Bravo Satria Perkasa
29 Jan 2018

Prof. Awaloedin Djamin: Negara Wajib Berterima Kasih kepada Satpam

KSATRIA, Jakarta–Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) menggelar Gerak Jalan Satpam untuk memeriahkan HUT Satpam ke-37 di lapangan Polda Metro Jaya, Minggu 28 Januari 2018. Acara ini dihadiri oleh Bapak Satpam Indonesia Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA.

Dalam sambutannya, Awaloedin mengatakan bahwa kegiatan olahraga perlombaan satpam ini untuk meningkatkan solidaritas antar satpam dan menjunjung tinggi korps satpam seluruh Indonesia. “Jumlah satpam 500 ribu orang lebih dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya.

Awaloedin juga menegaskan bahwa kehadiran satpam di negeri ini sangat membantu kepolisian dalam menciptakan keamanan di wilayah industri.

“Satpam ikut mengamanknn republik ini, Polri dibantu satpam sebagai fungsi kepolisian, negara ada demonstrasi besar, Pilkada, natal, tahun baru dan lain sebagainya, insyallah akan aman semua berkat satpam aman,” ujarnya.

Awaloedin menegaskan, satpam selalau dibutuhkan selama republik ini ada. Toko, mall, pabrik, wisata, tambang dan lainnya akan aman di wilayah ini karena diamankan oleh satpam.

“Wajib negara ini berterima kasih kepada satpam,” tegasnya. [ROJI]

 

 

29 Jan 2018

BSP Terjunkan Tiga Regu Gerak Jalan Satpam

KSATRIA, Jakarta—Ratusan satpam memadati halaman Polda Metro Jaya, berkaos putih setelah celana biru berbaris untuk siap melakukan gerak jalan yang digelar oleh Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) dalam rangka memeriahkan HUT Satpam ke-37, Minggu 28 Januari 2018.

Menurut Ketua Umum APSI, Azis Said, kegiatan lomba gerak jalan ini merupakan yang ke-15 yang diselenggarakan APSI, “Sejak 15 tahun lalu, APSI yang dulunya AMSI ini secara konsisten menggelar lomba gerak jalan satpam,” papar Azis.

Dalam perlombaan gerak jalan satpam tahun ini, peserta dari anggota satpam yang ada di BUJP di Jakarta. Sebanyak 22 tim berregu dan 64 perorangan. Acara pelepasan kontingen dibuka oleh Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA.

Sementara itu PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) juga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program tahunan ini. Hal ini nampak dari lengan kaos peserta terdapat logo BSP. Tak hanya itu, BSP juga menerjunkan 3 tim regu dan 10 perorangan. [ROJI]

 

 

 

29 Jan 2018

APSI Selenggarakan Gerak Jalan Satpam ke-15

KSATRIA, Jakarta–Memeriahkan HUT Satpam ke-37, Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) menggelar loma gerak jalan satpam di Polda Metro Jaya, Minggu 28 Januari 2018. Lomba ini merupakan program tahunan APSI.

Menurut Ketua Umum APSI, Azis Said, kegiatan lomba gerak jalan ini merupakan yang ke-15 yang diselenggarakan APSI, “Sejak 15 tahun lalu, APSI yang dulunya AMSI ini secara konsisten menggelar lomba gerak jalan satpam,” papar Azis.

Azis juga menambahkan, sejak 15 tahun lalu APSI juga mengadakan turnamen Bola Voly Awaloedin Djamin Cup, namun sejak 3 tahun lalu tim voli makin berkurang sehingga ditiadakan. Sebagai gantinya, APSI akan menggelar perlombaan karate satpam secara nasional.

“Kita kerjasama  dengan FORKI pada tanggal 16-18 Maret 2018 akan diadakan perlombaan karate satpam di GOR Universitas Terbuka Banten, untuk itu satpam yang memiliki karate cabang apa saja silakan mengikuti kejuaraan yang akan kita adakan,” tegasnya.

Dalam perlombaan gerak jalan satpam tahun ini, peserta dari anggota satpam yang ada di BUJP di Jakarta. Sebanyak 22 tim berregu dan 64 perorangan. Acara pelepasan kontingen dibuka oleh Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA.

