Bravo Satria Perkasa
21 Jun 2017

Dirut BSP: Ramadhan Momen Tingkatkan Taqwa dan Amal Kebaikan

KSATRIA, (BSP)–Jelang liburan lebaran Idul Fitri 2017, Head Office PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar buka bersama seluruh direksi, staf dan karyawan di Persada Executive Club Jakarta pada Jumat, 16 Juni 2017.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo mengajak kepada seluruh keluarga besar BSP untuk bersyukur karena diberi kesempatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah Ramadhan tahun 2017.

Joko menambahkan, tema buka bersama pada ramadhan tahun 2017 ini adalah “Mari kita tingkatkan ketaqwaan dan amal kebaikan”. Ia berharap momentum ramadhan harus menjadi penyemangat untuk berbuat kebaikan, terutama optimalisasi dalam menjalankan tugas-tugas.

“Semangat menjalankan puasa harus kita terapkan dalam kegiatan kita di perusahaan dalam hal ini BSP, dari seluruh jajaran dan semuanya. Peningkatan kepeduliaan terhadap perusahaan lebih ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Menurut lelaki yang juga aktif sebagai Ketua I Bid. Organisasi dan Keanggotan di BPP-ABUJAPI ini, jika BSP mampu mempedulikan kita dalam hal apapun sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan pemerintah, maka sepatutnya kita memberikan yang terbaik untuk BSP ke depan.

Kegiatan buka bersama ini juga Joko digunakan untuk saling mengingatkan, terutama tentang pentingnya quick respone dalam setiap aktivitas yang ada, baik dari sisi internal, eksternal maupun antar departemen yang ada.

“Masing-masing dari kita harus cepat merespon setiap persoalan yang terjadi, bila ada sesuatu hal terjadi maka harus segerap merespon untuk penyelesaiannya,” tuturnya.

Joko menambahkan, respon cepat untuk eksternal adalah para klien yang menjalin hubungan dengan BSP. “Tanpa klien kita bukan apa-apa, mereka penting bagi kita karena itu layanan cepat untuk mereka harus kita prioritaskan,” ujarnya.

Sikap berikutnya adalah sikap mawas diri dalam mengemban tugas, mengetahui peran tugas di masing-masing departemen juga akan meningkatkan kualitas produktivitas kita. Joko juga menambahkan sikap beriktunya adalah ikhlas dan istiqomah.

Di akhir paparannya, Joko menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh tim, karena dari ujung barat Aceh hingga ujung timur Papua, telah mendapatkan tunjangan hari raya (THR). “Hari ini, kita semua bisa tersenyum karena dari ujung barat hingga timur telah mendapatkan THR,” paparnya.

“Saya berharap acara ini menjadi doa dan permohonan kita semua, semoga Tuhan bersama kita, dan terwujud perusahaan yang kokoh dan berkembang menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ustadz H. Edi Sudrajat dalam ceramah agamanya menjelaskan, konsep kekeluaragaan dalam perusahaan ini harus terus ditingkatkan. Antarbagian didalamnya saling menopang dan saling mengisi, sehingga menjadi big family dalam satu tujuan.

“Subhanallah, kita masuk perusahaan yang punya satu tujuan merangkul anggota untuk menjadi big family yang dapat ridlo dari Allah. Perusahaan ini bidang jasa, kepedulian dan manfaatnya harus lebih besar lagi. Rasulullah mengatakan, sebaik-baik manusia diantara kalian adalah yang paling banyak manfaatnya bagi yang lain,” tuturnya. [ROJI]

 

15 Jun 2017

Tingkatkan Kualitas Ramadhan, BSP Gelar Tausiyah setiap Rabu

KSATRIA, (BSP)—Bulan Ramadhan ditunggu kedatangannya oleh umat Islam, karena di dalamnya terdapat keistimewaan. Seluruh amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya jika dilakukan dengan keikhlasan.

Menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) tak ingin melewatkan momentum penuh berkah ini. Sebelum puasa tiba, seluruh karyawan, staf dan direksi di kantor pusat menggelar acara silaturahim dan saling memaafkan pada tanggal 24 Mei 2017 sore.

Menurut Ketua Panitia Ramadhan Agus Kartiwa, kegiatan syiar Ramadhan ini diselenggarakan setiap tahun sekali. Tujuannya agar bulan penuh berkah ini benar-benar bisa diisi dengan kegiatan positif. Salah satunya adalah menyelenggarakan pengajian pekanan, tepatnya setiap Rabu setelah shalat Dhuhur berjamaah selama Ramadhan.

