Bravo Satria Perkasa
28 Mar 2019

Kiat Terhindar dari Pencurian Barang dalam Mobil

KSATRIA–Anda mungkin tak percaya bila para pencuri profesional hanya butuh waktu 20 detik untuk melibas barang berharga yang Anda tinggalkan di dalam mobil.

Mereka tak hanya menarget mobil yang terparkir lama, tapi juga mobil yang pemiliknya hanya berhenti sebentar atau bahkan hanya beberapa saat untuk menurunkan barang. Aksi mereka sangat cepat hingga tak boleh ada kata lengah untuk kita.

Sebagai antisipasi, lebih baik kita jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Namun bila terpaksa, sebaiknya kita melakukan beberapa hal untuk mencegah pencurian atau pembobolan. Berikut ulasannya.

1. Simpan barang-barang berharga Anda di bagasi
Pencuri cuma punya sedikit waktu untuk beraksi, hingga mereka biasanya hampir tak pernah mencoba membobol bagasi. Mereka mencuri benda-benda yang tampak punya harga yang berada di dalam mobil, kecuali bagasi. Karenanya, sangat bijak bila Anda menyimpan barang bernilai didalam bagasi, semisal koper, mantel, atau bahkan tas.
Hanya saja, saran ini hanya berlaku bagi mobil yang bagasinya terpisah dengan tempat duduk seperti jenis sedan. Bagi mobil dengan bagasi menyatu, sangat lebih baik jangan pernah meninggalkan barang berharga Anda.

2. Selalu parkir kendaraan ditempat terang dan ramai
Meski tak menjamin, memarkir kendaraan di tempat terang cukup efektif menangkal aksi pencurian. Biasanya maling tak berani membobol mobil yang terparkir di tempat terang dan ramai. Bila malam, Anda harus menepatkan mobil di tempat yang terang dan pastikan mobil Anda mudah terlihat oleh siapa saja.

3. Lepas pelat muka radio Anda
Ada beberapa pencuri yang spesialis mencuri radio CD mobil. Melepas pelat muka radio dan menyembunyikannya ditempat lain akan membuat mereka kecewa. Mereka akan menyangka radio CD Anda rusak dan urung melakukan aksi.

4. Simpan barang berharga Anda dibawah jok mobil
Jika Anda ingin barang berharga Anda aman tapi Anda tak bisa meletakkannya di bagasi, Anda bisa menyimpannya di bawah jok mobil. Kebanyakan pencuri terlebih dahulu mengintip mobil korban sebelum melakukan aksinya. Jika ia tak melihat ada barang yang bisa digasak, biasanya ia akan segera pergi. Mereka tak mau ambil resiko dengan mencari-cari barang terlalu lama di dalam mobil korban.

5. Pasang kaca film agar isi mobil susah diintip maling
Jika Anda pengendara yang telah mahir dan tak masalah dengan kaca mobil yang sedikiti gelap, Anda disarankan memakasang kaca film pada jendela mobil. Kaca film sering dianggap hanya digunakan untuk mobil-mobil mahal, padahal fungsinya bukan cuma untuk mengurangi intensitas cahaya atau terlihat gaya.

Memasang kaca film ternyata dapat mencegah pencuri membobol mobil Anda, karena isi didalam mobil akan sulit terlihat dari jendela yang gelap, resikonya terlalu besar. Pastikan Anda paham dan nyaman dengan tingkat kegelapan kaca. [roj]
Sumber: tipsiana.com

22 Mar 2019

Inilah Enam Amanat Menkopolhukam di Apel Persiapan Pemilu

KSATRIA| Jakarta– TNI-Polri menggelar apel pasukan secara serentak dalam rangka pengecekan kesiapan seluruh jajaran menghadapi kampanye terbuka dan pemungutan suara pemilu 2019. Apel digelar di Taxiway Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat 22 Maret 2019.

Apel gabungan bukan hanya diikuti oleh pasukan TNI-Polri, melainkan dari sejumlah organisasi masyarakat lainnya. seperti satuan pengamanan (Satpam). Dalam apel yang diikuti ratusan ribu peserta ini juga turut dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua KPU RI Arief Budiman, Ketua Bawaslu RI Abhan Nur, Ketua DKPP Harjono dan seluruh Kepala Staf Angkatan.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, Pemilu yang digelar secara serentak ini merupakan suatu sejarah yang akan disorot oleh dunia Internasional.

