Bravo Satria Perkasa
30 Jul 2018

ABUJAPI Riau Konsolidasi Tingkatkan Profesionalisme BUJP

KSATRIA| Riau– Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Riau menggelar pertemuan membahas tentang kerja profesional jasa pengamanan kepada para anggotanya, Rabu (25/7).

Acara yang digelar di Ruang Pertemuan Mahoni Furaya Hotel Pekanbaru bertujuan mempererat kekompakan para anggota Abujapi di Riau.

Acara ini dihadiri oleh segenap pengurus badan usaha jasa pengamanan yang ada Riau serta juga dihadiri oleh Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Pol Kris Pramono selaku bidang yang mengayomi para pelaku usaha sektor jasa keamanan ini.

Ketua Umum BPD-ABUJAPI Riau, Edi Darmawi menyampaikan bahwa para pelaku usaha di sektor ini dapat turut menjadi pendorong pembangunan di daerah Riau.

Hingga saat ini dari banyaknya perusahaan penyedia jasa pengamanan berdiri dan tumbuh, telah mampu menyerap tenaga kerja, khususnya dalam hal penyediaan tenaga security untuk instansi pemerintah maupun swasta.

Hingga saat ini di Riau ada sebanyak 96  perusahaan penyedia jasa pengamanan beroperasi. Dari total tersebut 70 persen diantaranya masih beroperasi aktif.

Sebagai upaya terus meningkatkan reputasi positif dan diterima masyarakat, para pelaku usaha yang tergabung dalam Abujapi terus melakukan pembenahan.

“Dalam beroperasi kita sebagai pelaku usaha penyedia jasa terus meningkatkan profesionalitas. Salah satu upaya yakni dengan mengikuti peraturan yang ada sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya seperti dilansir tribunnews.

Ia mengatakan Abujapi terus mendorong pertumbuhan usaha para pelaku di sektor jasa pengamanan. Salah satunya dengan terus mendorong pelaku usaha meningkatkan kompetensi para tenaga pengaman yang dipekerjakan.

Kepala Direktorat Binmas Polda Riau, Kris Pramono mengatakan kehadiran Abujapi sangat membantu Polda Riau dalam rangka menciptakan keamanan bagi masyarakat di area terbatas.

Abujapi merupakan mitra bagi kepolisian dalam menciptakan keamanan. Kemitraan ini sebagai wujud dari upaya mewujudkan peningkatan sistem keamanan swakarsa.

Kehadiran asosiasi ini sangat membantu dalam rangka mencetak tenaga pengaman di wilayah Riau.

“Kita berharap dengan peran sistem pengamanan yang dilakukan sistem swakarsa yang bekerjasama dengan swasta ini dapat banyak membantu tugas kepolisian,” katanya.

Selama ini tak jarang dari sistem pengamanan swakarsa ini membantu menangkap dan mengatasi para pelaku kejahatan.

“Kita berharap kemampuan para tenaga pengaman yang dipekerjakan bisa lebih ditingkatkan mendatang,” tutupnya.[roji]

 

 

22 Jul 2018

ABUJAPI Jateng Selenggarakan Rakor, Plus Nobar 22 Menit

KSATRIA| Semarang–Jajaran Ditbinmas Polda Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi dengan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Jateng, Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) Jateng dan jajaran pimpinan BUJP, Selasa 17 Juli 2018 di Semarang.

Menurut Ketua BPD-ABUJAPI Jateng Toes Adi H. Widaningrat SH MM CCPS kegiatan Rakor BUJP se wilayah Jawa Tengah ini diikuti oleh 160 orang yang terdiri dari jajaran Ditbinmas Polda Jateng, ABUJAPI, APSI dan BUJP.

Tema dalam Rakor ini adalah ‘Meningkatkan sinergitas kinerja jajaran Ditbinmas  dengan pimpinan BUJP wilayah Jateng melalui rapat koordinasi guna meningkatkan kemampuan manajerial di bidang pengamanan’.

Dalam sambutannya, Kepala Dirbinmas Jateng Drs. Budi Utomo M.H mengatakan bahwa rapat koordinasi antara jajaran Ditbinmas Polda Jawa Tengah dengan pimpinan badan usaha jasa pengamanan (BUJP) se wilayah Jateng ini hendaknya bisa dimengerti dan diamalkan sehingga nantinya dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing.

