Bravo Satria Perkasa
31 Jan 2019

Keluarga Besar BSP Turut Berduka atas Wafatnya Bapak Satpam Indonesia

KSATRIA| Jakarta–Keluarga Besar Satuan Pengamanan (Satpam) kehilangan tokoh fenomenal, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. H. Awaloedin Djamin, MPA. Awaloedin yang dikenal sebagai Bapak Satpam Indonesia ini telah meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra pukul 14.55.

Seluruh Keluarga Besar PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) ikut berduka cita atas kepergian mantan kapolri tahun 1978-1982. Jasa-jasa Bapak Satpam ini telah memberikan banyak manfaat terhadap perkembangan satpam di Indonesia.

Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dosanya diampuni Allah SWT, kuburnya dilapangkan dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran.

Pemakaman Bapak Satpam ini akan dilaksanakan pada Jumat 1 Februari 2019 jam 13.30 setelah sholat Jumat di TPU Tanah Kusir.

Jumat pagi, jenazah akan disemayamkan di Auditorium PTIK dan disholatkan di Masjid PTIK dan setelah disholatkan akan dilaksanakan Upacara Pemakaman di Taman Makam Pahlawan Jakarta Selatan. [roj]

30 Jan 2019

Agustinus Pattipeilohi, Si Petinju yang Jadi Satpam

KSATRIA| Papua–Pria asal Manado ini tidak pernah menyangka hidupnya berubah drastis dari petinju muda menjadi satpam. Meskipun berbeda bidang, tapi skill yang dimilikinya menjadi modal besar tugasnya dan mengharumkan nama perusahaan. 

Dari sekian banyak anggota satpam Bravo Satria Perkasa (BSP) se- Indonesia, Agustinus Pattipeiloho memiliki skil yang berbeda dari anggota sekuriti lainnya. Anggota satpam yang bertuga di PT Mitra Makmur Permai ini, selain dikenal sebagai anggota satpam BSP juga seorang petinju yang pernah mengharumkan daerah kelahirannya sekaligus perusahaan yang menaunginya.

Agustinus lahir di Manado pada tahun 1992. Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama Ambon, Agus memiliki hobi bertinju. Setiap sore sepulang sekolah ia bergabung dengan teman-teman sehobi untuk belajar sebagai petinju professional.

Agus berharap bisa membangun karirnya sebagai petinju profesional. Bukan tak mungkin, Indonesia termasuk negara yang produktif memunculkan para petinju professional dan mendunia. Sebut saja Ellyas Pical petinju asal Saparua Maluku, Nico Thomas  asal Ambon, Suwito Lagola asal Sumatra, M Rahman asal Merauke, Crish Jhon asal Banjarnegara, Daud Jordan dan beberapa petinju lainnya.

Sebagai generasi petinju, pria lajang ini sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan tinju dari tingkat kota hingga provinsi. Saat masih duduk di bangku SMP dan SMA, Agus pernah meraih juara tinju pelajar dari tingkat kota hingga tingkat provinsi. Terakhir ia juga mengikuti seleksi tinju untuk persiapan peserta Pekan Olarhaga Nasional (PON) yang akan berlangsung tahun 2020 mendatang. Pada seleksi peserta nasional tersebut, Agus harus puas menduduki peringkat ketiga.

Agus memang terlahir dari seorang petinju dari Ambon bernama Hilmy. Meskipun belum pernah menjadi juara tinju nasional tapi ilmu teknik tinju yang dimiliki ayahnya sangat menunjang kemampuan tinju yang dimiliki Agus. Dalam dunia tinju Agus tidak hanya mendapatkan kebugaran tubuh yang sehat tapi juga kedisiplinan, ketekunan, keberanian dan semangat pantang menyerah.

Bagaimana Agus menjadi bagian para ksatria di BSP? Berawal dari niat membantu keluarga dan keinginan memiliki kegiatan di luar hobi yang bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Tahun 2017 Agus mendaftar sebagai anggota satpam BSP yang pada saat itu membuka lowongan calon anggota satpam untuk sebuah perusahaan.

