayah Bali mengatakan, tahun ini yang ketujuh kalinya Maybank mempercayakan pengamanan VIP kepada BSP. Mulai dari protokoler kedatangan dan kepulangan board of direksi dan board of comisaris Maybank di bandara Ngurah Rai, pengamanan race pack dan pelaksanaan marathon.

Menurut Winantyo, untuk itu, BSP melakukan koordinasi dengan para pihak kepolisian, pecalang untuk bersinergi menciptakan keamanan dalam pelaksanaan acara. BSP selain menurunkan personil juga menurunkan mobil kas keliling (mobil cash).    .

“Anggota satpam BSP menjalankan tugasnya sesuai dengan job desk yang mereka lakukan,” katanya kepada JurnalSecurity.com, Sabtu (8/9).

Selama dalam bertugas keamanan dari BSP tetap siaga mengawal jalanya acara Bali maraton sampai selesai. “Semoga momen ini bisa di lanjutkan pada tahun depan,” jelasnya. [roji]

18 Aug 2018

Pembukaan Asian Games, Polri Siapkan Pengamanan 8 Ribu Personel

KSATRIA| Jakarta–Asian Games 2018  dibuka hari ini, Sabtu 18 Agustus 2018. Semua atlit, ofisial, pejabat negara hingga penonton akan memadatai stadion utama Gelora Bung Karno (GBK).

Oleh karena itu, untuk memperlancar jalannya acara pembukaan, kepolisian Republik Indonesia menyiapkan hingga 8 ribu personel untuk mengamankan wilayah GBK dan sekitarnya.”Sekitar 8 ribu personel akan kita siapkan untuk pengamanan opening ceremony, Sabtu nanti mulai pukul 12.00 WIB anggota sudah siap,” ujar Kepala Divis Humas Polri Setyo Wasisto, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (16/8).

Untuk mensterilkan wilayah GBK, maka polisi juga akan berlakukan buka tutup di beberapa ruas. Bahkan, kendaran juga tidak boleh masuk ke kawasan senayan, agar acara berjalan lancar. Tamu VVIP saja tidak boleh masuk menggunakan mobil ke GBK.

”Demi kepentingan bersama, mohon pengertian pengguna jalan, ketika ada rangkaian lewat, diberikan prioritas,” ujar dia.

Menurut Setyo, kendaraan yang boleh masuk kawasan GBK hanya atlit, <em>official</em> dan tamu undangan. Beberapa tempat yang bisa dijadikan kantong parkir adalah kompleks DPR/MPR, SCBD dan beberapa kantung parkir lainnya di luar wilayah senayan.

”Kami imbau masyarakat tidak perlu mendekati kawasan GBK, karena akan ada rekayasa lalu lintas. Ini hajatan tidak setiap tahun, bahkan 50 tahun sekali, karena itu kita jaga nama baik bangsa,” katanya. [roj]

 

17 Aug 2018

Ketua I Abujapi, Joko: Saya Bangga Kekompakan Pengurus di Rakernas Ini

KSATRIA| Bandung—Setelah menggelar Rapar Kerja Nasional Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-Abujapi) bertema ‘Mensukseskan Kipnas 2018’, pada hari ketiga para peserta melaukan city tour seputar Bandung.

Menurut Ketua I yang membidangi Organisasi dan Keanggotan Abujapi Joko PN Utomo, pihaknya bersyukur keikutsertaan para pengurus organisasi dari berbagai wilayah di Indonesia berhasil menyukseskan beberapa agenda besar Abujapi ke depan. “Sebagai koordinator bidang organisasi, saya bangga dengan para pengurus yang telah berkontribusi dalam acara Rakernas ini,” ujarnya seperti dilansir JurnalSecurity, Rabu (15/8).

Joko yang memiliki panggilan akrabnya ini berharap dari apa yang telah disepakati dalam Rakernas bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Terutama kegiatan besar yang akan Abujapi laksanakan terkait dengan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) 2018.

“Saya sangat berharap kepada teman-teman Ketua BPD yang sekaligus bagian dari Panitia dapat memberi kontribusi yang besar dalam mengajak para BUJP anggota di daerah untuk ikut dalam acara KIPNAS pada 13-15 November mendatang,” jelasnya.

Penyelenggaraan KIPNAS 2018 ini sebagai komitmen Abujapi untuk memberikan yang terbaik di bisnis jasa pengamanan. “Dari hasil KIPNAS nanti bisa menjadi rujukan untuk melangkah yang lebih baik lagi industrial security di Indonesia,” tutur Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa ini. [fro]

17 Aug 2018

ABUJAPI akan Menggelar Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional

KSATRIA| Jakarta–Salah satu agenda besar Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-Abujapi) setelah Rakernas di Bandung adalah menyelenggarakan event nasional di bidang pengamanan, yaitu Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) 2018.

Ketua Umum BPP-Abujapi Budi Rianto dalam paparannya di depan anggota badan usaha jasa pengamanan (BUJP) menjelaskan bahwa konferensi ini adalah konferensi pertama dan terbesar di Indonesia. “Rencananya konferensi akan diikuti oleh 2.500 pelaku usaha dan pemangku kepentingan di bidang industri jasa pengamanan,” ungkapnya, Rabu (8/8).

KIPNAS 2018 yang mengambil tema “Cetak biru industri jasa pengamanan nasional menuju pemuliaan profesi satpam” ini akan diselenggarakan di Gedung Merdeka Bandung pada tanggal 13-15 November 2018.

“Gedung Merdeka merupakan merupakan tempat dilangsungkannya konferensi Asia Afrika pertama pada tahun 1955, dengan harapan akan menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan industri jasa pengamanan nasional di masa akan datang,” ungkapnya.

Penyelenggaraan KIPNAS 2018 ini diselenggarakan Abujapi sebagai asosiasi mitra Polri dalam mengemban fungsi kepolisian terbatas sesuai amanat Pasal 3 UU No.2 Th. 2002 tentang Kepolisian.

Budi menjelaskan, selain Konferensi BUJP juga akan digelar pameran alat-alat sekuriti, dan berbagai seminar nasional dengan narasumber yang berkompeten terdiri dari Kepolisian, Kementerian Tenaga Kerja, Komisi III DPR, Kompolnas, Akademisi, Pengguna jasa, asosiasi sekuriti dan pelaku industri jasa pengamanan. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!