Bravo Satria Perkasa
29 Sep 2018

Musda Abujapi Sultra Tetapkan Den Ayu Kanem Jadi Ketua

KSATRIA| Kendari–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) wilayah Sulawesi Utara menggelar Musayawarah Daerah pertama di Sultra, Selasa (18/9).

Musda Abujapi ini menetapkan ketua baru bernama Den Ayu Kanem Khaltsum. Pemilihan tersebut melalui jalur aklamasi setelah ketua umum ABUJAPI menunjuknya, sekaligus sebagai tanda terbentuknya BPD ABUJAPI wilayah Sultra.

Berdasarkan hasil Musda tersebut, tugas yang diemban Ketua Umum ABUJAPI Sultra salah satunya adalah meningkatkan profesionalitas dan integritas pengamanan kepada satuan pengamanan (Satpam) di Sultra .

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum ABUJAPI, Budi Rianto mengatakan, untuk data satpam yang ada saat ini diperkirakan mencapai 1,5 juta orang. Data tersebut merupakan data satpam yang mendapat sertifikasi dan resmi. Belum lagi Satpam yang tidak resmi atau belum bersertifikat.

Menurutnya, seperti namanya, satpam bertugas sebagai mitra Polri dalam hal ini Polda. Keberadaan ABUJAPI sangatlah penting dalam hal bahu membahu membantu perekenomian daerah. Satpam dapat menghimpun semua kekuatan agar dapat membantu dalam hal pengamanan umum diluar.

Budi menambahkan, di Sultra sendiri saat ini terdapat 2.600 satpam. Jumlah itu merupakan yang telah tersertifikaski melalui gabungan perusahaan yang tergabung dalam ABUJAPI. Jadi banyak Satpam kita yang punya kemampuan, namun belum mengikuti pendidikan. Itu artinya, ada beberapa satpam yang belum resmi diluar dari data tersebut.

Keberadaan ABUJAPI Sultra ini merupakan awal kita untuk menghimpun para satpam yang belum tersertifikasi, sehingga bisa mengikuti pelatihan khusus satpam. “Karena masih banyak Satpam kita yang hanya menggunakan seragam, tapi belum tersertifikasi. Padahal kreteria seorang satuan pengamanan itu melalui kualiafiakasi pendidikan. Nah, inilah yang kita akan tingkatkan,” katanya.

Dir Binmas Polda Sultra, Kombes Pol Erfan Prasetyo mengatakan, dengan adanya pembentukan ABUJAPI Sultra sangat dia apresiasi. Karena, dengan ini pihaknya bisa dapat menetapkan semua satpam yang ada, agar dapat mendapat pendidikan khusus.

Bagi Erfan, tugas satpam sangat membantu pihak Kepolisian dalam hal pengamanan, apalagi pengamanan di luar. Dia berharap ABUJAPI dapat bekerjasama dengan Polri, agar semua satpam yang ada di Sultra dapat tersertifikasi.

“Karena masih banyak Satpam yang belum tersertifikasi. Ini yang kita inginkan,” ucapnya. [roj]

29 Sep 2018

Polda Jatim Razia Seragam Satpam

KSATRIA| Surabaya–Rombongan Subdit Bin Satpampolsus Dit Binmas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur melucuti atribut dan seragam mirip milik Brimob yang dipakai satpam sebuah bengkel mobil di Jl Mastrip, Kebraon Karangpilang, Surabaya, Rabu, 26 September 2018.

Kasubdit Binsatpampolsus Polda Jatim, AKPP Elijas Hendrajana menjelaskan, masih banyak Satpam di Kota Surabaya yang menyalahi aturan mengenai standart pemakaian seragam sekuriti.

Misalnya, seperti sekuriti di bengkel mobil ini yang mengenakan seragam biru juga dilengkapi peralatan Polri seperti alat Komunikasi Handy Talkie (HT) dan Houster Gun atau sabuk senjata. Apabila dari kejauhan maka akan terlihat mirip pasukan Brimob kebanggaan Polri.

Menurut dia, sesuai Perkap 2017 seseorang satpam harus mendapat kartu satpam dari perusahaannya yang dilampiri surat izin dari Mabes Polri.

“Saya ingin mengajak rekan-rekan baik perusahaan penyedia pengamanan untuk mengikuti aturan yang ada dalam hal ini Perkap 2017,” jelasnya.