“Sehingga menjadi bekal dalam mewujudkan atau menghasilkan tenga-tenaga satpam yang terampil dan profesional dalam tugasnya sehingga bisa menjadi mitra Polri yang baik,” paparnya.

Budi menghimbau kepada para Kasatbinmas jajaran Polda Jateng dan pimpinan BUJP agar selalu berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna mengembangkan partnership building (membangun komunitas) dan bahu membahu memelihara keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Saya tekankan peserta rakor khususnya pimpinan BUJP dapat dan mengerti bagaimana upaya untuk mewujudkan satpam yang profesional dalam tugasnya,” tegasnya.

Pimpinan BUJP hendaknya dapat mendorong dan memajukan bidang security dengan mengacu kepada peraturan Kapolri No. 24/2007 tentang sistem manajemen pengamanan organisasi, perusahaan dan atau anggota satpam di wilayahnya masing-masing.  “Mensosialisasikan dan mengaplikasikan hasil rakor kepada para pengguna satpam, BUJP dan anggota satpam di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan Rakor ini juga dihadiri para Kasat binmas se Jateng, Ketua BPD-APSI Jateng Heru Wibowo S.Sos, MM yang juga Head of Area Jawa 3 BSP, dan Ketua BPD ABUJAPI DIYogyakarta Ir. Agus Nurwijanarko. Acara dibuka oleh AKBP Bambang Moerdoko SH SIK.

Nobar Satpam Film 22 Menit

Untuk menghilangkan kepenatan setelah Rakor, seluruh peserta Rakor Ditbinmas, ABUJAPI, APSI dan BUJP menggelar nonton bareng film 22 Menit di XXI Transmart Semarang pada Kamis, 19 Juli 2018.

Panitia Rakor juga menyertakan beberapa satpam untuk ikut serta dalam nonton bareng ini. Film berjudul 22 Menit ini menggambarkan peristiwa ledakan bom di daerah Sarinah, Thamrin yang merupakan bagian dari corporate social responsibility perusahaan yang bekerja sama dengan Polri.

Film 22 Menit ini mulai tayang di bioskop Indonesia mulai 19 Juli. Film garapan rumah produksi buttonijo ini bisa disaksikan di jaringan Cinema 21. [roj]

 

16 Jul 2018

HUT Ke-16, BSP Bandung Gelar Donor Darah

KSATRIA| Bandung—Hari Ulang Tahun PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) yang ke-16 tahun, menjadi momen BSP di wilayah, salah satunya BSP Area Jawa 1 atau BSP Bandung. BSP Bandung menggelar donor darah untuk membantu sesama.

BSP yang lahir pada 12 Juli 2002, terus menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan jasa pengamanan yang handal dan profesional. Untuk itu, BSP Bandung mendedikasikan diri untuk peduli dengan cara membagikan darah dalam bentuk donor darah.

Menurut Ivan Soviyan, Tim BSP Bandung mengatakan kegiatan Milad BSP ke-16 tahun ini dimeriahkan dengan cara ikut peduli dalam hal kesehatan, yaitu menggelar donor darah untuk karyawan BSP Bandung dan satpam.

Ivan mengatakan, jumalh para karyawan dan satpam yang ikut mendonorkan darahnya sebanyak 150 orang. Seluruh darah yang telah disalurkan akan digunakan untuk keperluan Palang Merah Indonesia.

Bravo Satria Perkasa saat ini memiliki lebih dari 14 ribu satpam yang tersebar di penjuru Nusantara. Dengan slogan one team, one mission, one goal, BSP berusaha menjadi perusahaan jasa pengamanan yang profesional di Indonesia. [roj]

 

 

16 Jul 2018

HUT Ke-16, BSP Palembang Target Perluas Project

KSATRIA| Palembang– Perjalanan panjang selama 16 tahun, PT. Bravo Satria  Perkasa (BSP), salah satu perusahan bidang usaha jasa keamanan, dimaknai sebagai bentuk komitmen untuk terus menegakkan profesionalitas.

Sebagaimana diungkapkan Yandes Putra, Komandan Wilayah Sumbagsel PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) dalam rangka perayaan hari jadi ke-16 tahun, yang digelar di Kantor Cabang BSP, Jalan Ampibi No 1999, Sekip Palembang, Kamis (12/7).

Acara yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Sumbagsel inipun dihadiri oleh beberapa anggota perwakilan BSP dan juga pengurus ABUJAPI BPD Sumsel.