“Pemilu serentak kalau ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia Internasional terkait apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokrasi dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya,” kata Wiranto dalam sambutannya, Jakarta, Jumat (22/3).

Menurutnya, sukses atau tidaknya acara Pemilu tergantung dari seluruh pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung dalam pesta demokrasi yang dituntut taat dan patuh pada aturan yang ada.

“Akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang obyektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu,” ujar dia.

Apel mengusung tema, “Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Kamdagri yang Kondusif”.

Ada enam poin yang tertuang dalam amanat Menkopolhukam. Berikut poinnya:

  1. Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas.
  2. Jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.
  3. Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019.
  4. Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tehadap pihak – pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019.
  5. Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa.
  6. Inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman. [fr]

 

20 Mar 2019

Head of Area Jawa 2 Jadi Narasumber Seminar Pengelolaan Satpam

KSATRIA| Semarang–Direktur Ditbinmas Polda Jateng Kombes Pol Drs. Budi Utomo, M.H. membuka kegiatan seminar pengelolaan pelatihan satpam tingkat Polda Jawa Tengah di Gedung Rama UTC Semarang, Senin (08/03/2019)

Dalam acara ini di hadiri pula PJU Ditbinmas Polda Jateng, para narasumber dari Pusdik Binmas, Unnes, dan Ketua Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Jateng Heru Wibowo yang juga Head of Area Jawa 2 PT Bravo Satria Perkasa (BSP).

Kegiatan seminar ini diikuti 150 peserta terdiri dari para Kasat Binmas Jajaran Polda Jawa tengah, Kanit Kamsa jajaran Polda Jawa Tengah, perwakilan pelatihan Instruktur Polda Jateng, dan anggota BUJP.

“Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen pengelolaan pelatihan satpam dan kompetensi instruktur satpam sehingga bisa mengaplikasikan tugas sebagai instruktur, ” ujar Dirbinmas Polda Jateng. [roj]

13 Mar 2019

Kabaharkam Andalkan Bhabinkamtibmas dan Polmas dalam Pengamanan Pemilu

KSATRIA| Kaltim–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, mengunjungi Polda Kalimantan Timur. Moechgiyarto memberikan arahan kepada personel Bhabinkamtibmas dan pengemban Polmas Polda Kaltim, dalam rangka pengamanan Pemilu 2019.

Kabaharkam Polri mengaku sangat mengandalkan Bhabinkamtibmas dan personel pengemban Polmas untuk mendinginkan situasi menjelang pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif pada 17 April 2019 mendatang.

Bhabinkamtimas adalah personel yang ditunjuk berdasarkan surat perintah untuk menjadi wakil Polri di wilayah binaan, sentuhan, dan pantauan, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara pengemban Polmas adalah semua anggota Polri dari pangkat terendah sampai tertinggi.

“Kewenangan hukum yang dimiliki oleh Polri adalah menjaga proses demokrasi agar berjalan tetap ‘on the right track’ dan secara langsung berfungsi juga sebagai ‘cooling system’ yang meminimalisir gesekan antarkelompok politik dan kelompok masyarakat. Dengan kedua peran tersebut, diharapkan Polri mampu menciptakan Pemilu yang aman dan kondusif,” ungkap Komjen Pol Moechgiyarto dilansir penanusa.com, (12/3).

Kabaharkam Polri mengingatkan bahwa seorang Bhabinkamtibmas bisa rangkap wilayah hingga dua atau tiga desa. Namun tidak boleh rangkap jabatan. Rangkap desa didesuaikan menurut desa binaan, desa sentuhan, dan desa pantauan.

“Kenapa tidak boleh rangkap jabatan? Karena Bhabinkamtibmas sudah ada anggaran untuk sarana kontak sebesar 1,1 juta selama 1 bulan, 5 hari kerja,” terangnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, seorang Bhabinkamtibmas harus melakukan sambang Door to Door System (DDS) sebanyak 5 kepala keluarga, dilaksanakan pada Senin-Jumat. Hal ini sesuai dengan strategi Baharkam Polri. [roj]

 

10 Mar 2019

Di Depan Pengusaha Jasa Pengamanan, Menaker Bahas SKKNI

KSATRIA| Jakarta–Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta industri yang bergerak di sektor jasa keamanan menerapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Penerapan SKKNI tersebut menjadi dasar bagi pekerja jasa keamanan untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan.

