Bravo Satria Perkasa
30 Apr 2017

Rapimnas ABUJAPI 2017 Bangun Sinergi Kompetensi BUJP

KSATRIA, (BSP)–Dalam amanat Kapolri Tito Karnavian saat ulang tahun Satpam ke-36 menegaskan bahwa satpam adalah anak kandung dari Polri. Untuk itu, keberadaan satpam sangat strategis untuk menciptakan lingkungan industri yang aman dan nyaman.

Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) sebagai organisasi gabungan dari perusahaan-perusahaan yang membidangi jasa pengamanan memiliki tanggung jawab besar terhadap keberadaan satpam di bawah naungan badan usaha jasa pengamanan (BUJP).

Ketua Panitia Rapimnas ABUJAPI III, Joko PN Utomo mengatakan, kegiatan Rapimnas ini sebagai bentuk komitmen para BUJP untuk memajukan satpam ke depan. “Rapimnas ini akan membahas tentang Penguatan Organisasi, Regulasi Support, Business Support dan Stakholder Colaboration,” katanya di Yogjakarta.

Joko menambahkan, Rapimnas ABUJAPI III diselenggarakan pada tgl 27-29 April 2017 di Yogjakarta. Kegiatan ini untuk meneguhkan kembali komitmen BUJP untuk lebih profesional lagi dalam mengelola industri security dan anggota satpamnya.

Rapimnas ABUJAPI III memiliki tagline ‘ABUJAPI Golden Way 2017 – 2022’ ini mengusung Tema besar : “Meneguhkan peran ABUJAPI melalui sinergi dan kompetensi profesi menuju BUJP Nasional yang tangguh dan Profesional’.

Menurut Joko, kegiatan Rapimnas ABUJAPI III ini akan dihadiri oleh 24 perwakilan dari seluruh Indonesia. Di mana sebelumnya, beberapa wilayah telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), seperti di Sumatera Selatan, Jambi, Aceh, Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Banten, dan Kalimantan Barat.

Adapun rangkaian Rapimnas ABUJAPI III ini akan dibuka langsung oleh Kakor Bimas Mabes Polri Irjen Pol. Drs. Arkian Lubis pada Kamis, 27 April 2017, sekaligus juga akan mengisi materi tentang penguatan peran ABUJAPI sebagai mitra Polri.

Selain itu, ada juga pembekalan dari Dewan Pendiri ABUJAPI Irjen Pol. (Purn)H.M. Hindarto, M,Si, dan Presentasi tentang Rancangan Usulan Program Kerja BPP ABUJAPI oleh Ketua Umum ABIJAPI Bpk. Budi Rianto SH.

Pada Rapimnas ini juga akan membahas isu-isu strategis,  Misalnya saja soal Perijinan BUJP, keanggotan BUJP, Kartu anggota satpam, Standart Pengupahan SATPAM, dan lain sebagainya.

Diakhir kegiatan Rapimnas ABUJAPI ini akan ada kunjungan kerja ke pabrik tekstil SRITEX di Sukoharjo Solo Jawa tengah. Harapannya seragam satpam yang dikeluarkan perusahaan BUJP se Indonesia, akan memiliki standar mutu serta warna yang sama semua.

“Kami berharap, kegiatan Rapimnas ABUJAPI III ini bisa memberikan yang terbaik untuk para satpam dan industrial security  di Indonesia menjadi lebih profesional lagi,” tutur lelaki yang juga Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa ini.

Untuk menciptakan suasana kekeluargaan diantara pengurus ABUJAPI, panitia juga menggelar Family Gathering (Istri & anak Keluarga Besar ABUJAPI) untuk lebih mengikat bathin dari seluruh pengurus, baik itu dari BPP maupun BPD, “Agar lebih harmonis dan kuat lahir bathin dalam membangun organiaasi ini,” ujar Joko PN Utomo  sang Ketua OC RAPIMNAS III ini. [ROJI]

18 Apr 2017

62 Ribu Pasukan Gabungan Siap Amankan Pilkada DKI

KSATRIA, (BSP)–Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan pihak keamanan telah berkoordinasi untuk mengamankan penyelenggaraan pilkada DKI putaran kedua, 19 April 2017. Kapolri menyebut setidaknya 62 ribu personel keamanan diturunkan.

“Personel gabungan dari Polri, TNI, dan Linmas,” kata Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavan di sela acara Pembekalan Pengamanan Pilkada DKI, Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017).