“Sengaja kita undang beberapa perwakilan wilayah. Karena kita ingin semua pengurus merasakan eforia sekaligus silaturahmi di hari jadi ke-16 tahun ini,” terang Yandes.

“Kami juga berharap di hari jadi ini, BSP akan terus maju, semakin profesional, semakin jaya sesuai slogan kami One Team, One Mission, One Goal,” tambahnya seperti dilansir sumeks.co.

Dijelaskan Yandes, BSP merupakan salah satu badan usaha penyedia jasa keamanan (security) yang kini sudah tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Di bawah kantor wilayah Sumbagsel sendiri, BSP memiliki total ada sekitar 1000 personil.

Project yang cukup didominasi BSP sendiri adalah sektor kantor perbankan. ” Meskipun begitu, harapan dan target kami kedepan, bisa lebih lebar dan meluas bahkan bisa di seluruh project,” terangnya.

Disisi lain, BSP sampai saat ini terus membuka peluang secara umum dalam hal rekrutmen anggota. Ini juga terus disesuaikan dengan kebutuhan project yang terus meningkat.

”Syarat yang jelas sesuai ketentuan. Sehat jasmani rohani, memiliki sertifikat Diksar Gada Pratama yang dikeluarkan Polda setempat. Yang jelas, masuk di BSP sama sekali tidak dipungut biaya,” tambahnya.

Disisi lain, perayaan HUT BSP 16 tahun bukan cuma diisi dengan rangkaian silaturahmi dan doa bersama oleh seluruh anggota. Namun juga akan digelarnya turnamen futsal Danwil Cup BSP, yang diikuti hampir seluruh perwakilan Security BSP se-kota Palembang. [roj]

 

16 Jul 2018

HUT BSP Ke-16, Komitmen Tingkatkan Profesional Satpam

KSATRIA| Jakarta–Kamis, 12 Juli 2018 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) genap berusia 16 tahun. BSP yang lahir pada 12 Juli 2002, terus menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan jasa pengamanan yang handal dan profesional.

Syukuran hari ulang tahun BSP ke-16 ini diselenggarakan dalam suasana yang berbeda, pasalnya para direksi, staf dan karyawan BSP di kantor pusat menggelar acara makan bersama di Karimata Resto Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (13/07).

Dalam Milad ke-16 tahun ini, Direktur Utama BSP, Joko PN Utomo mengingatkan kembali pentingnya komunikasi antar perorangan, departemen bahkan dengan para klien. Karena komunikasi akan membuat persoalan menjadi mudah terselesaikan. “Sekali lagi, komunikasi itu penting,” tegasnya.

Para direksi berkeyakinan bahwa tim BSP memiliki kemampuan yang luar biasa. “Saya berharap 16 tahun ini bisa kita selangkah lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya,” harapnya.

Bravo Satria Perkasa saat ini memiliki lebih dari 14 ribu satpam yang tersebar di penjuru Nusantara. Dengan slogan one team, one mission, one goal, BSP berusaha menjadi perusahaan jasa pengamanan yang profesional di Indonesia. [roj]

 

11 Jul 2018

Inilah Enam Instruksi Jokowi di HUT Bhayangkara ke-72

KSATRIA| Jakarta–Dalam rangka Peringatan ke-72 Har Bhayangkara tahun 2018, Presiden Joko Widodo menjadi inspektur Upacara Pembinaan Tradisi Polri di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

Dalam pidatonya, Jokowi menginstruksikan enam hal yang harus dilakukan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) jelang menghadapi tantangan mendatang.

Pertama yang diinstruksikan dan disoroti Jokowi adalah soliditas di internal Polri. Menurutnya, soliditas diperlukan agar siap menghadapi masalah di masa depan.
“Saya menginstrukikan seluruh jajaran Polri meningkatkan kinerja, memantapkan soliditas internal, dan profesionalitas Polri dalam memperkokoh menghadapi tantangan,” kata Jokowi.

Selain profesionalisme, Jokowi juga menginstruksikan jajaran Polri memperbaiki setiap kelemahan yang ada terutama dalam proses penegakan hukum.

“Penegakan hukum harus profesional, transparan, dan berkeadilan,” ucapnya.

Jokowi juga memerintahkan seluruh anggota Kapolri Jenderal Tito Karnavian membuang budaya koruptif demi meningkatkan kepercayaan publik kepada Polri.