Di Indonesia, SKKNI Sektor Sekuriti telah diberlakukan sejak tahun 2006 melalui Kepmenakertrans Nomor : Kep.112/MEN/II/2006 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Sektor Jasa Sekuriti.

“Penerapan SKKNI bisa menjadikan pekerja lebih profesional dan punya jenjang karier sehingga tidak stuck pada satu level jabatan atau pekerjaan,” kata Hanif saat menjadi pembicara dalam Sosialisasi Koperasi Pekerja Buruh Indonesia (KOPBI) dan Penguatan Fungsi Ketenagakerjaan Satuan Pengamanan (Satpam) Indonesia di Griyo Dalem EGP Security, Minggu (10/3/2019).

Meskipun sektor jasa keamanan telah memiliki SKKNI, Hanif mempersilakan seluruh stakeholder untuk membahasnya kembali jika belum mengakomodir kebutuhan sektor jasa keamanan. “Perumusan jenjang karier harus dilihat lebih detil lagi. Termasuk kesesuaian dengan sektor-sektornya,” kata Hanif.

Hanif menjelaskan, bidang keamanan ini memang berbeda dengan jenis pekerjaan lain. Selain jasa keamanan langsung di bawah Polri, juga ketenagakerjaan. Untuk itu, tambah Hanif, para stakeholder harus duduk merumuskan ini.   

Hanif meminta masukan dari para pelaku bisnis keamanan untuk memberikan desain yang layak untuk jenjang karir di profesi satpam ini. “Sekuriti itu ada nggak jenjang karirnya, yang mengerti itu mereka yang bergerak di bidang sekuriti, jika memang dilakukan perbaikan, kita perbaiki sama sama karena sekuriti hal yang beda,” katanya.

Hanif memberikan contoh, satpam pertokoan dengan satpam oil and gas, pasti memiliki karakter tugas yang berbeda. Karena itu jenjang karir harus beda. Keduanya pasti beda dari segi tanggungjawabnya.  

Sementara itu, sosialisasi ini diikuti 150 orang perwakilan manajemen dan ketua asosiasi jasa keamanan. Selain Menaker, hadir pula sebagai narasumber, Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Haiyani Rumondang. selain itu, kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan Gelar Apel Satuan Pengamanan yang diikuti 500-an perwakilan satpam se-Kota Depok dan Bekasi.

Saat jadi Inspektur Apel, Hanif berpesan bahwa Satpam adalah pekerjaan mulia dan bernilai ibadah tinggi. Satpam memiliki peran dan tugas untuk membuat masyarakat merasa aman, nyaman, dan tertib. “Pekerjaan sebagai satpam adalah mulia sehingga capeknya karena pekerjaan juga bernilai ibadah,” terangnya.

Ketua umum KOBPI, Adi Mahfud menambahkan, saat ini jumlah Satpam di Indonesia lebih dari 2 juta orang. Di Kota Depok dan Bekasi terdapat kurang lebih 250.000 Satpam. Oleh karenanya, jumlah tersebut jika dapat dikelola dan diorganisir dengan baik, niscaya akan memberi nilai tambah enomoni yang lebih baik menurut dia. Dampaknya, lanjut ia tak hanya baik bagi pekerja, tapi juga perekonomian bangsa. Nah, memulainya bisa melalui koperasi pekerja. “Kami akan terus berbenah diri untuk meningkatkan profesionalitas bersama,” ujar Adi Mahfud. [roj]

   

08 Mar 2019

Inalillahi….H. Soeparno, Mantan Komut BSP Wafat

KSATRIA| Jakarta–Inalillahi wanililahi rojiun telah meninggal dunia Drs. H. Soeparno ( Mantan Komut BSP ) jam 17.30 hari Jumat, 8 Maret 2019 di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Seluruh Keluarga Besar PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya H. Soeparno. Semoga segala amal ibadahnya diterima oleh Allah, dosa-dosanya diampuni oleh Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan. Amin.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Sukabumi, setelah Dzuhur, pada Sabtu, 9 Maret 2019 berangkat dari rumah duka jam 09.00 – 10.00 wib. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!