Agus menjelaskan, beberapa ustadz yang mengisi tausiyah hari Rabu adalah sebagai berikut: 31 Mei Ustadz Mas’ud dari Bekasi, 07 Juni Ustadz Abdullah Fathoni dari Kalibata, 21Juni KH. Darma Agusnan Putra SE dari Bogor.

Sedangkan untuk acara buka bersama pada Jumat, 16 Juni 2017 akan diisi oleh Ustadz H. Edy Sudrajat dari Bogor  dengan tema Ramadhan 2017 ini adalah “Mari Kita Tingkatkan Ketaqwaan dan Amal Kabaikan”. [ROJI]

 

12 Jun 2017

Polisi dan Satpam Siap Amankan Perkampungan yang Ditinggal Mudik

KSATRIA, (BSP)–Jelang lebaran 2017, polisi akan membantu pengamanan di area perumahan yang ditinggal mudik oleh pemiliknya. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya akan melakukan sejumlah pengamanan di perkampungan hingga pertokoan yang ditinggal penghuninya.

“Seperti biasanya kami kedepankan untuk bagaimana mengorganisasikan pengamanan di perumahan, pusat pertokoan, kemudian di perkampungan apabila meninggalkan lokasi dalam kaitan tujuan mudik,” jelasnya seperti dilansir arah.com.

Untuk pengamanan perumahan dan pertokoan, Rikwanto menjelaskan akan berkoordinasi dengan satpam setempat. Melalui koordinasi itu, satpam akan diberikan arahan-arahan jika melihat sesuatu yang tidak wajar di lingkungannya.

“Kalau komplek perumahan ada satpamnya kami akan briefing untuk beri tahu teknis keamanan yang baik. Siapa yang pulang dan datang harus dicatat. Apabila ada yang masuk ke pemukiman tersebut dengan mengaku saudara atau apa, itu wajib diwaspadai,” jelasnya.

Rikwanto juga mengatakan agar Satpam tetap melakukan komunikasi dengan polisi. “Apabila butuh bantuan polisi kami akan tingkatkan pengamanan disitu,” katanya.

Sementara untuk lingkungan perkampungan, polisi meminta agar sistem keamanan dari masyarakat, siskamling, harus mampu bergerak dan bekerja sama dengan polisi.

“Untuk perkampungan pedesaan yang meninggalkan rumahnya mudik, ini kita harapkan polisi dan masyarakat bekerja sama. siskamling ditumbuhkan. Khususnya bagi yang tidak mudik,” ujarnya. [ROJI]

09 Jun 2017

TNI akan Kerahkan Pesawat Pengintai di Maluku Utara

KSATRIA, (BSP)–Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan mengerahkan pesawat pengintai yang beroperasi di Maluku Utara (Malut), guna mengantisipasi terjadinya ancaman terorisme yang masuk di wilayah ini.

“Kami akan luncurkan pesawat jenis Boeing guna mengintai adanya gerakan radikalisme di Malut,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat kunjungan kerjanya di Ternate, Kamis (8/6/2017), seperti dilansir Antara.

Pengerahan pesawat pengintai ini akan disertai dengan penambahan kapal-kapal untuk melakukan patroli laut di berbagai titik yang dianggap rawan masuknya teroris, terutama di wilayah Kabupaten Pulau Morotai sebagai salah satu daerah terluar. Bahkan, TNI juga bakal menambah pembangunan pangkalan militer di sejumlah wilayah terluar di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku.

Dia mengatakan, jika telah dibangun pangkalan militer di Pulau Morotai, maka sejumlah alutsista khusus pengamanan wilayah perbatasan akan ditempatkan di Pulau Morotai.

Program Presiden Joko Widodo ini akan direalisasi setelah pembangunan pangkalan militer di Pulau Natuna wilayah barat laut Kalimantan selesai.

“Jadi dalam program yang disampaikan oleh Presiden Jokowi bahwa Morotai merupakan pulau yang akan kita bangun pangkalan militer dengan beberapa kekuatan alutsista yang ada, tetapi berdasarkan pelaksanaan tahapan-tahapan, yang utama tadi di Natuna sedang dilaksanakan, habis di Natuna kita akan ke Morotai,” katanya.

