KSATRIA| Jakarta–Salah satu agenda besar Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-Abujapi) setelah Rakernas di Bandung adalah menyelenggarakan event nasional di bidang pengamanan, yaitu Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) 2018.

Ketua Umum BPP-Abujapi Budi Rianto dalam paparannya di depan anggota badan usaha jasa pengamanan (BUJP) menjelaskan bahwa konferensi ini adalah konferensi pertama dan terbesar di Indonesia. “Rencananya konferensi akan diikuti oleh 2.500 pelaku usaha dan pemangku kepentingan di bidang industri jasa pengamanan,” ungkapnya, Rabu (8/8).

KIPNAS 2018 yang mengambil tema “Cetak biru industri jasa pengamanan nasional menuju pemuliaan profesi satpam” ini akan diselenggarakan di Gedung Merdeka Bandung pada tanggal 13-15 November 2018.

“Gedung Merdeka merupakan merupakan tempat dilangsungkannya konferensi Asia Afrika pertama pada tahun 1955, dengan harapan akan menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan industri jasa pengamanan nasional di masa akan datang,” ungkapnya.

Penyelenggaraan KIPNAS 2018 ini diselenggarakan Abujapi sebagai asosiasi mitra Polri dalam mengemban fungsi kepolisian terbatas sesuai amanat Pasal 3 UU No.2 Th. 2002 tentang Kepolisian.

Budi menjelaskan, selain Konferensi BUJP juga akan digelar pameran alat-alat sekuriti, dan berbagai seminar nasional dengan narasumber yang berkompeten terdiri dari Kepolisian, Kementerian Tenaga Kerja, Komisi III DPR, Kompolnas, Akademisi, Pengguna jasa, asosiasi sekuriti dan pelaku industri jasa pengamanan. [roj]