Bravo Satria Perkasa
30 May 2019

APSI Bali Sosialisasi Program ke Anggota

KSATRIA| Denpasar–Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Bali menggelar pertemuan perdana dengan para pengurus dan anggota, sekaligus buka bersama di Warung Tresni Jalan Drupadi Renon Denpasar (29/5/2019).

Menurut Ketua APSI Bali Gede Risky Pramana, kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan perwakilan anggota yang datang dari berbagai sektor perusahaan. Agenda meeting APSI pertama ini membahas tentang perkenalan para pengurus, paparan tentang program APSI Bali, pembentukan DPC, audiensi ke otoritas terkait serta benefit menjadi anggota APSI.

Dalam pertemuan itu, Gede Risky menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan komitmen para anggota. Pertemuan perdana ini dihadiri 25 orang anggota. Ia berharap ke depan semakin lebih banyak lagi, sehingga bisa saling berkenalan dan berbagi informasi ataupun ilmu untuk sama-sama menjadikan Satpam menjadi profesi yang mulia.

“Sangatlah penting peranan semua pihak untuk bisa mewujudkan program Pemulian Satpam ini dan APSI Bali bisa menjadi salah satu wadah untuk hal tersebut. Mari kita kompak, bersatu dan ajak teman-teman lainnya untuk bersama-sama berbagi di sini,” ujar Gede Risky seperti dilansir satpamapsi.com.

Gede Risky menambahkan bahwa pertemuan ini sebagai bentuk komitment APSI Bali sesuai Tupoksi yang diberikan oleh APSI Pusat dalam rangka pemekaran anggota secara bertahap serta tugas untuk menyelaraskan pandangan masyarakat serta pengguna jasa dalam tugas kita untuk memuliakan profesi satpam.

“Pertemuan ini juga membahas tentang pembentukan DPC untuk menunjang kordinasi kedaerahan. Rancangan kerja kami akan segera direalisasikan dalam tahun ini,” paparnya.

Sementara itu salah satu Pengurus Senior APSI Bali, Sumitro mengatakan harapannya agar anggota Satpam di Bali khususnya memanfaatkan wadah ini sebaik-baiknya untuk bisa mewujudkan program Pemuliaan Satpam ini.

Sumitro menghimbau kepada seluruh anggota Satpam di Bali agar segera memenuhi legalitas yang dibutuhkan sebagai seorang anggota Satpam, yaitu Pendidikan Gada Pratama untuk anggota, Gada Madya untuk tingkat pimpinan menengah dan Gada Utama untuk para Manager Security atau Kepala Satpam.

“Dengan legalitas tersebut maka anggota Satpam akan dianggap sah ketika harus melakukan tugas sehari-hari seperti saat melakukan pemeriksaan, pengecekan dan lain-lain sebagainya,” ungkapnya.

Beberapa anggota menyambut baik sambutan serta motivasi yang diberikan para pengurus dan berdoa semoga APSI Bali bisa mewujudkan apa yang menjadi aspirasi seluruh anggota Satpam di Bali ke tingkat yang lebih baik. [roj]

24 May 2019

Bukber BSP Menjalin Kebersamaan dalam Kemuliaan Ramadhan

KSATRIA| Jakarta–Ramadhan bulan penuh berkah, umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mendapatkan ridha Allah. Banyak kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan di Jakarta dalam mengisi kegiata Ramadhan. Salah satunya PT. Bravo Satria Perkasa (BSP).

Kegiatan tahunan buka bersama seluruh direksi, staf dan karyawan BSP kali ini digelar di Swiss Bell Hotel Kalibata Jakarta pada Jumat 24 Mei 2019. Hadir Komisaris BSP Wahyu Sudarmojo dan Direktur BSP H. Djarot Soeprianto dan para staf dan karyawan di kantor pusat BSP.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo mengatakan bahwa bulan ramadhan yang penuh berkah ini hendaknya kita optimalkan waktu untuk melaksanakan ibadah untuk mendapatkan ridha Allah.

“Semoga momentum buka puasa bersama ini dapat memberikan semangat kebersamaan dan mempererat tali silaturahim sekaligus menyadarkan kita akan pentingnya kebersamaan dan merasakan kebahagiaan bersama,” paparnya di hadapan para staf dan karyawan.