Elijar mengatakan, perusahaan tenaga pengamanan juga harus terdaftar karena sekuriti telah dibekali oleh kewenangan kepolisian terbatas yang telah mengikuti pelatihan satpam gada pratama. Pihaknya pun bertidak tegas melucuti seragam satpam dan atribut yang dianggap telah menyalahi aturan.

“Saya melaksanakan penertiban ini supaya mereka mengerti aturan. Terkait sanksi,yang diberikan hanya sanksi administrasi,” pungkasnya.[roj]

Sumber: surya.co.id

20 Sep 2018

Menengok Tugas Petugas Keamanan Dalam

KSATRIA| Hampir semua perusahaan, toko dan perumahan saat ini memiliki petugas keamanan. Kita sering menyebutnya satpam, atau kalo di perkantoran biasanya mereka disebut PKD (Petugas Keamanan Dalam. Ternyata selain berfungsi menjaga rasa aman bagi stakeholder atau penggunanya, ternyata petugas keamanan juga memiliki tugas dan fungsi lain yang lebih berat.

Berikut adalah beberapa tugas, fungsi dan tanggung jawab seorang petugas keamanan :

  1. Melaksanakan Pengamanan secara menyeluruh di lokasi kerja, baik perkantoran maupun perumahan
  2. Melaksanakan Tugas dan Fungsi sesuai dengan penempatan dilokasi masing-masing
  3. Melakukan pemeriksaan pada tamu / pemilik yang akan masuk ke area kerja
  4. Menahan KTP/ SIM setiap tamu yang akan memasuki area kerja
  5. Menanyakan keperluan dan menunjukkan meja resepsionis / penerima tamu / layanan informasi.
  6. Memeriksa setiap Mobil / Motor yang masuk atau keluar lingkungan kerja
  7. Khusus untuk mobil bak terbuka / tertutup yang akan memasuki lingkungan Kantor/perumahan HARUS diperiksa, Muatan dan Surat Jalan
  8. Melaporkan setiap saat melalui HT keadaan sekitar atau situasi ke Posko
  9. Pintu Pagar/ Gerbang harus selalu tertutup, Anggota Harus Stand-By ditempat
  10. Menjaga dan memelihara Asset dan Inventaris Perusahaan
  11. Menertibkan Parkir Mobil dan Motor pada saat parkir
  12. Administrasi
  13. Anggota Security bekerja selama 12 jam kerja
  14. Pergantian Shift dilakukan pada Jam 07:00 Pagi dan Jam 19:00 Malam
  15. Dilarang untuk melakukan Penggeseran Waktu Tugas, Pagi ke Malam atau sebaliknya
  16. Tidak diperkenankan memasuki Area kerja pada :– Saat tidak bertugas dan Membawa teman saat bertugas maupun tidak bertugas.
  17. Anggota Security Wajib memakai Pakaian Dinas selama bertugas
  18. Setiap Anggota Security, DanRu dan Koordinator Wajib Menanda-tangani Daftar Hadir.

Agar dapat bekerja lebih optimal, petugas keamanan dalam dapat difasilitasi dengan cctv dan radio satu arah (Handy Talkie). Selain itu, karena tugasnya yang berat, selain keterampilan bela diri, petugas keamanan dalam perlu dibekali keterampilan menggunakan senjata, baik senjata api maupun menggunakan tongkat.

Sudah saatnya kita menghargai petugas keamanan dalam, saat mereka bekerja sesuai dengan standar operasi prosedur yang telah ditetapkan, karena mereka juga merupakan bagian dari team kita, sehingga kita dapat bekerja dengan aman dan nyaman. [roj]

 

 

20 Sep 2018

BSP Terjunkan 1.059 Personil Amankan Konser Soundrenaline Bali

KSATRIA| Bali–Perhelatan konser musik tahunan di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Badung berlangsung meriah. Puluhan ribu penonton memadati lapangan tempat konser yang bertajuk Soundrenaline The Soul of Expression 2018.

Untuk memberikan rasa aman dalam gelaran musik itu, sebanyak 479 personel diterjunkan Polda Bali untuk mengamankan konser musik Soundrenaline 2018 yang digelar selama dua hari yaitu dari tanggal 8 sampai 9 September 2018.

Wadir Sabhara Polda Bali AKBP I Nengah Subagia mengatakan, Polda Bali bersama instansi terkait melaksanakan pengamanan, baik terbuka maupun tertutup selama dua hari.