Sebagai calon anggota satpam, Agus mengikuti pendidikan dan pelatihan kesatpaman, lalu bertugas di PT Mitra Makmur Permai per tanggal 1 Juni 2017. Perusahaan ini bergerak di bidang penjualan alat-alat bangunan di Jl Kotaraja Timika Papua.

Sebagai anggota satpam Agus mengemban tugas menjaga keamanan, melayani customer dan memberikan informasi tentang barang-barang yang dijual di dalam toko seperti keramik, closet, lampu, kabel, dan barang yang dibutuhkan customer. Perpaduan keramahan, kedisiplinan, keamanan dan kenyamanan yang diberikan seorang satpam menyempurnakan roda bisnis perusahaan sehingga berdampak pada tingginya kepercayaan masyarakat.

“Kita bekerja dengan keramahan, kedisiplinan dan menciptakan keamanan kepada customer sehingga mereka senang belanja disini,” ujar Agus saat dihubungi tim media BSP.

Pernah suatu ketika Agus menghadapi gangguan keamanan. Saat bertugas sift malam, ada sekelompok orang mabuk hendak membuat onar di perusahaannya. Saat itu hujan sekitar pukul 00.30 WIT terdengar alaman pengamanan tiba-tiba bunyi. Dengan cekatan Agus langung mengecek sumber suara tersebut. Rupanya empat orang pemuda yang tengah mabuk hendak membobol pagar pintu masuk perusahaan.

Dengan spontan Agus langsung menegur pelaku berjumlah empat orang yang langsung kabur sempoyongan. Beruntung pelaku belum sempat bertindak jauh mengambil barang-barang di toko karena sudah lebih dulu dihadang Agus yang malam itu masih siaga meskipun bertugas sendirian.

“Pelaku hanya merusak pagar luar saja dicongkel tapi langsung kami amankan. Orangnya kabur,” terangnya.

Paginya, Agus mendapat laporan dari kawannya bertugas bahwa tadi malam telah terjadi pencurian di beberapa tempat. Beruntung aksi pencurian yang hendak dilakukan di perusahaannya berhasil digagalkan sehingga asset-aset milik perusahaan tetap aman. Kejadian ini langsung dilaporkan kepada pimpinan perusahaan supaya meningkatkan koordinasi pengamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pimpinan berpesan supaya kita terus aktif menjaga keamaman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

Disni Agus merasa bangga menjadi seorang satpam karena dalam bekerja bisa memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi lingkungan sekitar. Setidaknya ia lebih memiliki keberanian menghadapi tantangan pekerjaan dengan teknik-teknik tinjunya ia bisa menggertak para pelaku kejahatan yang berniat melakukan tindakan yang merugikan.

Kepada BSP ia mengucap syukur meskipun sudah menjadi anggota satpam namun masih didukung untuk terus melanjutkan hobi tinjunya. Hal ini dibuktikan pada bulan Oktober 2018 lalu, Agus mendapat izin penuh dari pimpinan BSP untuk mengikuti seleksi calon peserta PON yang akan menjadi perwakilan atlit tinju pada PON tahun 2020.

Berkat support dukungan dari BSP dan rekan-rekannya tersebut, Agus berhasil mencapai juara 3 seleksi peserta Pon 2020 mewakili nama perusaan dan BSP yang menaunginya. Sebelumnya ia juga pernah mewakili perusahaan dalam ajang kejuaraan tinju di Timika, Papua.

Pria yang memiliki tinggi badan 167 cm dan berat badan 52 kg, ini berharap dengan kemampuan yang dimilikinya bisa memberikan nilai positif pada perusahaan. Ia mengakui, dunia satpam memiliki beberapa tantangan sehingga seorang satpam harus memiliki skil tertentu untuk menunjang tugas di lapangan.