Sebagian personel diterjunkan di tiap-tiap TPS, sebagian lainnya berpatroli di wilayah-wilayah teridientifikasi berpotensi mengalami gangguan keamanan. Rinciannya dari 62 ribu perseonel tersebut, 20 ribu anggota Polri, 15 ribu personel TNI, dan sekitar 26 ribu anggota Linmas.

“Dan kekuatan kita yang standby ada 10 ribu dari Polri dan 1.500 (personel) yang ada di bawah kendali dari Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya,” jelas Tito.

Tito meyakinkan bahwa pasukan yang disiagakan mampu mengawal pelaksanaan Pilkada DKI 2017 dengan aman, lancar, dan damai. Sesuai amanat Presiden, kata dia, personel keamanan dipastikan mampu meminimalisasi upaya-upaya intimidasi yang mungkin ada selama pemungutan suara.

“Silakan menggunakan hak pilih, hak politik, dengan sebebas-bebasnya. Ini dijamin oleh pemerintah,” tegas Tito. [ROJI]

18 Apr 2017

Inilah Tiga Maklumat Presiden Soal Keamanan Pilkada DKI

KSATRIA, (BSP)–Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan dan menemui para petinggi di bidang keamanan dan pertahanan negara. Tujuannya agar proses pemungutan suara pada Rabu mendatang (19/4) dapat berjalan lancar dan aman, tanpa adanya intimidasi.

Pertemuan tersebut berlangsung di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/4). Para petinggi yang hadir adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan. Selain itu, Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jokowi meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan kondisi Jakarta selama berlangsungnya pilkada. Karena itu, dia mengajak seluruh warga Jakarta yang mempunyai hak pilih untuk menggunakan hak tersebut. Apalagi, hak untuk memilih gubernur dan wakil gubernur itu dijamin konstitusi.

Presiden sudah memerintahkan seluruh aparat negara, baik TNI dan Polri, untuk menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Jakarta. “Semua warga harus dapat melaksanakan haknya tanpa gangguan dan tanpa intimidasi dari pihak mana pun,” katanya.

Jokowi pun menyatakan keyakinannya bahwa proses demokrasi yang akan berlangsung di DKI Jakarta ini akan berjalan secara lancar, bersih, dan tertib.

Demi menjaga keamanan, Polda Metro Jaya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta juga sudah mengeluarkan maklumat bersama. Maklumat itu memuat larangan mobilisasi massa saat hari pemungutan suara Pilkada Jakarta karena dapat mengintimidasi secara fisik dan psikis.

“Demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tulis maklumat yang ditandatangani Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan, Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno, dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti, yang dikeluarkan Senin (17/4) ini.

Ada tiga poin isi maklumat tersebut. Pertama, setiap orang dilarang melaksanakan mobilisasi massa yang dapat mengintimidasi secara fisik dan psikologis, dalam bentuk apa pun. Karena itu, massa dilarang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta jika tidak berkepentingan menggunakan hak pilihnya.

Kedua, jika ada sekelompok orang dari luar Jakarta yang akan melaksanakan kegiatan tersebut, maka Polri, TNI, dan instansi terkait akan melakukan pencegahan dan pemeriksaan di jalan. Massa pun nantinya diminta kembali ke daerah masing-masing.

Ketiga, bila sekelompok orang tersebut tetap memaksa datang ke Jakarta dan melanggar aturan hukum, maka kepolisian akan melakukan proses hukum. [ROJI]

13 Apr 2017

Forkopimda Gelar Rapat Pengamanan Pilkada DKI 19 April

KSATRIA, (BSP)–Pelaksana tugas Gubernur DKI Sumarsono (Soni), Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, serta Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Jaswandi, menggelar rapat pengamanan untuk pilkada DKI 19 April 2017 nanti.

Acara yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda ) digelar di Aula Sudirman, Kodam Jaya, Jl Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017). Sebelumnya dilakukan konferensi pers pukul 09.00 WIB terkait keamanan untuk pilkada mendatang.

“Kami dari Forkopimda secara kusus menyelenggarakan agenda ini dalam rangka pengamanan pilkada secara serentak putaran kedua, yang akan diselenggrakan pada tanggal 19 April 2017,” kata Soni saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. Ia mengatakan rilis kali ini berkaitan dengan pengamanan pilkada putaran kedua.

“Hari ini kami bersama-sama mengadakan rilis berkaitan dengan persiapan untuk pengamanan putaran kedua, di mana kami sengaja hadir di Kodam Jaya bersama panglima tiga angkatan yang berada di wilayah DKI Jakarta. Tentunya dalam rangka memilihara Kamtibmas di Ibukota yang kita cintai,” ujarnya.

Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen Jaswandi mengatakan TNI akan ikut membackup dan mendukung pengamanan Pilkada DKI 19 April 2017 mendatang. Jaswandi mengatakan, pihaknya menyiapkan 15.000 prajurit.

“Kodam Jaya telah menyiapkan seluruh pasukan satu TPS nanti, akan bersama-sama dengan rekan-rekan dari Polri, satu TPS 1 Polri satu TNI. Kodam Jaya sudah menyiapkan lebih kurang 15.000 prajurit untuk bergabung dengan teman-teman Polri, untuk berada di TPS yang ada di Jakarta,” kata Jaswandi saat konferensi pers, (13/4).

Jaswandi menuturkan, pengamanan juga akan dilakukan di berbagai tempat seperti tempat strategis dan sentra ekonomi. Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk datang ke TPS untuk memberikan suaranya.

“Kita amankan tempat-tempat strategis, sentra-sentra ekonomi, tempat-tempat tertentu, semuanya sudah terpetakan dan bersama-sama dengan TNI Polri ada di sana,” ujarnya.

“Kemudian untuk kegiatan ini tentunya saya menghimbau kepada masyarakat DKI Jakarta yang mempunyai hak pilih, untuk datang ke TPS, untuk memberikan suaranya, dijamin aman, dijamin damai,” tuturnya.

Jaswandi juga mengatakan, pihaknya akan bekerja keras dalam melakukan pengamanan. Menurutnya TNI turut berkomitmen menciptakan Jakarta yang aman dan damai.

“Apabila ada masyarakat sekelompok tertentu yang mempunyai pemikiran, mempunyai keinginan, untuk menghancurkan Jakarta, akan berhadapan dengan aparat keamanan, akan berhadapan dengan TNI, Polri, dan masyarakat Jakarta yang cinta damai dan cinta aman,” ujarnya. [ROJI]

11 Apr 2017

Perusahaan Singapura Rilis Robot sebagai Satpam

KSATRIA, (BSP)–Perusahaan jasa keamanan lokal di Singapura merilis sebuah robot yang berfungsi sebagai satpam.  Ademco, dialah perusahaan yang baru-baru ini meluncurkan layanan sewa robot untuk mengatasi kekurangan tenaga keamanan (satpam) di negara kota ini.

Robot juga dapat merekam pelat nomor, juga berputar 360 derajat melihat sekelilingnya dalam jarak hingga 10 meter. Alat juga akan mengirim peringatan berbahaya ke pusat komando selama 24 jam jika dia mendeteksi keadaan tidak normal seperti kebakaran atau suara bising.

Robot dibuat oleh SMP Robotics berbasis di San Francisco. Alat ini disesuaikan dengan iklim tropis Singapura, panas tinggi, dan tingkat kelembaban. Ademco berharap robot akan membantu penambahan tenaga keamanan.

Perusahaan dapat menghabiskan sampai 8.000 dollar Singapura (sekitar Rp 75,5 juta) per bulan untuk dua penjaga keamanan robot yang bekerja 12 jam per hari. Sementara robot dapat beroperasi hampir sepanjang hari, dikurangi waktu isi beterai, menelan biaya sekitar 500 dollar Singapura (sekitar Rp 4,7 juta). Tak seperti manusia, robot tak mengenal lelah. Ada juga keterbatasan pada manusia, kata Direktur Pelaksana Grup Ademco Toby Koh kepada News Channel News Asia , (6/4).

Staf keamanan berpatroli tujuh hingga delapan kali setiap 12 jam. “Jika saya melakukan patroli 10 kali sehari, di beberapa titik, kemampuan saya untuk fokus dan konsentrasi berkurang. Sedangkan petugas robot tidak akan menderita dengan keluar dari pekerjaan,” kata Toby.

Dengan jam kerja yang panjang, Singapura sedang menghadapi kekurangan penjaga keamanan. Laporan Straits Times pada 2014 memperkirakan bahwa negara itu membutuhkan sekitar 10 ribu lebih penjaga keamanan, dan perusahaan keamanan kala itu harus merekrut personil dari Taiwan untuk layanan keamanan tambahan.

Patrick Lim, Direktur Penjualan dan Marketing Ademco, mengatakan robot ini bisa menggantikan manusia karena adanya kecenderungan keluar-masuknya petugas keamanan dari tempat kerja karena kelelahan lembur kerja.