Pengamanan ini akan dititikberatkan pada kegiatan pencegahan dalam bentuk penjagaan, pengaturan, pengawasan, patroli, dan pemeriksaan, serta didukung dengan kegiatan intelijen dan penegakan hukum untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Sasaran dari kegiatan ini adalah segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata sebelum, saat, dan pasca kegiatan festival musik Soundrenaline The Soul of Expression 2018,” ungkap AKBP Nengah Subagia, saat memimpin apel kesiapan di Halaman Depan Mapolda Bali, Jumat (7/9/2018).

Personel polisi sudah ditempatkan disejumlah titik mulai area parkir, pintu masuk, penjualan tiket hingga stage. Tidak hanya dengan menerjunkan polisi berseragam, pengamanan juga dilakukan dengan menerjunkan puluhan personel berpakaian preman untuk melakukan pengamanan tertutup.

Sementara itu, Yosef Cupertino Khaled Purnama Bhakti, Head of Operation PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sebagai vendor jasa pengamanan melibatkan setidaknya 1.059 personil security selama dua hari untuk membackup keamanan konser.

“Security event under BSP melakukan tugasnya di semua titik, dari pintu masuk sampai empat panggung yang kita amankan, bersyukur acara berjalan sukses,” katanya.

Pengamanan difokuskan pada bentuk penjagaan, pengaturan, patroli dan pemeriksaan yang didukung dengan kegiatan intelijen dan penegakkan hukum demi menciptakan kondisi aman dan kondusif selama konser musik Soundernaline berlangsung.

“Kami bangga menjadi bagian dari pengamanan di konser ini. Tujuan kami untuk menjalankan konser musik ini dengan aman, tertib, lancar dan sukses. Kami melakukan pengamanan hingga acara konser musik ini berakhir,” ucap Khaled. [roj]

 

 

 

 

17 Sep 2018

Purwanto, Ksatria dari Yogjakarta Raih Best Satpam 2018

KSATRIA| Yogyakarta–PT Bravo Ksatria Perkasa (BSP) tak pernah kehabisan para ksatria penjaga dengan berbagai talentanya di bidang pengamanan. Satu dari puluhan ribu anggota sekuriti BSP tersebut adalah Purwanto anggota sekuriti yang bertugas di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Katamso Yogjakarta.

Sepintas memang tak ada yang kelihatan menonjol dari pria kelahiran Yogjakarta ini. Namun atas dedikasi dan kecakapannya mengemban tugas sebagai anggota sekuriti, Purwanto meraih penghargaan sebagai Best Satpam TW I Tahun 2018 dari pimpinan Wilayah BRI Kantor Wilayah Yogjakarta.

“Saya senang mendapat penghargaan yang memang tidak disangka-sangka ini,” ujar Purwanto kepada tim media BSP belum lama ini.

Purwanto sosok anggota sekuriti yang disiplin, jujur, ramah dan sederhana. Dari beberapa anggota sekuriti yang bertugas di lokasi yang sama, pria berpawakan tegap ini justru yang meraih prestasi dan penghargaan. Penghargaan ini semakin mengkrucutkan dirinya sebagai ksatria penjaga yang layak diperhitungkan.

Kepada media ini Purwanto menceritakan pengalamannya bekerja sebagai anggota sekuriti yang sudah ia jalani lebih dari 5 tahun. Awalnya, Purwanto dikenalkan oleh tetangganya untuk bekerja sebagai sekuriti. Saat itu tahun 2011 ia ditempatkan di Teras BRI daerah Bringharjo Yogjakarta.

Padahal saat itu dunia pengamanan asing baginya. Purwanto belum pernah bekerja sebagai sekuriti, sebelumnya ia malah bekerja serabutan membantu orangtua. Namun berkat kesabaSetidaknya ia butuh penyesuaian lingkungan kerja, perlu bekal ketran mengikuti berbagai tes dan pembinaan, wawasannya semakin bertambah serta kemampuannya dalam dunia pengamanan terus meningkat.

BSP sendiri tak sembarangan memilih anggota sekuriti baru. Pertama, calon anggota sekuriti minimal memiliki ijazah SMA sederajat. Selain itu juga memiliki ketahanan tubuh yang sehat serta memiliki jiwa kedisiplinan dan kejujuran sekaligus bakat keterampilan pelayanan.

