KSATRIA| Semarang- Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 di Hotel Gumaya Tower Semarang di Semarang pada 17-18 Juli 2019. Munas kali ini mengusung tema “Melalui Munas ke-3 ABUJAPI, Kita Perkuat Hubungan Kelembagaan dalam Upaya Pengembangan Industrial Security di Indonesia” .

Ketua Pelaksana Munas ABUJAPI  Suryawisesa Karang mengatakan, Munas merupakan perangkat organisasi ABUJAPI sebagai lembaga perwakilan anggota dan merupakan lembaga kekuasaan tertinggi organisasi. Karenanya, Munas ke-3 ini memiliki posisi strategis untuk mempersiapkan penyusunan garis-garis besar kebijakan organisasi dalam periode lima tahunan 2019-2024.

Munas ke-3 dibuka oleh Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Condro Kirono MM, M.Hum, dan sambutan dan pengarahan dari Dewan Pendiri ABUJAPI Irjen Pol ( Purn) Drs. H.M. Hindarto, M. Si. Sedangkan penutupan akan diisi oleh Direktur Pengupahan Kementerian Ketenagakerjaan, Adriani SE, MA.

Surya menambahkan, dalam Munas ini ada beberapa agenda kegiatan yang akan diselenggarakan, yaitu laporan pertanggungjawaban kepengurusan 2014-2019, mereview anggaran dasar dan anggaran rumah tangga ABUJAPI, penyusunan pokok pokok program kerja periode 2019 – 2024 dan pemilihan ketua umum ABUJAPI periode 2019-2024.

Munas ketiga ini rencananya akan dihadiri oleh pengurus Badan Pengurus Pusat ( BPP ) dan Badan Pengurus Daerah (BPD). Adapun dari jumlah keseluruhan 32 wilayah BPD di propinsi yang akan hadir sebagai peserta dalam Munas ketiga ini sebanyak 22 BPD yang telah Musda  dan 4 BPD sebagai Peninjau.   “Semoga acara Munas ketiga ABUJAPI ini berjalan sesuai rencana dan menghasilkan yang terbaik untuk ABUJAPI ke depan,” tegasnya, Kamis (18/7).

Sementara itu Ketua Umum BPP ABUJAPI Budi Rianto menjelaskan Munas ke-3 ABUJAPI ini memiliki posisi strategis untuk mempersiapkan penyusunan garis-garis besar kebijakan organisasi dalam periode lima tahunan ke depan.

Budi mengatakan, untuk terus memajukan Industri jasa pengamanan di tanah air, ABUJAPI selalu mendorong peningkatan kompetensi insan pengamanan maupun kompetensi BUJP sebagai pelaku usaha bidang Jasa Pengamanan yang didukung penuh oleh Polri dan Kementrian Tenaga Kerja RI.

 

Profil Singkat ABUJAPI 

Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) didirikan pada tanggal 14 Februari 2006. Pendirian organisasi khusus ini dilandasi semangat untuk menumbuh kembangkan wirausaha khususnya jasa pengamanan, sebagai pengemban fungsi Kepolisian terbatas tentang PAM SWAKARSA sesuai pasal 3 UU No. 2 Th. 2002 tentang Kepolisian.

ABUJAPI merupakan Mitra Polri yang bertujuan menghimpun, membina, mengembangkan kemampuan Badan Usaha Jasa Pengamanan yang tangguh dan profesional dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib.

ABUJAPI saat ini telah memiliki 26 Badan Pengurus Daerah (BPD) meliputi seluruh provinsi dengan jumlah anggota 2.609 Badan Usaha dan mengelola lebih dari 1,6 Juta PAM SWAKARSA, lebih dikenal dengan Tenaga Satuan Pengamanan (SATPAM). [roj]