Bravo Satria Perkasa
28 Nov 2017

HUT Satpam ke-37, Polres Tegal Kota Adakan Lomba Satpam

KSATRIA, (BSP)–Memperingati hari ulang tahun (HUT) Satpam ke-37 Polres Tegal Kota menggelar lomba tarik tambang, voli dan sepeda santai yang diikuti puluhan satpam, satpol PP dan Polsus di Kota Tegal. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Tegal Kota, Sabtu (25/11).

Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa melalui Kasat Binmas AKP Efi Wijayatni mengatakan, kegiatan lomba ini sebagai ajang silaturahmi para kesatuan pengamanan atau security sebagai salah satu mitra dan binaan polisi.

“Satpam dibina oleh pihak kepolisian, dan berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban di sejumlah instansi maupun perusahaan. Satpam merupakan mitra polisi dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan sekitar,” ungkap Efi dikutip vimanews.com.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, selain dapat meningkatkan solidaritas juga sekaligus dapat membangun koordinasi dalam menjaga keamananan instansi atau perkantoran di Kota Tegal.

“Selain lomba tarik tambang, volly dan sepeda santai, juga diadakan lomba pekan disiplin satpam yang pemenangnya akan diumumkan pada Upacara HUT Satpam bulan Desember mendatang, “pungkas Efi. [ROJI]

27 Nov 2017

Mengenal Jenis Alat Pemadam Kebakaran dan Fungsinya

Jenis Alat Pemadam Kebakaran dan Fungsinya

Berikut ini berbagai perbedaan jenis alat pemadam kebakaran beserta fungsinya dan beberapa jenis bahan yang terbakar. Alat Pemadam Api dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sesuai dengan jenis bahan yang terbakar seperti:

– Jenis Api kelas A, bahan yang terbakar adalah Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
– Jenis Api kelas B, bahan yang terbakar adalah Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
– Jenis Api kelas C, bahan yang terbakar adalah Benda Gas (Elpiji, Tinner)
– Jenis Api kelas D, bahan yang terbakar adalah Logam (Magnesium, Misiu)
– Jenis Api kelas E, bahan yang terbakar adalah Electrikal (Dinamo, Motor Listrik)

Alat Pemadam Kebakaran

Berikut ini pembagian jenis Alat Pemadam Kebakaran beserta Fungsinya:

1. APAR atau Alat Pemadam Api Ringan merupakan alat pemadam kebakaran yang mudah untuk dibawa dan dapat dioperasikan satu orang. yang dilengkapi Alat Pengukur Tekanan (Pressure Gauge) yang berfungsi untuk menunjukkan tekanan pada tabung. Hal tersebut dapat membantu memudahkan kita untuk dapat mengontrol kinerja dari tabung pemadam. Untuk ukurannya Alat Pemadam Api Ringan memiliki berat dari 1-9Kg. Khusus untuk Tabung Pemadam Api berisi Carbon Dioxide memiliki berat 2-7Kg (Standar).

Ada tiga Alat Pemadam Api Ringan seperti:
– Foam
– Dry Chemical Powder
– CO2 (Carbon Dioxide)

APAR FOAM
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)

APAR DRY CHEMICAL POWDER
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik)

APAR CO2
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik)

2. Alat Pemadam Api Portable merupakan alat pemadam api dapat dengan mudah dibawa dan dapat dioperasikan oleh satu orang saja. Salah satu contohnya adalah Fire Stop – Alat Pemadam Api Mini Portable. Alat Pemadam Api Fire Stop dapat digunakan untuk memadamkan api kecil. Umumnya Alat Pemadam Api Portable memiliki berat 1-2kg dan hanya dapat digunakan sekali pakai atau tidak dapat di isi ulang kembali.

3. Thermatic System (System Sprinkler) atau Alat Pemadam Api Thermatic merupakan Alat Pemadam Api Otomatis. Untuk Thermatic System terpasang secara modulair yang terdapat di plafon. Pemasangan dan banyaknya modul dapat disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan ruangan yang akan dilindungi. Alat Pemadam Api Otomatis ini akan berfungsi jika ada asap atau adanya api yang menyala dan terdeteksi oleh sensor.

Alat Pemadam Api Otomatis yang terpasang dalam satu ruangan akan berfungsi secara bersamaan dikarenakan pada ujung sprinkler untuk alat ini sudah dilengkapi dengan Actuator yang merupakan sistem elektronik. Alat ini memiliki fungsi sebagai Thermatic yang artinya bila adanya kegagalan fungsi elektronik, maka akan tetap bekerja dari panas temperatur ± 68°C.