Harapan lainnya, kemampuan tinju yang dimilikinya bisa terus ditingkatkan dan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan, baik sebagai bekal dirinya dalam bertugas, maupun  menjadi jalan bagi Agus untuk memberikan kontribusi positif lainnya dalam bentuk ajang kompetisi tinju yang merupakan salah satu cabang olahraga unggulan di Indonesia.

“Kalau ada pertandingan saya siap mengikutinya, supaya bisa memberikan kontribusi dalam bidang lainnya juga,” tandasnya.

Tentunya Agus tak melupakan tugas utamanya sebagai seorang satpam yaitu menyelenggarakan keamanan dan ketertiban dilingkungan kawasan kerja khususnya pengamanan phisik ( Physical Security ). Disamping itu seorang satpam juga mengupayakan segala usaha atau tindakan guna melindungi dan mengamankan dari segala gangguan/ancaman baik yang berasal dari luar atau dari dalam perusahaan.

Dalam melaksanakan  tugasnya, lanjut Agus, satpam mempunyai peranan sebagai unsur pembantu pimpinan dalam hal pengamanan dan penertiban dilingkungan/area kerjanya, dan unsure pembantu Polri dalam hal pembinaan keamanan dan penegakan hukum di lingkungan/area kerjanya.

Oleh karenanya ia selalu siap memberikan rasa aman, nyaman, menciptakan situasi kondusif di lingkungan pengamanan dengan pendekatan persuasive.

“Sebagai anggota satpam, dimana saja dan kapan saja selalu siap menjalankan tugas sesuai tupoksi BSP,” pungkasnya. [Ajr]

 

 

 

 

 

 

 

 

28 Jan 2019

HUT Satpam ke-38, Korbinmas Bersama Asosiasi Pengamanan Bantu Korban Tsunami

KSATRIA| Banten–Korps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas) Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri bersama asosiasi jasa pengamanan melaksanakan kegiatan bakti sosial untuk korban tsunami di wilayah Labuan, Kabupaten Pandeglang, Senin (28/1/19).

Dalam kegiatan itu, Korbinmas bersama Asosiasi jasa pengamanan dan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Kegiatan bakti sosial itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Satuan Pengamanan (Satpam) ke-38.

Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Syaiful Zahri mengatakan, kegiatan sosial itu merupakan ungkapan kepedulian dari seluruh elemen jasa pengamanan kepada korban tsunami. Menurutnya, kegiatan itu juga untuk semakin menumbuhkan sisi sensivitas kemanusiaan bagi semua orang yang terlibat dalam jasa pengamanan.

“Elemen jasa pengamanan juga manusia tentu memiliki empati dan kepedulian kepada sesama. Dalam kesempatan ini, kami berusaha melaksanakan kegiatan sosial sebagai misi kemanusiaan,” ujarnya seperti dilansir mediapurnapolri.net.

Syaiful menambahkan, bakti sosial dilaksanakan dalam bentuk penyaluran bantuan. Dikatakan Syaiful, bantuan yang disalurkan terdiri dari 250 paket tas dan perlengkapan sekolah lainnya. Bantuan itu, kata Syaiful, bertujuan mendukung upaya keberlangsungan pendidikan bagi anak korban musibah tsunami.

“Dalam keadaan apa pun, akses dan fasilitas pendidikan selalu penting. Atas kesadaran itu pula kami mendorong agar mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan,” terangnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Banten Kombes Pol Oki Waskito mengapresiasi kepedulian unsur jasa pengamanan untuk membantu sesama. Menurutnya, satuan pengamanan merupakan jasa untuk melindungi atau menjaga objek atau subjek tertentu. Dengan demikian, lanjutnya, satuan pengamanan pasti memiliki sensitivitas untuk membantu sesama.

“Pekerjaan satpam cukup rentan resiko namun di balik itu, ada semangat dan kerelaan menjaga dan membantu sesama,” ucapnya.

Oki mendorong elemen lain untuk memaknai hari jadi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi orang banyak. Hari jadi, kata Oki, merupakan salah satu momen yang ideal untuk merefleksikan diri untuk menebarkan semangat saling peduli.