Jajaran Polri juga diperintahkan selalu mengedepankan pencegahan serta tindakan humanis dalam menghadapi permasalahan sosial.

Dalam menjalankan tugas di lapangan, Jokowi turut memerintahkan Polri selalu berkoordinasi dengan anggota TNI bahkan masyarakat.

“Dengan ikhtiar melakukan perbaikan dan meningkatkan soliditas, profesionalisme, Polri bisa menjadi institusi yang dipercaya rakyat,” tuturnya.

Upacara Peringatan Ke-72 Hari Bhayangkara 2018 dihadiri petinggi negara dan pemerintahan. Sejumlah menteri Kabinet Kerja hadir seperti Menkumham Yasonna Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, KSP Moeldoko, Mensesneg Pratikno, Menperin Airlangga Hartarto, MenKKP Susi Pudjiastuti, dan Jaksa Agung Prasetyo.

Beberapa pejabat lainnya yang hadir seperti mantan wakil presiden Tri Sutrisno, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.[fr]

11 Jul 2018

Presiden Joko Widodo akan Jadi Inspektur Upacara HUT ke-72 Bhayangkara

KSATRIA| Jakarta–Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menjadi inspektur upacara HUT ke-72 Bhayangkara. Puncak acara syukuran ini digelar di Istora Senayan, Jakarta hari ini, Rabu, 11 Juli 2018.

“Kami berulang tahun, ingin berdoa dan introspeksi diri,” kata Karo Penmas Div Humas Polri, Brigjen Muhammad Iqbal dilansir metrotvnews.com, Selasa (10/07).

Rangkaian acara bakal dimulai pada pukul 08.00 WIB. Kapolri Jenderal Tito Karnavian turut mengundang pimpinan MPR/DPR serta sejumlah menteri kabinet. Selain itu, mantan Presiden RI serta kepala kepolisian perwakilan negara sahabat juga dijadwalkan bakal turut hadir.

Menurut Iqbal, perayaan HUT Bhayangkara kali ini sengaja digelar secara sederhana. Namun, acara yang jatuh tiap 1 Juli ini tak menutup semangat kebersamaan dan rasa syukur bagi anggota Polri.

“Kami tidak ingin wah dan terlalu euforia karena beberapa waktu lalu ada rekan kami gugur dalam melaksanakan tugas,” ungkap Iqbal.

Selain menjadi Irup upacara, Presiden Jokowi dijadwalkan bakal meberikan sambutan. Kemudian, sesi penghargaan bakal diberikan kepada anggota Polri terpilih serta bagi anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas.

“Ada penghargaan kenaikan pangkat, pin emas dan perumahan yang diberikan,” jelas Iqbal.

Iqbal menambahkan, Polri bakal selalu dekat dengan aktivitas sipil. Sebab, tugas utama Polri tak selalu penegakan hukum tetapi pelayan dan pengayom masyarakat.

“Kita ingin menyampaikan bahwa ada kesan kita sipil in uniform. Ingin mendorong institusi kepolisian dan SDM yang di dalamnya lebih dekat dengan masyarakat. Ini lah wajah-aajah sipil bahwa polisi di seluruh nusantara harus banyak senyum dan tak arogan,” pungkas Iqbal. [froj]

11 Jul 2018

APSI Gelar Seminar Sekuriti tentang Pengamanan Gedung

KSATRIA| Jakarta—Pameran teknologi dan inovasi gedung Indonesia Building Mechanical Eectrical Expo, Lift Escalator Expo, HVACR and Energy Efficiency, Indosolar, Smart Security Fire & Rescue, Facility Management Security and Safety, Inachem, Steel Building and Metal Structure 2018 diselenggaran di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 11-13 Juli 2018.

Dalam rentetan pameran itu, Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) menggelar seminar sekuriti Indonesia bertema ‘Peningkatan profesionalisme personil sekuriti dalam pengamanan gedung & perusahaan, melalui pemahaman terhadap peralatan sekuriti terkini dan kemajuan Industrial Security Indonesia’.

Pameran diikuti oleh 182 peserta dari dalam dan luar negeri (China, Malaysia, Singapore, Thailand, Philipine, Hongkong, Turkey, Belanda, German, Taiwan, Korea, dan Indonesia), penyelenggara menargetkan pameran berkonsep bussiness to bussiness (B2B) ini akan dikunjungi 15.000 pembeli potensial.