Lebih lanjut, Joko mengatakan, acara buka bersama ini mengimplementasikan semangat kebersamaan dalam memuliakan ramadhan, termasuk dengan cara kolaborasi bersama baitul maal Muamalat untuk berbagi kebaikan dan berkah ramadhan. “Dengan kegiatan saya berharap kita tidak lupa untuk terus mewujudkan rasa syukur salah satunya dengan cara berbagi,” katanya.

Joko menjelaskan, ibadah puasa merupakan ibadah yang menitikberatkan keikhlasan sebagai salah satu komponen utamanya. Ibadah yang sangat private atau personal yang hanya diketahui oleh diri kita dan Allah karena itu dibutuhkan keikhlasan dalam menjalankan ibadah ini. Agar tujuan dan esensi ibadah puasa tercapai yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan diujung ramadhan menjadi fitrah kembali.

“Dalam dimensi perbedaan, kebaikan dan esensi puasa dapat diresapi dan diaplikasikan dalam menjalankan agenda besar negara yang tengah berlangsung yaitu pemilu 2019 yang digelar secara serentak. Dan pada 21 Mei lalu telah dilakukan pengumuman hasil pemungutan suara pemilu 2019,” katanya.

Apapun hasil dari Pemilu ini harus tetap menjadikan kita tetap bersama dalam perbedaan. Semangat Ramadhan ini harus menjadikan kita tetap menjaga kebersamaan.

Dalam buka bersama ini juga digelar santunan anak yatim piatu dan ceramah agama untuk memberikan siraman ruhani yang disampaikan oleh Ustadz Zacky Mirza. Dalam kesempatan terakhir, Ustadz Zacky memberikan kenang-kenangan plakat kepada Dirut BSP. [roj]

24 May 2019

Situasi Keamanan di Jakarta Berangsur Membaik

KSATRIA| Jakarta–Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan situasi Jakarta pada Kamis pagi mulai kondusif pasca-kericuhan aksi demonstrasi menolak Pemilu selama dua hari sebelumnya.

“Situasi keamanan di Jakarta pagi ini sudah kondusif,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo dilansir portalmadura.com, Kamis (23/5).

Namun, personel pengamanan tetap bersiaga dan fokus menjaga empat titik yakni Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Istana Negara, Gedung DPR/MPR, serta sentra ekonomi dan objek vital lainnya.

Petugas kebersihan bekerja sejak Kamis pagi membersihkan sisa-sisa sampah dan kerusakan akibat demontrasi.

Polri mengimbau masyarakat untuk kembali beraktivitas seperti biasa mengingat kondisi keamanan mulai kondusif. “Hari ini silahkan masyarakat menjalankan aktivitasnya seperti biasa,” tutur Dedi.

Dedi mengatakan polisi sejauh ini telah menangkap 300 orang pelaku kericuhan dari sejumlah titik kericuhan di Bawaslu, Tanah Abang, dan Gambir.

Polri mendata sebanyak 14 unit kendaraan rusak, sedangkan jumlah fasilitas publik yang rusak masih didata. [roj]

 

20 May 2019

BSP Area Jawa 2 Gelar Konsolidasi dan Buka Bersama

KSATRIA| Yogjakarta–Ramadhan adalah bulan berkah. Banyak perusahaan yang menggelar buka bersama untuk meraih keberkahan itu. Salah satunya PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Jawa 2 menggelar buka bersama direksi yang dipimpin Head of Area Heru Wibowo.

Kegiatan buka bersama BSP Area Jawa 2 ini digelar pada Jumat, 17 Mei 2019 di Hotel Harper Yogjakarta. Buka bersama kali ini dihadiri juga oleh Direktur BSP H. Djarot Soeprianto dan GM Ops Busines serta seluruh staf BSP Area Jawa 2.

Dalam acara buka bersama tersebut, pertemuan juga membahas seputar perkembangan BSP, khususnya di Area Jawa 2. Pertemuan ini juga sekaligus sebagai ajang silaturahim dan memperkuat tim BSP Jawa 2. [ro]

 

20 May 2019

Antisipasi Rusuh pada 22 Mei, Polisi Jamin Keamanan Warga

KSATRIA| Jakarta–Kepolisian bekerjasama dengan TNI, menyiagakan puluhan ribu personil untuk mengantisipasi rusuh  pada Rabu, 22 Mei, saat pengumuman rekapitulasi nasional hasil Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),

Juru bicara Polda Metro Jaya, Argo Yuwono mengatakan, fokus pengamanan akan dilaksanakan pada sentra-sentra ekonomi, dan simbol-simbol negara, seperti Istana Negara, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Jadi pada prinsipnya, pihak Kepolisian dengan TNI, kita sudah mempersiapkan untuk kegiatan tersebut, sekitar 45 ribu personil sudah kita siapkan,” kata Argo Yuwono, Minggu (19/5).