“Semoga kegiatan bakti sosial ini dapat menginspirasi semua kalangan untuk memperkuat harmonisasi dan kepedulian kepada sesama,” tandasnya. [roj]

28 Jan 2019

BSP Gelar Apel Akbar dan Berikan Hadiah Satpam Berprestasi

KSATRIA| Jakarta–Pasukan biru putih alias satuan pengamanan dari PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Jawa 1 memadati Bumi Perkemahan Ragunan Jakarta Selatan, Sabtu 26 Januari 2019 pagi. Para satpam ini sedang mengikuti upacara memperingati HUT Satpam ke-38.

Dalam giat upacara ini, yang menjadi inspektur upacara adalah Direktur Utama BSP Joko PN Utomo. Dalam sambutannya di depan seribu lebih anggota satpam, Joko mengingatkan kembali akan peran dan fungsi satpam dalam menjaga keamanan di area tugas masing-masing.

Apel Akbar kali ini, BSP mengambil tema ‘Dengan apel akbar dan HUT satpam, kita mantapkan tugas dan fungsi satpam serta ikut peran dalam pengamanan pesta demokrasi tahun 2019’.

Joko menembahkan, bahwa fungsi dan tugas satpam sangat mulia karena mereka bertugas menjaga keamanan di area kerjanya. Satpam juga sebagai ujung tombak sebuah perusahaan.

“Anggota satpam harus mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan, melakukan upaya pencegahan apabila diperlukan, menyampaikan informasi tepat dan akurat kepada petugas kepolisian, serta melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, hadir sebagai undangan adalah dari TNI Sat Marinir, para klien dan seluruh jajaran manajemen BSP. Kegiatan giat akbar ini juga diisi dengan hiburan musik, dan para satpam pun menikmati hiburan dengan cara berjoged dan diiringi oleh musik.

Dalam Apel Akbar ini, pihak manajemen BSP juga memberikan penghargaan kepada empat  satpam yang telah mengharumkan nama BSP karena memiliki dedikasi yang baik sehingga mampu meraih reward dari Bank Jawa Barat (BJB)

Keempat satpam itu adalah:

  1. Misbahudin Juara 1 Adira Finance Frontliner Idol tahun 2018 Tingkat Nasional, tugas di Adira Finance Grand Mall Bekasi
  2. Hilman Saepul Hadi Finalis tingkat nasional Bank BJB Better Award kategori Service Excellent tahun 2018, tugas di Duta Layanan Bank BJB Cabang Cikarang
  3. Fera Meilani Finalis tingkat Nasional Bank BJB Better Award kategori Service Excellent, tugas di Bank BJB Cabang Kebayoran Baru
  4. Budi Cahyono Juara 3 tingkat Nasional Bank BJB Better Award kategori Service Excellent, tugas di Bank BJB Bekasi [roj]

 

23 Jan 2019

Kiat Kerja Produktif di Musim Hujan

KSATRIA–Musim penghujan bukan alasan yang tepat untuk tidak produktif. Memang sih, tidak dipungkiri bahwa hujan merupakan suatu kendala serius yang dapat menghambat seseorang untuk berkegiatan, terutama mereka yang bekerja di lapangan atau outdoor. Musim hujan sering menimbulkan masalah misalnya kemacetan parah, banjir dan lain sebagainya.

Namun yang pasti, kewajiban tetaplah kewajiban. Sebagai karyawan Anda tetap harus profesional dan komit terhadap tugas yang sudah dipercayakan oleh atasan.

Silakan terapkan tips di bawah ini untuk tetap produktif meskipun hujan menghalangi.

  1. Selalu Membawa Perlengkapan Musim Hujan

Siapkan selalu peralatan seperti payung, jas hujan, jaket, mantel hujan, sepatu boots, bahkan obat untuk masuk angin dalam mobil, bagasi motor, dan tas Anda. Dengan perlengkapan yang oke, hujan bukan alasan untuk tidak masuk kerja atau bertemu untuk rapat penting

  1. Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Di musim penghujan tentunya Anda tak hanya mempersiapkan payung atau jas hujan untuk melindungi tubuh. Anda juga harus membekali tubuh dengan makanan bergizi agar daya tahan tetap terjaga.