Ia mengatakan, pengamanan ini tentunya tidak hanya dilakukan NI/Polri, tetapi perlu dukungan masyarakat dan para ulama  sehingga bisa menangkal masuknya teroris di Malut. Dia menyebutkan, sejarah kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari perjuangan para kiai dan ulama. Menurutnya, saat ini kiai dan ulama diyakini dapat menjadi pemersatu umat beragama.

“Bangsa Indonesia merdeka karena peran aktif para kiai dan ulama bersama-sama dengan umat agama lain, berbagai macam suku berjuang bersama-sama sehingga Indonesia menjadi bangsa yang hebat dalam meraih kemerdekaan,” ujar Gatot.

Menurut Gatot, saat ini banyak masyarakat yang mulai terpecah dalam berbagai kelompok tertentu. Sebagian dari kelompok tersebut ada yang merasa lebih baik dan merasa lebih banyak berjasa bagi Indonesia.

Gatot mengingatkan, perjuangan para kiai dan ulama di masa awal kemerdekaan merupakan contoh yang harus ditiru hingga saat ini dan para kiai dan ulama berhasil menyatukan berbagai kemajemukan masyarakat Indonesia. [ROJI]

03 Jun 2017

Bugar Bekerja Meski Puasa

KSATRIA, (BSP)–Marhaban yaa ramadan…Tak kerasa sudah sepekan puasa berjalan. Meski kondisi puasa, bekerja tetap harus semangat untuk melakukan aktivitas dan kegiatan seperti biasanya, jangan alasan puasa jadi tidak produktif karena lapar. Berikut ada tips untuk tetap bugar meski dalam keadaan puasa:

1. Hindari makan makan terburu-buru saat buka, karena dengan makan terburu-buru saat buka maupun sahur, Anda akan dihadapkan pada masalah pencernaan. Cukup makan dengan perlahan sehingga kondisi pencernaan Anda dapat lebih terjaga.

2. Hindari makanan yang banyak mengandung minyak dan kambing, terutama jenis makanan yang mengandung daging merah secara berlebihan. Pada kandungan tersebut akan meningkatkan asam lambung dalam perut Anda sehingga menyebabkan mual dan muntah. Hal ini pastinya akan mengganggu Anda saat bekerja.
3. Perbanyak jumlah protein saat sahur, seperti Ayam tanpa kulit, telur, susu, ikan, tahu dan semacamnya. Saat melakukan aktivitas kerja, yang paling banyak terserap adalah sumber protein kita, maka harus digantikan segera dengan sumber kandungan protein yang mumpuni.
4. Minumlah air putih sebanyak mungkin agar Anda terhindar dari dehidrasi, utamanya bagi Anda yang bekerja di lapangan dan sering terkena sinar terik matahari. Setidaknya setiap hari mengkonsumsi 35 ml air saat sahur dan berbuka.
5. Jus buah saat berbuka menjadi asupan yang akan menambah nutrisi dalam tubuh, yang hilang selama 12 jam. Buah-buahan segar akan memberikan kandungan vitamin yang banyak dan baik bagi stamina tubuh saat bekerja. [ROJI]
03 Jun 2017

4.165 Personil Amankan Kedatangan Presiden di Malang

KSSATRIA, (BSP)–Rencana kunjungan Presiden RI, Joko Widodo, ke Malang, disikapi dengan pengamanan khusus dari aparat terkait.

Sejumlah personel TNI-Polri dan satuan lain berjumlah 4.165 pasukan menggelar apel gelar pasukan di lapangan Rampal, Kota Malang untuk kedatangan tamu VVIP itu Jumat (2/6).

Danrem 083/Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono, sebagai Dansatgaspamwil, mengatakan, pada seluruh anggota yang terlibat agar memegang teguh komitmen dalam pengamanan presiden.

Hal itu sebagai bentuk pertaruhan nama baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Pahami tugas pokok yang menjadi tanggung jawab masing-masing satuan. Kedepankan tindakan preventif dan tindak tegas terhadap upaya dari pihak-pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran kegiatan RI 1 di wilayah Malang,” katanya.

Setelah menggelar apel gelar pasukan, setiap anggota melaksanakan gladi bersih pengamanan kunjungan Presiden Jokowi sesuai rute dan pos yang ditentukan.

Seperti diketahui, Jokowi dijadwalkan datang ke Malang hari ini, Sabtu (3/6) Juni untuk menghadiri beberapa acara di SMK Gondanglegi dan Universitas Muhammadiyah Malang. [ROJI]

 

Translate »
error: Content is protected !!