“Terimaka kasih kepada sponsor yang selalu mendukung kegiatan APSI, kegiatan ini sebagai bentuk kepeduliaan untuk kemajuan industrial security di Indonesia,” jelasnya. [ROJI]

 

26 Jan 2018

Pembinaan Satpam BSP di Kantor Baru OJK Medan

KSATRIA, Medan–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Medan menempati gedung baru. Sebagai rekanan pengamanan, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) melakukan konsolidasi untuk meningkatkan keamanan gedung OJK pada Kamis 25 Januari 2018.

Head of Area Sumatera I PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Yudhi Erlambang mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas prima pengamanan di lingkungan kantor OJK yang baru ini. “Komitmen BSP sebagai rekanan pengamanan untuk memberikan satpam dengan layanan prima,” katanya kepada JurnalSecurity.com.

Untuk itu, anggota personil security BSP mendapatkan pengarahan langsung dari pria yang juga Ketua I BPD-Abujapi Sumatera Utara ini. Pengarahan terkait pemantaban SOP Satpam sebagai faktor pendukung fungsi pengamanan di lokasi tugas.

“Jumlah personil yang mengikuti pengarahan di kantor OJK sebanyak 10 personil,” katanya.

Yudhi berharap, ke depan seluruh anggota satpam OJK Medan dapat melaksanakan tugas sesuai SOP. Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi secara berkala terkait pelaksanaan tugas pengamanan sehingga lingkungan OJK KR5 Medan dapat berjalan maksimal serta meminimalisasi keluhan dari pengguna jasa. [ROJI]

19 Jan 2018

5 Tips Selamatkan Diri saat Terjadi Bencana Gedung Runtuh

KSATRIA, Jakarta–Bangunan runtuh atau ambruk bisa menjadi bencana yang memakan banyak korban, terutama bila terjadi di gedung yang sibuk dan banyak orang berlalu lalang. Bencana ini juga dapat terjadi dalam waktu yang sangat cepat dan tidak terduga.

Insiden mengerikan runtuhnya balkon atau selasar lantai 1 di Tower 2, Gedung Bursa Efek Indonesia, yang terjadi Senin (15/1), membuat kita semua bersimpati terhadap para korban.

Lalu, apa yang harus kita lakukan saat menghadapi situasi seperti ini?

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menyelamatkan diri ketika terjadi bencana gedung runtuh.

  1. Selalu hafalkan jalur-jalur evakuasi

Dimanapun kamu berada, selalu hafalkan jalur evakuasi. Hal ini akan berguna ketika gedung atau bangunan tempat kamu berada mengalami bencana, tidak hanya gedung runtuh tapi juga kebakaran atau gempa bumi.

  1. Tetap tenang ketika terjadi bencana

Panik hanya akan menghabiskan tenagamu dan membuat bingung, sehingga mengganggu upaya untuk menyelamatkan diri. Saat terjadi bencana, tetaplah tenang sambil berusaha untuk sembunyi di tempat aman atau keluar dari gedung.

  1. Jangan gunakan lift

Saat terjadi bencana di dalam gedung, hindari menggunakan lift. Lift pada waktu bencana malah bisa menjadi perangkap. Ketika gedung runtuh, kabel lift bisa putus dan lift akan jatuh. Selalu gunakan tangga, terutama tangga evakuasi.

  1. Berlindung di bawah meja bila tidak bisa keluar gedung

Bila tidak bisa keluar, segeralah bersembunyi di bawah meja dan berpeganganlah pada kaki meja. Menunduk dan lipat tubuhmu selama berada di bawah meja.

  1. Lindungi pernapasan

Ketika gedung runtuh, ada banyak sekali debu berterbangan dan debu tersebut bisa mengandung racun atau serpihan-serpihan tajam yang berbahaya bila terhirup. Karena itu, lindungi hidung dan mulutmu. Bila tidak ada masker, gunakan pakaianmu. []

Sumber: kumparan

 

19 Jan 2018

Pembinaan Service Exellent Satpam BSP RS PKU Muhammadiyah Gombong

KSATRIA, Gombong—Dalam rangka meningkatkan kualitas kemampuan satuan pengamanan (Satpam) di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong, PT Bravo Satria Perkasa (BSP) yang menjadi vendor pengamanannya membina personil anggotanya dengan tema Service Exellent.

Menurut Heru Wibowo.S.Sos.I.MM yang juga Head of Area Jawa 2 PT. Bravo Satria Perkasa ini menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas satpam di lingkungan rumah sakit agar memiliki layanan terbaik, baik untuk kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.

“Kegiatan pembianaan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas satpam kami, yang bekerja di lingkungan rumah sakit,” ujarnya, Jumat (19/1/2018).