Selain itu, Argo menambahkan, untuk memperlancar arus lalu-lintas, kepolisian juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik jalan, yang akan digunakan untuk aksi massa berunjuk rasa.

Argo Yuwono juga mengimbau, masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya pada 22 Mei, untuk senantiasa menjaga ketertiban umum.

“Ya, antisipasi ya semuanya kalau bisa kedua belah pihak antara masyarakat dengan kepolisian. Polisi pun sudah mendeteksi kemana-mananya, ke wilayah juga sudah kita deteksi. Begitu juga dengan masyarakat, misalnya ada kegiatan lain, seperti untuk kegiatan kantor ya silakan beraktifitas. Ya, kita berharap seperti itu, tidak usah khawatir untuk kegiatan di tanggal 22 Mei ya,” ujarnya. [ro]

14 May 2019

10 Tips Aman dan Nyaman Mudik Lebaran

KSATRIA, (BSP)–Mudik ke kampung halaman adalah tradisi yang dilakukan setiap tahun. Macet di jalan bukanlah rintangan. Tak jadi soal perjalanan jadi lebih panjang daripada hari-hari biasanya. Nah, bagi mereka yang ingin mudik dengan kendaraan pribadi, berikut tips ringan yang perlu dipersiapkan agar perjalanan menjadi aman dan nyaman.

  1. Daftar barang bawaan

Beberapa hari sebelum berangkat, buatlah daftar barang-barang yang akan dibawa. Lakukanlah ini sebelum Anda mulai beberes. Daftar barang bawaan akan meminimalisasi kemungkinan lupa. Buatlah daftar dimulai dari barang-barang yang paling penting, penting, kurang penting, dan tidak penting.

  1. Cek kondisi kendaraan

Kendaraan adalah tulang punggung perjalanan Anda. Oleh karena itu, pastikan kendaraan Anda apakah mobil atau motor siap digunakan untuk perjalanan jauh. Sangat direkomendasikan untuk membawa kendaraan Anda ke bengkel resmi guna diperiksa secara menyeluruh.

  1. Cek perlengkapan kendaraan

Pastikan seluruh peralatan tambahan pada kendaraan Anda tersedia. Jangan sampai jika terjadi keadaan darurat Anda tidak menemukan dongkrak, obeng, tang, kunci pas, dan lain-lain di dalam kendaraan.

  1. Bawalah sparepart cadangan

Jangan abaikan soal yang satu ini. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan panjang. Pastikan busi, sekring, tali rem, tali kopling, ban, dan sejumlah sparepart cadangan lainnya ada di dalam kendaraan Anda.

  1. Kotak P3K

Periksa kembali kelengkapan isi kotak P3K Anda. Minyak angin, rheumason, betadine, dan obat sakit kepala adalah beberapa hal yang harus ada di dalam kotak pertolongan pertama itu. Periksa kembali apakah obat-obatan yang ada sudah kedaluwarsa atau tidak. Anda juga bisa menambahkan dengan obat-obatan lain.

  1. Hiburan

Macet adalah rintangan utama yang tidak mungkin Anda hindari dalam perjalanan mudik. Ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk membawa barang-barang yang sekiranya dapat menghibur Anda dari kebosanan. Koleksi kaset, CD, MP3 atau buku biasanya jadi teman setia dalam perjalanan.

  1. Peta

Banyak perusahaan jasa atau institusi swasta menyediakan peta jalur mudik. Carilah informasi di mana Anda bisa mendapatkan peta itu. Biasanya, peta-peta yang dibuat khusus untuk mudik memuat sejumlah informasi yang dibutuhkan, seperti pom bensin, bengkel, posko Lebaran, dan kondisi jalan.

  1. Layanan gratis otomotif

Perusahaan otomotif biasanya membuka posko layanan gratis di sejumlah titik tertentu di jalur mudik. Mereka juga biasanya menyediakan satu nomor darurat yang bisa dihubungi jika Anda mendapat masalah dengan kendaran Anda. Carilah informasi di manakah posko-posko itu berada.

  1. Baterai dan pulsa

Telepon seluler kini tak bisa dilepaskan dari kehidupan kita. Pastikan baterai dan pulsa telepon seluler Anda dalam kondisi penuh. Jangan sampai terjadi, dalam keadaan darurat telepon Anda tidak bisa digunakan.