Dengan mengonsumsi makanan kaya protein, kekebalan tubuh akan terbangun dan terlindungi dari berbagai kuman penyakit yang sering bermunculan di musim hujan.

Selain itu, menerapkan pola hidup bersih juga sangat penting selama musim hujan. Cucilah selalu tangan saat tiba di kantor dan gantilah pakaian yang basah dengan pakaian kering secepatnya. Jangan lupa bersihkan laci dan file di kolong meja untuk mencegah sarang nyamuk.

  1. Berangkat Lebih Awal

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, sebaiknya berangkat ke kantor lebih awal, misalnya 30 menit lebih awal dari biasanya. Masalahnya, hujan yang turun pada pagi hari sering membuat malas. Belum lagi genangan air akan membuat jalan macet total, hingga akhirnya Anda memutuskan untuk membolos.

Dengan berangkat lebih awal Anda bisa masuk ke kantor tepat waktu dan juga bisa menghindari hujan dan macet.

  1. Manfaatkan Teknologi

Anda bisa mengunakan teknologi untuk koordinasi dengan rekan tim atau pun klien, sehingga hujan tidak lantas membuat Anda membatalkan janji untuk rapat atau melakukan deal penting. Banyak fasilitas komunikasi yang cocok untuk pekerja kantoran, misalnya Slack, WhatsApp, Skype, dan lain-lain

Fasilitas komunikasi seperti Skype misalnya, akan sangat menolong sehingga waktu tidak terbuang hanya menunggu hujan reda. Pastikan sebelumnya jaringan koneksi internet di kantor cukup kencang, sehingga rapat jarak jauh berjalan lancar.

  1. Bekerja di Rumah

Cara ini bisa Anda terapkan bila perusahaan tempat Anda bekerja memberi keleluasaan kepada karyawannya untuk bekerja di luar kantor. Daripada membuang waktu di tengah kemacetan jalan atau masalah lain yang jelas-jelas membuat Anda tidak produktif, lebih baik manfaatkan waktu bekerja langsung dari rumah saja.

Yang terpenting, di mana pun Anda berada dan dalam kondisi apa pun, tanggung jawab pekerjaan tetap harus dijalankan, termasuk dengan cara bekerja dari rumah. Bahkan ada yang percaya bahwa bekerja di rumah justru lebih produktif ketimbang harus tiba ke kantor dalam kondisi lelah karena macet atau kehujanan.

Sumber: qerja.com

18 Jan 2019

Pelantikan DPD APSI Aceh oleh WaKapolda Aceh

KSATRIA| Aceh–Pelantikan dan pengukuhan DPD APSI ( Asosiasi Profesi Satpam Indonesia) yang digelar di gedung ACC Sultan II Selim jln STA Mahmudsyah Kp Baru, Banda Aceh,hal itu di sampaikan Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs.Supriyanto Tarah, M. M mewakili Kapolda Aceh, Kamis, 17-01-2019.

Pertemuan itu dihadiri Wakapolda sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh,Selain itu juga hadir sejumlah unsur Forkopimda Aceh, Wali Kota Banda Aceh, Ketua Umum APSI, Ketua APSI Aceh, para Pimpinan BUPJ dan para undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Kapolda Aceh, yang di bacakan Wakapolda diantaranya mengapresiasi dan menyambut positif atas terbentuknya pengurus Asosiasi Profesi Satpam Indonesia Daerah Aceh (DPD APSI Aceh) yang hari ini telah dilaksanakan pelantikan dan pengukuhan kepengurusannya.

Semoga dengan terlaksananya pengukuhan ini akan menjadi wadah yang dapat menyatukan semua stakeholder otoritas pengelola badan usaha atau instansi Pemerintah yang menyelenggarakan menggunakan jasa satuan pengamanan di Provinsi Aceh.