Dalam agenda acara APSI ini, narasumber yang akan mengisi seminar sekuriti ini adalah para praktisi yang berkompeten di bidangnya, bahkan akan hadir sebagai keynote speaker Bapak Satpam Indonesia, Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA dengan tema ‘Peran Manajer Sekuriti dan Manajer Satpam dalam Pengamanan Bisnis Perusahaan’. Acara akan dibuka oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen. Pol. Drs. H. Arkian Lubis S.H., M.Si.

Ada beberapa narasumber lainnya yang akan membahas seputar pengamanan gedung seperti  Irwandi Salim Tjandra (Direktur Consultant Security Indonesia), Deddy El Rashid Sekjen BOMA (Building Owners and Managers Association), Mr. Blawant Singh (CEO Elib Consulting dan Chairman ATISI Malaysia Chapter), Mr. Scottie Kim (CEO Jisung Protech Inc dan Chairman ATISI Korea Chapter), Mr. Andrew Suharli (Overseas Director Jisung Protech Inc) dan A. Azis Said, SE (Ketua APSI).

Seminar sekuriti Indonesia yang digelar oleh APSI ini salh satunya didukung oleh PT. Bravo Satria Perkasa (BSP). Hal ini menjadi komitmen BSP dalam rangka memajukan profesi sekuriti di Indonesia. [froj]

 

 

 

05 Jul 2018

Kapolri Beri Tugas Khusus Kepada Empat Kapolda

KSATRIA| Tangerang– Dalam rangka meningkatkan keamanan Asian Games 2018, Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian memerintahkan 4 Kapolda untuk melaksanakan operasi khusus guna memberantas kejahatan jalanan atau street crime.

Menurut Tito, Kapolda yang diperintahkan menghelat operasi khusus tersebut adalah Kapolda Metro Jaya, Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Jawa Barat, dan Kapolda Banten, pengamanan wilayah jalanan kata Tito, bertujuan untuk ciptakan rasa aman menjelang Asian Games 2018.

“Operasi khusus ini dimaksudkan agar penyelenggaraan Asian Games 2018 berjalan aman,” kata Tito, Rabu (4/07/2018).

Kapolri mengatakan empat Kapolda tersebut diwajibkan melakukan operasi khusus mandiri kewilayahan dan memberi laporan setiap minggu terkait kejahatan jalanan yang ada di wilayah hukum masing-masing Polda.

“Operasi ini harus digelar di beberapa titik seperti di terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara. Jika ada kasus kejahatan yang tidak selesai, akan kami ganti Kapolres, Dirserse maupun Kasat Serse di wilayah itu,” ujarnya.

Meski demikian, Jenderal Tito mengatakan perintah ini juga untuk semua Polda agar penyelenggaran Asian Games bisa aman dan akan memberikan reward kepada seluruh Kapolda yang berhasil mengamankan wilayahnya dari kejahatan selama momentum Asian Games 2018. [roji]

03 Jul 2018

Perayaan Sederhana HUT Bhayangkara akan Digelar Tanggal 11 Juli 2018

KSATRIA| Jakarta–Polri merayakan HUT Bhayangkara ke-72 pada tanggal 1 Juli kemarin. Tak ada upacaya besar saat itu karena Polri masih mengamankan jalannya pilkada serentak.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mereka enggan ada perayaan meriah menyambut HUT Bhayangkara.

“Pada 1 Juli ini masih dalam pengawasan proses pilkada di 171 wilayah, anggota masih banyak di Papua, Kalimantan, Maluku, untuk bawa kotak suara (anggota) jalan kaki,” kata Tito di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/7).

Selain itu, anggota di lapangan juga mengawal penghitungan suara di tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat.

“Oleh karena itu, saya tidak ingin pilkada ini jadi terganggu,” tambah Tito.

Dia menambahkan bahwa pilkada merupakan proses demokrasi yang harus dikawal dengan baik akan semua berjalan dengan lancar.

Sehingga dia tak mewajibkan kepada seluruh jajarannya di wilayah untuk melaksanakan upacara dengan mengumpulkan anggota yang sedang bertugas melakukan pengamanan.

Jenderal bintang empat ini menambahkan, khusus untuk di Mabes Polri, pihaknya akan menggelar acara yang sederhana yang berpusat di Istora Senayan pada 11 Juli mendatang. Rencananya acara itu akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. [ROJI]

Translate »
error: Content is protected !!