Bravo Satria Perkasa
19 Dec 2016

Meriahkan HUT Satpam, Dirut BSP Jadi Peserta Gerak Jalan

KSATRIA, (BSP)—Logo perusahaan PT Bravo Satria Perkasa (BSP) dalam HUT Satpam ke-36 terpampang jelas di depan kaos para peserta acara Gerak Jalan Satpam di lapangan Polda Metro Jaya. Minggu (18/12/2016).
Keikutsertaan BSP di ajang tahunan ini cukup memberikan bukti kepeduliannya terhadap aktivitas kegiatan kesatpaman. Tahun ini, BSP menerjunkan timnya sebanyak 3 regu dan 15 perorangan, di mana di antara peserta ada dua secwan mengikuti peserta perorangan.
Koordinator gerak jalan tim BSP, Sutarjo mengatakan bahwa setiap tahun BSP selalu ikut berpartisipasi dalam kegiatan HUT Satpam. “Ini menjadi bukti bahwa BSP sangat peduli terhadap kegiatan Satpam,” ujarnya.

Sebelum mengikuti lomba gerak jalan, tambah Sutarjo, tim beregu telah mengadakan latihan sebanyak tujuh kali untuk persiapan lomba. Ia berharap, tim BSP bisa menyabet juara dalam perlombaan ini.
“Kegiatan ini bisa membangun soliditas tim dalam berlomba, kekompakan dan kebersamaan harus menjadi prioritas dalam gerak jalan ini,” katanya.
Nampak hadir dalam acara gerak jalan di Polda Metro Jaya adalah Direktur Utama BSP, Joko PN Utomo bersama istri mengikuti gerak jalan hingga finish dan Direktur BSP, Djarot Soeprianto yang juga mewakili APSI sebagai Sekjen. [FR]

19 Dec 2016

Acara HUT Satpam ke-36 Berlangsung Meriah

KSATRIA, (BSP)—Pagi Minggu tanggal 18 Desember 2016, cuaca nampak cerah. Ratusan pasukan satuan pengamanan (Satpam) sudah terlihat memadati lapangan lalu lintas Polda Metro Jaya dalam rangka memperingati hari ulang tahun Satpam yang ke-36.

Kegiatan HUT Satpam ini turut dimeriahkan oleh Prof. Dr. Jend. Purn. Awaloeddin Djamin selaku Bapak Satpam Indonesia, serta beberapa pejabat dari Polri dan Polda. Di antara tamu yang hadir adalah Direktur Utama PT Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo dan Direktur BSP Djarot Soeprianto.

Acara diawali oleh sambutan dan doa. Kemudian dilanjutkan pelepasan beberapa Satpam yang melakukan jalan santai, sementara satpam yang tidak mengikuti gerak jalan menikmati senam ceria yang dipandu oleh instruktur di atas panggung.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI), Aziz Said menyatakan bahwa perayaan hari ulang tahun Satpam tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan tahunan yang sudah berjalan 13 tahun ini, meniadakan trnamen bola voli alasannya pesertanya sedikit.

“Tiap tahun kita selalu selenggarakan dua kegiatan sebagai rangkaian hut Satpam. Tahun ini voli sengaja ditiadakan karena peserta semakin susah. Kumpulkan tim voli sulit, penggantinya ke depan kita akan adakan pertandingan futsal satpam,” kata Aziz, (18/12).

Selain gerak jalan dan senam, acara ini juga dimeriahkan oleh hiburan musik dan kuliner serta beberapa lomba dengan hadiah yang menarik.

Aziz juga menambahkan, terkait Upacara HUT Satpam akan diadakan di lapangan Monas pada bulan Januari 2017 nanti. Acara tersebut akan diikuti oleh 30.000 satpam dari berbagai BUJP. Dalam Upacara tersebut sekaligus akan diumumkan juara lomba gerak jalan.

Sementara itu, Bapak Satpam Indonesia, Awaloeddin Djamin memaparkan peran Satpam dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Satpam punya peran besar bantu Polri laksanakan fungsi kepolisian meski terbatas. Negara aman sekarang karena ada satpam,” katanya.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa saat ini tanggung jawab seorang Satpam sangat besar dan banyak di antaranya yang menjadi korban kekerasan pelaku kriminal ketika sedang melaksanakan tugas.

“Saudara harus bangga walau di perusahaan dianggap bawahan. Kalian semua harus penuhi garda pratama. Kalian orang penting di negara ini. Saudara harus bangga dengan profesi satpam,” tegasnya.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kapolri ini mengimbau agar profesi sebagai Satpam jangan sampai disalahgunakan. “Jaga nama baik Satpam,” tandasnya. [FR]

 

15 Dec 2016

BSP Sumatera 1 Bantu Korban Gempa Pidie

KSATRIA, (BSP)– Pagi itu, Rabu, 7 Desember 2016 menjelang adzan shubuh berkumandang, salah satu wilayah yang berada di Area Sumatera I tepatnya Kabupaten Pidie Jaya, Aceh digemparkan gempa bumi berkekuatan 6,4 SR.