Saya juga berharap dengan terbentuknya pengurus APSI Daerah Aceh akan membuat organisasi semakin berkembang dan mampu meningkatkan kinerja satuan pengamanan ke arah yang lebih baik lagi,

“APSI yang merupakan wadah dan sarana pembinaan profesi satpam Indonesia pada industri dan jasa, keberadaannya menjadi wujud partisipasi dalam pembangunan Nasional melalui peningkatan disiplin etos kerja dan produktivitas.”

Kehadiran APSI harus sejalan dengan kebijakan Polri di bidang Kamtibmas,dan saya berharap agar Asosiasi dalam hal ini badan pimpinan daerah APSI Aceh dapat menampung aspirasi dan kepentingan anggota satpam dan atau tenaga kerja yang berprofesi di bidang satuan pengamanan di Provinsi Aceh.

Peraturan Kapolri No 24 Tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan atau Instansi Lembaga Pemerintah menyatakan bahwa Polri dapat menerbitkan surat izin operasional bagi Asosiasi yang bergerak di bidang pengamanan sebagai bukti bahwa profil Asosiasi tersebut telah dikenali oleh regulator.

Surat izin operasional menunjukkan bahwa pemegang surat diberi izin untuk melakukan kegiatan promosi, proses tender, melaksanakan kontrak kerja pengamanan, dan melakukan kegiatan sebagai perusahaan jasa di bidang pengamanan, Pembentukan Asosiasi difasilitasi dan disahkan oleh Kapolri serta menjadi mitra Polri dalam dalam rangka pembinaan industrial security di Indonesia,

Wakapolda mengucapkan selamat atas pelantikan dan pengukuhan Pengurus APSI Aceh yang diketuai Zuhaimi Agam Rayeuk masa bakti 2019-2024, “Melalui wadah yang sudah terbentuk ini mari kita bangun soliditas dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Provinsi Aceh yang kita cintai bersama,”Tutup Waka Polda. [roj]

17 Jan 2019

Empat Ring Pengamanan Debat Capres-Cawapres

KSATRIA| Jakarta–Polda Metro Jaya telah membuat rencana pengamanan debat capres cawapres perdana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan 2.000 personel gabungan TNI-Polri akan diterjunkan dalam pengamanan debat.
“Kita hampir 2.000 personel gabungan TNI-Polri yang sudah kita siapkan melakukan pengamanan debat capres tersebut, itu dari jalur dilalui ke tempat lokasi,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (16/1/2019).
Pengamanan dalam debat ini bakal dibagi menjadi empat lapis atau ring. Pengamanan itu meliputi jalur-jalur yang akan dilalui pasangan capres-cawapres menuju lokasi debat.
“Di lokasi kita bagi 4 ring, pertama untuk ruangan debat. Contohnya nanti yang datang Presiden itu yang amankan Paspampres.
Di luar gedung, artinya di luar ruangan itu ring 2, pihak kepolisian dengan TNI berjaga di sana,” jelas Argo.
“Ring 3 di luar gedung, ada tempat parkir basement. Ring 4 di luar lokasi acara debat ada Lantas (Polisi Lalu Lintas), ada Sabhara yang ada di ring 4,” tambah Argo.
Mengenai pengamanan untuk pendukung, pihak penyelenggara bakal membatasi 100 orang pendukung per pasangan capres-cawapres. [roj]

 

 

16 Jan 2019

Mengenal Delapan Pilar Perilaku dalam Perusahaan

Oleh: H. Djarot Soeprianto || Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP)

Dalam dunia kerja kita lebih menginginkan adanya sosok yang punya integritas daripada orang pintar. Orang pintar bisa saja terpeleset dalam kejahatan tapi kalau orang berintegritas walaupun belum pintar, ia bisa menjadi pintar karena belajar dan diajarkan. Disinilah kita membuat 8 perilaku di perusahaan untuk menjadi one team, one mission dan one goal.