Kegiatan pembinaan yang diikuti oleh sekitar 17 anggota satpam ini dipimpin langsung oleh pria yang juga Ketua Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (DPD-APSI) Jawa Tengah ini. Para satpam bersemangat mengikuti rangkaian pembinaan ini.

Heru berharap, kegiatan pembianaan ini benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh anggota Satpam BSP untuk meningkatkan kualitasnya dalam rangka meningkatkan kualitas profesionalisme satpam. “Saya yakin pembinaan ini akan memberikan nilai plus untuk satpam yang bekerja di lapangan,” tegasnya. [ROJI]

 

 

17 Jan 2018

Walkthrough Metal Detector sebagai Sistem Keamanan Gedung

KSATRIA (BSBP)–Sebuah gedung atau kantor tentunya harus memiliki sistem keamanan yang baik agar tercipta lingkungan yang aman dan tertib. Sehingga orang-orang yang ada di dalam gedung tersebut akan terjaga keselamatannya. Selain tugas dan peran satpam dalam menjaga keamanan, diperlukan juga berbagai alat-alat atau sistem keamanan yang digunakan serta diimplementasikan dengan baik dan benar.

Sistem keamanan pada gedung merupakan standarisasi yang harus diterapkan sebagai fasilitas keamanan dan kenyamanan pemakai gedung. Kebutuhan keamanan bisa dipenuhi salah satunya dengan mengunakan Walkthrough Metal Detector atau pintu deteksi metal, dengan sistem keamanan yang terintegrasi tersebut sangat membantu meminimalisir sebuah masalah sistem keamanan dalam gedung atau ruangan dari bahaya adanya orang lain yang masuk tanpa seizin pemilik.

Walkthrough Metal Detector adalah alat berupa pintu pendeteksi yang dipasang di depan pintu masuk gedung-gedung atau area penting, dimana walk through metal detector berfungsi untuk mendeteksi setiap orang yang masuk apakah membawa barang-barang berbahaya atau tidak, khususnya barang berbahaya yang terbuat dari metal atau logam, seperti pistol, senjata tajam, bom, granat, dll.

Walkthrough Metal Detector ini juga dilengkapi dengan digital filtering dan anti-interference sehingga sangat cocok jika ditempatkan pada area publik yang ramai tanpa tergangu oleh berbagai external signal / gelombang. Untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminal.

Jika alat tersebut dipasang serta deprogram dengan benar, maka tentu tidak mudah untuk para oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan aksinya. Jika bisnis anda bergerak di bidang usaha perkantoran ataupun bangunan property, tentu alat ini menjadi pilihan yang sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan anda khususnya di bidang sistem keamanan. [ROJI]

Sumber: alatuji.com

 

17 Jan 2018

Tragedi Gedung BEI, Pembangunan Wajib Memperhatikan Tiga Hal ini

KSATRIA (BSP)–Tragedi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ambruk menelan korban. Selasar Mezzanine yang berada di Tower II rubuh saat para mahasiswa yang sedang study tour bergerombol di selasar itu.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis H Sumadilaga mengatakan setiap gedung wajib memperhatikan tiga aspek dalam pembangunannya.

Pertama, sebuah gedung harus memiliki aspek keamanan dalam bangunannya. Itu artinya, konstruksi bangunan yang dibuat harus memiliki jaminan keamanan bagi penggunanya. “Ini harus kita cek. Karena menyangkut keselamatan semua orang,” ujarnya dilansir JawaPos.com, Senin (15/1).

Kedua adalah menyangkut aspek keselamatan. Aspek tersebut meliputi keselamatan dalam operasional gedung tersebut. “Nah, ini bagaimana liftnya, kemudian saat terjadi kebakaran seperti apa,” terangnya.

Terakhir, setiap gedung juga wajib memperhatikan aspek kenyamanan dalam penggunaannya. “Kenyamanan itu bagaimana orang bekerja di gedung tersebut,” sambungnya.

Terkait kejadian di Gedung BEI, pihaknya turut prihatin atas musibah yang terjadi. Meski demikian, pihaknya berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut agar dikemudian hari tidak terulang kembali.

“Kami Kementerian PU sangat prihatin ini terjadi. Pak menteri juga sangat konsen atas apa yang terjadi, apalagi ini gedung bursa efek Indonesia, kami segera menyiapkan tim. Kami harus melihat secara detil penyebabnya,” tandasnya. [ROJI]

Translate »
error: Content is protected !!