Syarat itu ada pada Purwanto yang sudah bertekad bulat menjadi bagian dari BSP. Pada 09 November 2011, Purwanto resmi menggunakan seragam putih biru setelah diangkat sebagai anggota sekuriti BSP. Tugas pertamanya saat itu selain melakukan pengamanan juga membantu pelayanan para nasabah bank.

“Sehingga disini yang diperlukan selain jiwa pengamanan juga harus memiliki kecakapan dalam pelayanan nasabah bank,” tuturnya.

Pria kelahiran Jogjakarta, 4 September 1980 ini setiap hari menjalankan tugasnya dengan kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi. Sehingga selama bekerja melakukan pengamanan di wilayah kantor kerja Bank BRI Teras Bringharjo tak ada satu tindak criminal terjadi.

Prestasi ini semakin meningkatkan kapasitasnya sebagai anggota sekiriti yang memiliki kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi. Sehingga pada tahun berikutnya, BSP menugaskan Purwanto di beberapa lokasi antara lain di Unit Ponco dan di Unit BRI Cabang Yogjakarta. Tugas yang diberikan pun sama, yaitu menjalankan fungsi pengamanan dan melayani nasabah sehingga para nasabah bank tidak hanya mendapatkan jaminan keamanan tapi juga pelayanan yang menyenangkan.

Kunci utama dalam pelayanan, menurut Purwanto adalah kesabaran. Menurutnya, anggota sekuriti yang ditugaskan di perbankan harus mengedepankan kesabaran sebab setiap nasabah memiliki karakter berbeda-beda. Dengan kesabaran, tambahnya, anggota sekuriti akan bisa lebih maksimal menjalankan tugasnya sekaligus mengurangi risiko kekecewaan pelanggan.

“Dengan kesabaran semua pelayanan bisa terkendali dan tugas berjalan lancar,” terangnya.

Hasilnya, sejak tahun 2011 sampai saat ini Purwanto mengaku tidak pernah sekali pun terjadi tantangan pengamanan yang berat. Artinya, dengan pendekatan persuasive, pelayanan yang maksimal dan pengkondisian situasi aman bisa terjaga sampai saat ini.

Purwanto tak menampik bahwa anggota sekuriti memiliki beban dan tanggung jawab yang berat. Tapi komitmen untuk menciptakan suasana aman dan nyaman di lokasi bekerja harus menjadi prioritas utamanya. Kuncinya, ujar pria yang baru saja menikah ini, selalu melihat situasi dan kondisi di sekitar lingkungan kerja dan menciptakannya lebih aman dan nyaman untuk semua orang.

“Alhamdulillah selama ini tidak pernah terjadi  tindak kriminal. Semua aman terkendali,” terangnya.

Apalagi sejak bergabung menjadi anggota sekuriti BSP, lanjutnya, selalu ada upgrade pendidikan dan pembinaan seperti pelatihan Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama. Dari pelatihan dan pembinaan tersebut anggota sekuriti akan memperoleh wawasan terbaru untuk mendukung tugas sebagai anggota sekiriti.

Bulan lalu Purwanto mendapat penghargaan dari pimpinan Wilayah BRI Kantor Wilayah Yogjakarta. Penghargaan ini menjadi kejutan baginya karena Purwanto tak menyangka jika dirinya yang terpilih menerima penghargaan tersebut. Padahal menurutnya, di unit Bank BRI Kantor Wilayah Jogjakarta ada 54 anggota sekuriti. Ucapan selamat pun datang dari kawan sesame anggota sekuriti dan jajaran pimpinan dan karyawan BRI Kantor Wilayah Yogjakarta.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pihak bank atas dedikasinya menjalankan tugas dan fungsinya anggota sekuriti yang baik. Bagi dirinya, penghargaan ini selayaknya untuk tim sekuriti yang bertugas bersama-sama menciptakan situasi dan kondisi aman sekaligus menghadirkan kenyamanan di tempat bekerja.

Semestinya, lanjut Purwanto, siapapun bisa meraih penghargana tersebut selama menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Dengan penghargaan ini, lanjutnya, anggota sekuriti lainnya bisa termotivasi untuk terus menjaga dan menciptakan situasi aman dan  nyaman di tempat masing-masing. Selama dijalankan dengan sabar, jujur dan disiplin, apa yang menjadi cita-cita bersama yaitu meningkatkam pelayanan yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kepusan pelanggan akan tercapai.