Delapam perilaku perusahaan seperti ini ibarat 8 penjuru arah mata angin dunia. Di mana 8 perilaku ini satu sama lain saling mengisi dan melengkapi. 8 perilaku itu adalah;

1. Kedisiplinan menjalankan aktivitas kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran peraturan perusahaan, ketepatan waktu dan komitmen dalam menjalankan janji yang diucapkan. Kedisiplinan juga mengacu pada tatanan norma budaya, agama, hukum dan sebagainya.

Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan yang kita lakukan secara berulang-ulang dan terus menerus secara berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan. Sehingga disiplin ini menjadi sebuah kebiasaan baik yang bisa mempengaruhi perilaku sehari-hari dan mengarah pada tercapainya keunggulan dalam bekerja.

Praktiknya di perusahaan, jika jam kerja dimulai dari pukul 08.00 – 17.00 kita harus disiplin. Kita juga tunduk kepada peraturan tentang ketenagakerjaaan, BPJS dan undang-undang lainnya. Jika kita tidak disiplin, nanti akan timbul perilaku yang tidak baik. Disiplin dimulai dari individu sendiri. Maka perilaku disini adalah menjalankan kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran aturan kerja.

2. Bertanggung jawab yaitu tindakan-tindakan individu yang didasarkan pada niat atau motivasi yang baik dan benar, dijalankan dengan cara-cara yang baik dan benar, serta dengan kesadaran pribadi bersedia menerima konsekuensi atas tindakannya tersebut.

Perasaan tanggung jawab dalam pekerjaan sangat langka. Begitu mudahnya seseorang menuding orang lain bila ada kegagalan dalam pekerjaan atau proyek tertentu; hanya sedikit orang yang mau dengan cepat mengakui kesalahannya. Justru membuat alasan dengan mencari-cari kesalahan orang lain.

Bekerja dengan sikap yang penuh tanggung jawab memang bukan karakter yang muncul dengan mudah, nilai itu harus dilatih setiap saat. Marilah kita bersama sama untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan rasa ingin maju kita terhadap suatu pekerjaan yang sedang dan yang akan kita lakukan sekarang maupun nanti.

3. Cepat tanggap dan berinisiatif. Perilaku cepat adalah penggunaan waktu yang efisien. Tanggap adalah kepedulian untuk memperbaiki hal-hal yang diketahui tidak benar atau kurang etis. Sedangkan berinisiatif adalah kemampuan antisipatif atas situasi atau persoalan yang potensial muncul.

Inisiatif tidak saja dalam perilaku namun juga dalam gagasan yang berujung terjadinya perbaikan kerja. Misalnya seorang danru atau komandan wilayah melihat sesuatu yang terjadi di lapangan yang sebenarnya tidak baik misalnya ada orang membuang sampah sembarangan, bisa juga dia mengingatkan tanpa merasa itu adalah tugas cleaning service.

4. Ahli di bidangnya yaitu kemauan untuk selalu mengembangkan diri sehingga senantiasa selaras dengan tuntutan pekerjaan dan organisasi. Pengembangan diri harus melebihi dari tingkatan mampu, dimana diharapkan yang bersangkutan dapat memperdalam kapasitasnya sehingga menjadi ahli dibidangnya.

Misalnya, ketika kita rekrut anggota sekuriti, kita harus menghargai profesi sekuriti dengan cara mendidiknya, tidak asal ada orang diberi seragam satpam lalu ditugaskan. Kalau semua sudah ahli di bidangnya kita akan dengan mudah membangun tim yang kuat.

5. Mampu bekerajasama. Mampu bekerja sama ini juga menjadi bagian perilaku kita bagaimana seseorang mampu bekerjasama dalam arti terus menerus mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik dan benar, serta meminimalkan kecenderungan untuk mementingkan kepentingan pribadi.

Kerja sama tim  merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan kedepannya. Kerjasama tim sangat diutamakan, karena jika pegawai-pegawainya tidak mempunyai rasa dedikasi dan kerja sama yang baik tentunya perusahaan tersebut akan menemukan kesulitan dalam mencapai sebuah target.

