KSATRIA| Jakarta – Jadwal debat kandidat Calon Presiden dan Wakil Presiden dipastikan akan dijaga sangat ketat. Hal tersebut terlihat dari jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengamankan acara debat kandidat yang dijadwalkan pada 17 Januari nanti di Hotel Bidakara, Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan saat debat nantinya, Polri bersama TNI akan mengerahkan 2000 personel untuk melakukan pengamanan debat kandidat.

“Ya, untuk pengamanan debat capres dari Polda Metro bersama dengan TNI kita melakukan pengamanan sesuai debat capres yang pertama akan dilaksanakan di (Hotel) Bidakara. Polda sedang mempersiapkan hampir 2000 personel,” ungkapnya dikutip dari detikcom, Senin (14/1/2019).

Untuk debat nantinya, Argo mengaku pihaknya belum membuat rekayasa lalulintas. Rencananya, pihaknya baru akan mengumumkan pengalihan arus lalulintas pada H-1 Debat Kandidat.

“(Pengalihan arus lalu lintas) ya tentunya jalan ke masuk ke Bidakara, nanti kita jaga semua. Nanti H-1 saya sampaikan lagi,” ungkap Argo.

Ia mengimbau kepada kedua pendukung pasangan calon untuk menjaga ketertiban saat debat capres-cawapres. Mengenai jumlah massa yang akan hadir ada acara debat itu, ia menyebut pihak kepolisian masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Jadi kita mengamankan jalannya debat tersebut. Berharap kepada para pendukung pasangan masing-masing capres-cawapres untuk melaksanakan, mendukung kegiatan ini untuk berlangsung dengan baik dan lancar sampai selesai kegiatan,” kata Argo.

Debat capres pertama akan membahas soal hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Moderator capres pada debat pertama adalah Ira Koesno dan Imam Priyono. [roj]