Jika robot bisa menggantikan pekerjaan itu, mengungguli para penjaga keamanan yang memiliki keterampilan tinggi, lebih banyak orang dapat dibujuk untuk tetap bekerja sebagai petugas keamanan. Ademco mengatakan lebih dari 10 perusahaan berbasis di Singapura tertarik dengan layanan robot satpam ini. [ROJI]

11 Apr 2017

Delapan Tips Kerja Semangat Usai Liburan

KSATRIA, (BSP)–Semua orang tanpa terkecuali pasti menyukai dan menunggu-nunggu masa liburan. Setelah setiap hari berjerih payah mengumpulkan uang, liburan sangat bermanfaat untuk menjadi pelepas penat dalam pikiran. Jadi, tidak heran banyak orang yang menghabiskan masa liburannya di tempat-tempat spesial.

Namun, setelah masa liburan sudah selesai, masalah kembali muncul. Perasaan liburan yang menyenangkan itu sulit dihilangkan sehingga semangat untuk kembali bekerja jadi turun. Mungkin banyak dari kamu yang juga merasakan hal ini setelah liburan. Ini adalah masalah yang bisa berdampak buruk jika dibiarkan terlalu lama. Jadi, lakukanlah 8 tips berikut ini agar kamu kembali semangat bekerja setelah liburan.

  1. Pikirkan Kesenangan Dalam Bekerja

Dibanding dengan liburan, tentu saja bekerja adalah hal yang tidak menyenangkan, namun jika kita menyukai pekerjaan, pasti ada sisi senangnya dari pekerjaan. Agar bisa kembali bersemangat, pikirkanlah hal-hal menyenangkan itu. Misalnya, pikirkan tentang bertemu dengan teman kerja  yang sudah lama tak bertemu. Dengan memikirkan sisi positif dari pekerjaan, maka akan semakin mudah bagi kita untuk menumbuhkan semangat kerja yang sudah hampir sirna itu.

  1. Buat Jadwal Hari Kerja Pertama

Memiliki kegiatan yang tertata rapi akan membuat kita lebih bersemangat dalam bekerja. Buatlah jadwal pekerjaan yang diselesaikan mulai dari hari pertama hingga beberapa minggu ke depan. Dengan begitu, secara tidak langsung kita mulai memikirkan cara untuk menyelesaikannya dan secara tidak sengaja semangat kerja bisa kembali meningkat.

  1. Datang Lebih Pagi

Setelah beberapa lama bermalas-malasan berlibur. Saatnya bekerja, jadi tinggalkan kebiasaan malas itu. Caranya adalah dengan cara memaksakan diri untuk bangun dan datang lebih pagi ke tempat kerja. Dengan begini, kita punya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri untuk melakukan pekerjaan yang sudah lama ditinggalkan sehingga tidak keteteran saat mengerjakannya nanti.

  1. Mulai Bekerja Secara Perlahan

Setelah liburan pasti banyak pekerjaan yang menumpuk dan menunggu untuk diselesaikan. Tenang saja, jangan panik karena ini adalah hal yang normal. Pokoknya lakukan saja pekerjaan itu dengan perlahan-lahan. Jangan terburu-buru untuk menyelesaikannya karena mood dan pikiran masih belum sepenuhnya focus pada pekerjaan itu.

  1. Atur Waktu Dengan Bijaksana

Lakukan pekerjaan semaksimal mungkin di waktu kerja yang sudah ditentukan. Tapi ketika saatnya selesai kerja, pakailah waktu untuk memperhatikan keluarga. Dengan memiliki pengaturan waktu yang baik, kita bisa semakin semangat bekerja. Selesai bekerja, lebih dekatlah dengan keluarga. Kedekatan dengan keluarga seperti saat liburan akan membawa kita untuk bisa fokus bekerja pada waktunya.

  1. Minta Bantuan Jika Perlu

Mungkin pikiran masih belum fokus pada pekerjaan, jadi merasa tertinggal dan kesulitan dalam menyelesaikannya. Apabila hal ini terjadi, jangan sungkan untuk meminta bantuan pada rekan kerja. Jadi, mintalah bantuan jika diperlukan.

  1. Jangan Terbawa Teman

Musim liburan memang sangat bisa membuat orang jadi malas. Mungkin teman-teman kerja yang lain masih bermalas-malasan pasca liburan dan ini bisa mempengaruhi kita. Jangan biarkan mereka mempengaruhi, melainkan kita yang harus pengaruhi mereka untuk semangat bekerja. Pertahankan semangat kerja dan jangan terbawa dengan kemalasan mereka.