4. Trolley merupakan Alat Pemadam Api Berat (APAB) yang memiliki Roda. Alat Pemadam Api ini dilengkapi Regulator yang berfungsi untuk mengatur tekanan dari gas CO2/N2. Alat Pemadam Api ini umumnya ditempatkan di area pengisian bahan bakar. Untuk Tabung Pemadam Api ini memiliki berat dari 20-80 Kg dan harus dioperasikan oleh 2 orang atau lebih. Khusus bagi Alat Pemadam Api yang memiliki isi Carbon Dioxide memiliki ukuran berat dari 9-45Kg (Standar).

5. Hydrant merupakan Alat Pemadam Api yang berfungsi sebagai sumber air untuk memadamkan api saat terjadinya kebakaran. Umumnya Hydrant terletak di area tertentu di trotoar. Hydrant memiliki bentuk standar dan memiliki tanda khusus untuk setiap Hydrant. [BBS]

23 Nov 2017

Polres Parepare Bentuk Panitia HUT Satpam ke-37

KSATRIA (BSP)–Polres Parepare menggelar rapat pembentukan panitia, ini dalam rangka memperingati Hut Satpam Ke-37 Tahun 2017, bertempat di Gedung Baruga Pratistha, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, rabu (22/11/2017).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas, Akp Syarifuddin di dampingi Kaur Bin Ops Sat Binmas Ipda Marino, S.Pd, S.Pd.i, S.Sos, S. H, M.H Bersama PS. Kanit Binkamsa Aiptu Fredrik dan personil Sat Binmas serta di ikuti oleh Delapan Belas Perwakilan dari pimpinan Instansi bagi pengguna Satpam diwilayah hukum Polres Parepare.

Kasat Binmas, Akp Syarifuddin mengatakan pembentukan panitia ini, dalam rangka HUT Satpam yang ke 37 tahun 2017 yang akan di laksanakan tanggal 30 Desember 2017. Karena mengingat Hari Ulang Tahun itu sangat penting, kita harus persiapan sudah jauh-jauh sebelumnya melakukan kegiatan pembentukan panitia, baik pelaksanaan upacara maupun rangkaian kegiatan seperti anjangsana di rumah Satpam yang sakit, penilaian kepada Satpam, pertandingan Bola Voli, Senam Tongkat, Beladiri Polri, Senam Borgol, lomba Keterampilan, Bakti Sosial serta Donor Darah.

Lebih lanjut, Akp Syarifuddin menjelaskan kegiatan ini sudah harus kita rapatkan untuk di musyawarahkan bersama semua panitia, selain kita libatkan diluar anggota polri, kita juga melibatkan dari pengguna Satpam. Sebagai panitia pelaksana upacara nantinya, harapan saya mari kita sama-sama untuk bekerjasama mensukseskan kegiatan ini, tanpa dukungan para bapak kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik. [ROJI]

01 Nov 2017

Korbinmas Baharkam Mabes Polri Jalin Kerjasama dengan BPD-Abujapi Jatim

KSATRIA, BSP–Dalam rangka menjalin hubungan komunikasi positif antara anggota badan usaha jasa pengamanan (BUJP) di wilayah Jawa Timur, Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Jatim menggelar tatap muka bersama Binpotmas Korbinmas Baharkam Mabes Polri, Brigjen Pol Drs. Istiono M.H.

Turut hadir dalam giat yang diadakan di gedung Politeknik Penerbangan, Jalan Jemur Handayani, yaitu Dir Binmas Polda Jatim Kombespol Drs. Gamar, Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Elijas Hendra, SIK dan BPD-ABUJAPI Jatim Rudi Dwi Santoso, SH.MH serta tamu undangan dari BUJP Se – Jatim. Selasa (31/10).

“Silaturahmi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) wilayah Jatim adalah untuk menampung harapan, keinginginan sekaligus mengaudit perusahaan dan manajemen mereka, dikarenakan BUJP merupakan mitra Polri di dunia usaha jasa pengamanan,” tegas Brigjen Pol Drs. Istiono M.H. kepada awak media

Mantan Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung itu juga menambahkan apabila nanti di temukan BUJP yang tidak mematuhi aturan akan di berikan teguran sampai pencabutan ijin usahanya.

“Kalau nanti Polda menemukan BUJP tidak mematuhi aturan akan di berikan teguran apabila tidak mengindahkan dua sampai tiga kali akan kita cabut ijin usahanya,” tambahnya.

Kedepan Binmas Polda Jatim akan akan membuat aplikasi berbasis android yang bisa di akses BUJP dan masyarakat, sehingga akan memudahkan Binmas Polda Jatim memonitoring semua BUJP yang ada di Jatim.

Sementara itu, Ketua BPD-ABUJAPI Jatim Rudi Dwi Santoso, SH.MH menjelaskan, saat ini anggota BUJP yang sudah bergabung pada ABUJAPI di Jawa Timur sebanyak 283 perusahaan yang aktif tidak lebih dari 200 anggota.

 

Translate »
error: Content is protected !!