  1. Kondisi tubuh

Tidak hanya kendaraan yang perlu disiapkan, kondisi badan Anda juga perlu mendapat perhatian. Perjalanan panjang membutuhkan kondisi badan yang prima. Pastikan Anda dalam kondisi fit sebelum memulai perjalanan jauh. Jika mengantuk, berhentilah untuk beristirahat. Dianjurkan agar Anda beristirahat setiap empat jam.

Sumber: yudhe.com

 

05 May 2019

Kabaharkam Polri Resmi Dijabat Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, M.Hum

KSATRIA| Jakarta–Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, resmi jabat Irwasum Polri. Sementara yang menggantikannya sebagai Kabaharkam Polri adalah Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, M.Hum, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah.

Hal itu berlaku sejak Kapolri Jenderal Pol Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pati Polri yang dimutasi dan diangkat dalam jabatan baru, bertempat di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 2 Mei 2019.

Sertijab tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1202/IV/Kep/2019 Tanggal 26 April 2019, yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri, Irjen Pol Dr Eko Indra Heri S MM.

Dalam telegram tersebut dijelaskan Komjen Pol Moechgiyarto akan menggantikan Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, yang dimutasikan sebagai Perwira Tinggi (Pati) Itwasum Polri, dalam rangka pensiun.

Adapun yang menjabat sebagai Kapolda Jateng adalah Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi, yang sebelumnya menjabat Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.

Selain itu, Sertijab juga resmi melantik Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi, mantan Kapolda Jawa Barat, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabaintelkam Polri, menggantikan Komjen Pol Drs Unggung Cahyono yang dimutasikan sebagai Pati Baintelkam, dalam rangka pensiun.

Sementara yang menjabat sebagai Kapolda Jabar adalah mantan Asops Kapolri, Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi.

Selain nama-nama tersebut, Sertijab juga resmi mengangkat sejumlah Pati Polri lainnya seperti Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kapolda Papua, dan Kapolda Papua Barat. [roj]

01 May 2019

Mengenal Delapan Pilar Perilaku dalam Perusahaan

Oleh: H. Djarot Soeprianto || Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP)

Dalam dunia kerja kita lebih menginginkan adanya sosok yang punya integritas daripada orang pintar. Orang pintar bisa saja terpeleset dalam kejahatan tapi kalau orang berintegritas walaupun belum pintar, ia bisa menjadi pintar karena belajar dan diajarkan. Disinilah kita membuat 8 perilaku di perusahaan untuk menjadi one team, one mission dan one goal.

Delapam perilaku perusahaan seperti ini ibarat 8 penjuru arah mata angin dunia. Di mana 8 perilaku ini satu sama lain saling mengisi dan melengkapi. 8 perilaku itu adalah;

1. Kedisiplinan menjalankan aktivitas kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran peraturan perusahaan, ketepatan waktu dan komitmen dalam menjalankan janji yang diucapkan. Kedisiplinan juga mengacu pada tatanan norma budaya, agama, hukum dan sebagainya.

Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan yang kita lakukan secara berulang-ulang dan terus menerus secara berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan. Sehingga disiplin ini menjadi sebuah kebiasaan baik yang bisa mempengaruhi perilaku sehari-hari dan mengarah pada tercapainya keunggulan dalam bekerja.

Praktiknya di perusahaan, jika jam kerja dimulai dari pukul 08.00 – 17.00 kita harus disiplin. Kita juga tunduk kepada peraturan tentang ketenagakerjaaan, BPJS dan undang-undang lainnya. Jika kita tidak disiplin, nanti akan timbul perilaku yang tidak baik. Disiplin dimulai dari individu sendiri. Maka perilaku disini adalah menjalankan kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran aturan kerja.

2. Bertanggung jawab yaitu tindakan-tindakan individu yang didasarkan pada niat atau motivasi yang baik dan benar, dijalankan dengan cara-cara yang baik dan benar, serta dengan kesadaran pribadi bersedia menerima konsekuensi atas tindakannya tersebut.

Perasaan tanggung jawab dalam pekerjaan sangat langka. Begitu mudahnya seseorang menuding orang lain bila ada kegagalan dalam pekerjaan atau proyek tertentu; hanya sedikit orang yang mau dengan cepat mengakui kesalahannya. Justru membuat alasan dengan mencari-cari kesalahan orang lain.