6. Efektif dalam berkomunikasi, adalah kemampuan untuk mendengarkan pendapat pihak lain, memahaminya dengan benar dan kemudian meresponnya secara tepat. Dalam suatu organisasi atau perusahaan, untuk mencapai tujuan bersama diperlukan kerjasama dari anggota-anggota yang ada di dalamnya. Pentingnya menjalin kerjasama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerjasama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan.

7. Peka dan peduli untuk kebaikan, memiliki ambang batas optimal atas rangsangan lingkungan yang memerlukan reaksi untuk perbaikan dan pengembangan. Peduli adalah sikap yang dimunculkan dalam perilaku dimana seseorang menunjukkan perhatian khusus pada kondisi yang kurang semestinya dan perlu dibenahi untuk perbaikan.

Untuk melatih kepekaan ini salah satu contoh, di gedung ada tulisan Exit. Begitu lampu mati emergencynya tidak menyala. Begitu dicek ternyata tidak dinyalakan. Seharusnya, setiap hari harus dikontrol dalam keadaan normal untuk memastikan ketika terjadi lampu mati atau kejadian lain tidak semakin parah. Ini betul-betul kita perhatikan dan kita sampaikan kepada tim bahwa kita ini perusahaan jasa. Ketika ada kejadian lampu mati, tamu yang ada di sini bisa menyelamatkan diri. Kita tidak bisa berkelit kalau kita tidak tahu. Justru kita harus tahu karena kita perusahaan sekuriti yang menjaga pengamanan.

8. Tidak Menyalahgunakan Jabatan adalah perilaku untuk tidak memanfaatkan fasilitas atau sumber daya perusahaan untuk kepentingan pribadi. Contoh ada 10 orang mengantri di bank, sementara yang ke 11 datang oleh satpam ditaruh pada antrian nomor 2, ini sudah menyalahgunakan jabatan. Kapasitas penyalahgunaan jabatan ini bisa berbeda-beda di tingkatan. Untuk itu masing-masing departemen atau supervisor mengontrol penyalahgunaan jabatan. Kita akan selalu berkoordinasi di semua lini bagian dan bagian lain untuk melihat dan mengontrol ke bawahannya.[]

14 Jan 2019

Polri Kerahkan 2.000 Personel Amankan Debat Capres

KSATRIA| Jakarta – Jadwal debat kandidat Calon Presiden dan Wakil Presiden dipastikan akan dijaga sangat ketat. Hal tersebut terlihat dari jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengamankan acara debat kandidat yang dijadwalkan pada 17 Januari nanti di Hotel Bidakara, Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan saat debat nantinya, Polri bersama TNI akan mengerahkan 2000 personel untuk melakukan pengamanan debat kandidat.

“Ya, untuk pengamanan debat capres dari Polda Metro bersama dengan TNI kita melakukan pengamanan sesuai debat capres yang pertama akan dilaksanakan di (Hotel) Bidakara. Polda sedang mempersiapkan hampir 2000 personel,” ungkapnya dikutip dari detikcom, Senin (14/1/2019).

Untuk debat nantinya, Argo mengaku pihaknya belum membuat rekayasa lalulintas. Rencananya, pihaknya baru akan mengumumkan pengalihan arus lalulintas pada H-1 Debat Kandidat.

“(Pengalihan arus lalu lintas) ya tentunya jalan ke masuk ke Bidakara, nanti kita jaga semua. Nanti H-1 saya sampaikan lagi,” ungkap Argo.

Ia mengimbau kepada kedua pendukung pasangan calon untuk menjaga ketertiban saat debat capres-cawapres. Mengenai jumlah massa yang akan hadir ada acara debat itu, ia menyebut pihak kepolisian masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Jadi kita mengamankan jalannya debat tersebut. Berharap kepada para pendukung pasangan masing-masing capres-cawapres untuk melaksanakan, mendukung kegiatan ini untuk berlangsung dengan baik dan lancar sampai selesai kegiatan,” kata Argo.

Debat capres pertama akan membahas soal hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Moderator capres pada debat pertama adalah Ira Koesno dan Imam Priyono. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!