“Kuncinya sabar, jujur dan waktu berjaga agar selalu dalam kondisi aman. Jangan sampai membawa urusan pribadi masuk dalam suasana kerja,” paparnya.

Sejak menikah beberapa bulan lalu Purwanto memiliki kesibukan bertambah yang tentunya berdampak pada managemen waktu supaya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya. Suami Sri Ruwanti yang tinggal di Desa Ngempolan Kulon Keluranan Trirenggo Kecamatan Bantul Yogjakarta, ini setiap malam, ikut membantu isti menyiapkan kue untuk dipasarkan di toko pagi harinya.[ajir]

 

 

 

 

 

 

17 Sep 2018

BSP Jadi Mitra Pengamanan Maybank Bali Marathon 2018

KSATRIA| Gianyar—Gelaran tahunan Maybank Bali Marathon ke-7 berjalan dengan sukses. Kesuksesan acara ini salah satunya karena peran serta personil pengamanan dalam pelaksanaannya, baik itu dari pihak aparat maupun satpam.

Setidaknya ada sebanyak 904 personel pengamanan mengawal event akbar itu. Polri melibatkan 211 personel dari Polda Bali, 521 personel dari Polres Gianyar dan 172 personel dari Polres Klungkung melaksanakan pengamanan Maybank Bali Marathon ke-7 tahun 2018. Event internasional ini mengambil start di Bali Safari & Marine Park, Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Gianyar, Minggu (9/9).

Maybank Bali Maraton kali ini, diikuti sekitar 10.500 peserta yang berasal dari 50 negara. PT. Maybank Indonesia sebagai panitia penyelenggara, membagi event ini menjadi empat kategori yaitu Full Marathon, Half Marathon, 10 K dan Wheel Chair.

Pada kategori Full Marathon para peserta harus melintasi jalur yang telah ditentukan, dengan jarak tempuh 42,195 Km. Dikategori Half Marathon, para peserta lari sejauh 21,0975 Km dan dikategori 10 K, peserta lari sejauh 10 Km. Sedangkan dikategori terakhir, peserta adalah kategori penyandang disabilitas menggunakan kursi roda dengan jarak 5 Km.

“Setiap kategori yang dilombakan, waktu startnya berbeda-beda. Ketegori pertama start pukul 04.30 Wita, kategori kedua start pukul 05.00 Wita. Sedangkan kategori ketiga dan keempat, start pada pukul 05.30 dan 06.00 Wita,” ucap Wadir Sabhara Polda Bali AKBP Drs. I Nengah Subagia.

Ia juga menambahkan, untuk menyukseskan event ini, Polda Bali menerjunkan ratusan personel dengan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di sepanjang rute yang dilalui oleh peserta. Digelarnya kegiatan ini, tentu akan menimbulkan permasalahan, terutama masalah kemacetan lalu lintas.

Namun, pihaknya juga sudah melakukan berbagai upaya agar jalur lalu lintas tidak mengalami kemacetan yang panjang. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi pelaksanaan event ini di media sosial maupun media elektronik, sehingga masyarakat yang ingin melintasi jalur ini, dapat menggunakan jalur alternatif lain.

Tak hanya itu, tempat yang dinilai memiliki kerawanan kamtibmas, ditempatkan personel berseragam agar pelaksanaan Maybank Bali Marathon ke-7 ini berjalan sukses dan lancar.

Sementara itu, Winantyo Nugroho Head of Area Jawa 3 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) wilayah Bali mengatakan, tahun ini yang ketujuh kalinya Maybank mempercayakan pengamanan VIP kepada BSP. Mulai dari protokoler kedatangan dan kepulangan board of direksi dan board of comisaris Maybank di bandara Ngurah Rai, pengamanan race pack dan pelaksanaan marathon.

Menurut Winantyo, untuk itu, BSP melakukan koordinasi dengan para pihak kepolisian, pecalang untuk bersinergi menciptakan keamanan dalam pelaksanaan acara. BSP selain menurunkan personil juga menurunkan mobil kas keliling (mobil cash).    .

“Anggota satpam BSP menjalankan tugasnya sesuai dengan job desk yang mereka lakukan,” katanya kepada JurnalSecurity.com, Sabtu (8/9).

Selama dalam bertugas keamanan dari BSP tetap siaga mengawal jalanya acara Bali maraton sampai selesai. “Semoga momen ini bisa di lanjutkan pada tahun depan,” jelasnya. [roji]

Translate »
error: Content is protected !!