Bekerja dengan sikap yang penuh tanggung jawab memang bukan karakter yang muncul dengan mudah, nilai itu harus dilatih setiap saat. Marilah kita bersama sama untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan rasa ingin maju kita terhadap suatu pekerjaan yang sedang dan yang akan kita lakukan sekarang maupun nanti.

3. Cepat tanggap dan berinisiatif. Perilaku cepat adalah penggunaan waktu yang efisien. Tanggap adalah kepedulian untuk memperbaiki hal-hal yang diketahui tidak benar atau kurang etis. Sedangkan berinisiatif adalah kemampuan antisipatif atas situasi atau persoalan yang potensial muncul.

Inisiatif tidak saja dalam perilaku namun juga dalam gagasan yang berujung terjadinya perbaikan kerja. Misalnya seorang danru atau komandan wilayah melihat sesuatu yang terjadi di lapangan yang sebenarnya tidak baik misalnya ada orang membuang sampah sembarangan, bisa juga dia mengingatkan tanpa merasa itu adalah tugas cleaning service.

4. Ahli di bidangnya yaitu kemauan untuk selalu mengembangkan diri sehingga senantiasa selaras dengan tuntutan pekerjaan dan organisasi. Pengembangan diri harus melebihi dari tingkatan mampu, dimana diharapkan yang bersangkutan dapat memperdalam kapasitasnya sehingga menjadi ahli dibidangnya.

Misalnya, ketika kita rekrut anggota sekuriti, kita harus menghargai profesi sekuriti dengan cara mendidiknya, tidak asal ada orang diberi seragam satpam lalu ditugaskan. Kalau semua sudah ahli di bidangnya kita akan dengan mudah membangun tim yang kuat.

5. Mampu bekerajasama. Mampu bekerja sama ini juga menjadi bagian perilaku kita bagaimana seseorang mampu bekerjasama dalam arti terus menerus mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik dan benar, serta meminimalkan kecenderungan untuk mementingkan kepentingan pribadi.

Kerja sama tim  merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan kedepannya. Kerjasama tim sangat diutamakan, karena jika pegawai-pegawainya tidak mempunyai rasa dedikasi dan kerja sama yang baik tentunya perusahaan tersebut akan menemukan kesulitan dalam mencapai sebuah target.

6. Efektif dalam berkomunikasi, adalah kemampuan untuk mendengarkan pendapat pihak lain, memahaminya dengan benar dan kemudian meresponnya secara tepat. Dalam suatu organisasi atau perusahaan, untuk mencapai tujuan bersama diperlukan kerjasama dari anggota-anggota yang ada di dalamnya. Pentingnya menjalin kerjasama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerjasama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan.

7. Peka dan peduli untuk kebaikan, memiliki ambang batas optimal atas rangsangan lingkungan yang memerlukan reaksi untuk perbaikan dan pengembangan. Peduli adalah sikap yang dimunculkan dalam perilaku dimana seseorang menunjukkan perhatian khusus pada kondisi yang kurang semestinya dan perlu dibenahi untuk perbaikan.

Untuk melatih kepekaan ini salah satu contoh, di gedung ada tulisan Exit. Begitu lampu mati emergencynya tidak menyala. Begitu dicek ternyata tidak dinyalakan. Seharusnya, setiap hari harus dikontrol dalam keadaan normal untuk memastikan ketika terjadi lampu mati atau kejadian lain tidak semakin parah. Ini betul-betul kita perhatikan dan kita sampaikan kepada tim bahwa kita ini perusahaan jasa. Ketika ada kejadian lampu mati, tamu yang ada di sini bisa menyelamatkan diri. Kita tidak bisa berkelit kalau kita tidak tahu. Justru kita harus tahu karena kita perusahaan sekuriti yang menjaga pengamanan.

8. Tidak Menyalahgunakan Jabatan adalah perilaku untuk tidak memanfaatkan fasilitas atau sumber daya perusahaan untuk kepentingan pribadi. Contoh ada 10 orang mengantri di bank, sementara yang ke 11 datang oleh satpam ditaruh pada antrian nomor 2, ini sudah menyalahgunakan jabatan. Kapasitas penyalahgunaan jabatan ini bisa berbeda-beda di tingkatan. Untuk itu masing-masing departemen atau supervisor mengontrol penyalahgunaan jabatan. Kita akan selalu berkoordinasi di semua lini bagian dan bagian lain untuk melihat dan mengontrol ke bawahannya.[]

Translate »
error: Content is protected !!