KSATRIA| Denpasar–Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Bali menggelar pertemuan perdana dengan para pengurus dan anggota, sekaligus buka bersama di Warung Tresni Jalan Drupadi Renon Denpasar (29/5/2019).

Menurut Ketua APSI Bali Gede Risky Pramana, kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan perwakilan anggota yang datang dari berbagai sektor perusahaan. Agenda meeting APSI pertama ini membahas tentang perkenalan para pengurus, paparan tentang program APSI Bali, pembentukan DPC, audiensi ke otoritas terkait serta benefit menjadi anggota APSI.

Dalam pertemuan itu, Gede Risky menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan komitmen para anggota. Pertemuan perdana ini dihadiri 25 orang anggota. Ia berharap ke depan semakin lebih banyak lagi, sehingga bisa saling berkenalan dan berbagi informasi ataupun ilmu untuk sama-sama menjadikan Satpam menjadi profesi yang mulia.

“Sangatlah penting peranan semua pihak untuk bisa mewujudkan program Pemulian Satpam ini dan APSI Bali bisa menjadi salah satu wadah untuk hal tersebut. Mari kita kompak, bersatu dan ajak teman-teman lainnya untuk bersama-sama berbagi di sini,” ujar Gede Risky seperti dilansir satpamapsi.com.

Gede Risky menambahkan bahwa pertemuan ini sebagai bentuk komitment APSI Bali sesuai Tupoksi yang diberikan oleh APSI Pusat dalam rangka pemekaran anggota secara bertahap serta tugas untuk menyelaraskan pandangan masyarakat serta pengguna jasa dalam tugas kita untuk memuliakan profesi satpam.

“Pertemuan ini juga membahas tentang pembentukan DPC untuk menunjang kordinasi kedaerahan. Rancangan kerja kami akan segera direalisasikan dalam tahun ini,” paparnya.

Sementara itu salah satu Pengurus Senior APSI Bali, Sumitro mengatakan harapannya agar anggota Satpam di Bali khususnya memanfaatkan wadah ini sebaik-baiknya untuk bisa mewujudkan program Pemuliaan Satpam ini.

Sumitro menghimbau kepada seluruh anggota Satpam di Bali agar segera memenuhi legalitas yang dibutuhkan sebagai seorang anggota Satpam, yaitu Pendidikan Gada Pratama untuk anggota, Gada Madya untuk tingkat pimpinan menengah dan Gada Utama untuk para Manager Security atau Kepala Satpam.

“Dengan legalitas tersebut maka anggota Satpam akan dianggap sah ketika harus melakukan tugas sehari-hari seperti saat melakukan pemeriksaan, pengecekan dan lain-lain sebagainya,” ungkapnya.

Beberapa anggota menyambut baik sambutan serta motivasi yang diberikan para pengurus dan berdoa semoga APSI Bali bisa mewujudkan apa yang menjadi aspirasi seluruh anggota Satpam di Bali ke tingkat yang lebih baik. [roj]