  1. Langsung Fokus Bekerja

Hal yang paling utama, tentu saja kembali fokus ke dalam masalah kerja. Lupakan euforia liburan, karena masa tersebut sudah selesai dan Anda mesti mengembalikan mood agar bisa bekerja dengan baik. Ingat, liburan sangat berguna untuk mengembalikan semangat bekerja yang mungkin sudah mulai padam karena rasa bosan. [ROJI]

Sumber: Cermati.com

04 Apr 2017

Polres Karanganyar MoU dengan Perbankan Soal Pengamanan Obyek Vital

KSATRIA, (BSP)–Untuk melakukan pengamanan obyek vital, termasuk perbankan, Polres Karanganyar melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Penandatangan MoU dilakukan Kapolres AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK, MSi bersama seluruh pimpinan perbankan di Karanganyar.

“Ada perubahan peraturan dalam kaitan pengamanan obyek vital. Kalau selama ini uang insentif diberikan langsung ke personel yang melakukan pengamanan, sekarang tidak lagi. Namun semua masuk ke kas negara, masuk dalam pendapatan bukan pajak (PNBP),” kata Kapolres.

Dengan demikian seluruh dana hasil kerja sama itu akan lebih aman karena masuk ke kas negara, baru kemudian negara mengucurkan dana ke kesatuan untuk keperluan tersebut. Semua akan menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Pemimpin Cabang Bank Jateng Suwanto mengatakan, selama ini kerja sama dengan pihak Polres dalam proses pengamanan operasional perbankan maupun untuk pengamanan kantor sudah berjalan baik.

“Hanya saja ketika ada pengeluaran untuk keperluan itu, selalu saja kami mendapatkan koreksi dari pihak pemeriksa, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anggaran itu untuk apa, dan dasar hukumnya apa.” ungkap Suwanto dilansir situs resmi tribratanews.polri.go.id.

Karena itu ketika sekarang semua dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman yang resmi, maka semua akan menjadi transparan. Pihak perbankan memiliki landasan hukum untuk pengeluaran anggaran pengamanan obyek vital dan pengamanan operasional bank.

Terlebih lagi, semua pengeluaran itu masuk lagi ke kas negara dan jelas alokasi penggunaannya menjadi semakin transparan dan akuntabel. Ini akan menjadikan kerja sama antara perbankan dengan Polres Karanganyar semakin baik.

Dia mencontohkan, selama ini pengamanan tak hanya dalam hal operasional, justru yang lebih diperlukan adalah pengamanan perkantoran di pelosok daerah. Bank Jateng dan juga bank lain memiliki kantor cabang dan kantor kas di hampir seluruh kecamatan.

“Itu tentu memerlukan sistem pengamanan yang baik dan terpadu. Selama ini sudah berjalan baik, dan tentu akan meningkat. Sebab hak dan kewajiban yang dituangkan dalam nota kesepahaman semua sudah jelas,” kata dia. [ROJI]

 

04 Apr 2017

Polres Bengkulu Gratiskan Pengawalan Nasabah Bank

KSATRIA, (BSP)–Insiden kejadian pecah kaca mobil nasabah bank menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kapolres Bengkulu AKBP Ardin Indra Nurinta menghimbau kepada seluruh masyarakat jika membawa uang minimal Rp 5.000.000 jika butuh pengawalan pihak kepolisian siap mengawalnya untuk mengantisipasi jangkauan tangan bandit.

“Kita sudah beberapa kali bahkan sering mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk menghubungi pihak kepolisian jika mencairkan uang dari suatu bank atau dari suatu tempat dengan jumlah yang cukup basar silakan mendatangi pihak kepolisian untuk minta pengamanan,” terang Kapolres, (3/4).

Waktu lebaran dua tahun yang lalu dijelaskan Kapolres, dirinya sudah menyampaikan jika butuh pengawalan silakan mendatangi Polres atau Polsek terdekat demi kenyamanan proses transaksi menggunakan uang tunai secara langsung.

“Saya sudah sebarkan Nomor HP saya, Kasat Shabara sudah disebarkan kepada masyarakat. Apabila diminta kami siap dan pengamanannya gratis tanpa ada pungutan apapun,” tegasnya dilansir radarbengkuluonline.com.

Lebih jauh Ardin menjelaskan, dengan berbagai cara sudah diberitahukan sangat disayangkan jika difasilitasi kurang dimanfaatkan. Bahkan ada mencairkan uang ratusan juta tanpa pengawalan personel kepolisian itukan tindakan yang mengundang kerawanan.

“Kenyataannya juga tidak banyak, hanya waktu lebaran saja ada permintaan untuk dikawal itupun tidak banyak hanya ada beberapa orang saja. Sehabis lebaran mulai berkurang, padahal kita sudah mempersiapkan itu,” katanya. [ROJI]

 

Translate »
error: Content is protected !!