PT Bravo Satria Perkasa (BSP) perusahaan yang bergerak di bidang Satuan Pengamanan (Satpam) ini memiliki beberapa area di penjuru nusantara, salah satunya di Area Sumatera 1 yang dipimpin oleh Yudhi Erlambang. Adanya musibah di Area Sumatera 1 menggerakkan BSP untuk ikut andil dalam meringankan para korban gempa melalui program CSR-nya.

Setelah melalubsp-bantu-pidie-1i arahan dari pimpinan pusat BSP, melalui program CSR akhirnya tim yang ada di Area Sumatera 1 memberikan bantuan sosial kepada korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

“Alhamdulillah giat tersebut  telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Desember 2016 dikoordinir oleh Danwil Aceh M. Nur yang langsung menyerahkan Bansos  di lokasi bencana,” papar Head of Area Sumatera 1.

Yudhi mengatakan, persiapannya cukup singkat namun tim bergerak cepat, tim melakukan perjalanan dari Banda Aceh ke Kab. Pidie Jaya yang berjarak tempuh ± 155 Km. Setibanya di Pidie Jaya, tim langsung mencari daerah yang terkena gempa bumi yang masih sangat membutuhkan bantuan tepatnya di Desa Deah Teumanah, Kec. Trienggadeng, Kab. Pidie Jaya.

Selanjutnya penyerahan Bansos dilakukan oleh Danwil Aceh langsung diterima oleh Geuchik Gampong (Kepala Desa) Deah Teumanah. Bantuan berupa bahan-bahan makanan dan sejumlah uang tunai.

“Keseluruhan giat penyerahan Bansos berjalan lancar dan sangat baik, semoga apa yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi para korban bencana gempa bumi dan diberikan kekuatan dalam menerima cobaan dari Allah SWT,” tuturya.

Yudhi bersama jajaran tim di Area Sumatera 1 tak lupa mengucapkan terima kasih kepada manajemen kantor pusat PT. Bravo Satria Perkasa, khususnya jajaran Board of Director (BOD) atas segala dukungannya sehingga giat bantuan sosial bisa berjalan sebagaimana mestinya. [FR]

 

15 Dec 2016

4.500 Pesonel Pengamanan Jaga Laga Final AFF 2016

KSATRIA, (BSP)—Perhelatan akbar final lag pertama Indonesia melawan Thailand dalam laga Final AFF 2016 berlangsung meriah. Untuk mengantisipasi pergerakan massa dari suporter, Kepolisian Resor Bogor Kabupaten, Polda Jawa Barat memberikan pengamanan khusus bagi suporter Thailand pada saat laga final AFF 2016 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu, 14 Desember 2016.
“Hasil rapat kemarin, suporter dari Thailand diberlakukan pengamanan khusus,” kata Kasubag Humas Polres Bogor Kabupaten, AKP Ita Puspita Lena.
Ita menjelaskan pengamanan khusus tim pendukung kesebelasan Thailand seperti penyediaan jalur khusus pada saat masuk dan keluar Stadion Pakasari. “Pada saat masuk Pakansari dan keluar sudah diantisipasi teknik pengamanan,” katanya.
Menurut Ita, pengamanan khusus tersebut untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kejadian serupa seperti yang dialami Tim Nasional Indonesia saat bermain di Vietnam. “Agar tidak terjadi seperti Timnas kita pada saat di Vietnam,” katanya seperti dilansir antaranews.com.
Laga Final AFF 2016 antara Indonesia melawan Thailand  melibatkan 4.500 personel pengamanan gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Suasana di Stadion Pakasari memerah dipadati oleh pendukung tim nasional Garuda.

Kehadiran para pedukung timnas Thailand menjadi “rebutan” suporter tuan rumah yang kebetulan tidak jauh dari mereka. Sedikitnya ada 50 suporter tim Negeri Gajah Putih itu dengan segala atribut mulai kostum timnas, syal hingga memakai striker bendera di wajahnya. Mereka cukup ceria meski dikepung oleh ratusan supoter yang menggunakan atribut merah. [FR]

 

13 Dec 2016

Direktur BSP: Next Process is Our Customer

KSTARIA, (BSP)—Rapat Koordinasi Nasional PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) yang berlangsung tanggal 7-9 Desember 2016 bertema “Best supporting for best service with the spirit of next process is our customer”.

Dalam sambutannya, Direktur BSP H Djarot Soeprianto memaparkan tentang next process is our customer. Djarot menjelaskan bahwa customer selain klien yang kita punya di luar, juga yang menikmati hasil dari usaha kita. “Our customer adalah mereka yang menikmati hasil kerja kita,” jelasnya.

Djarot menggambarkan pentingnya memperhatikan customer, misalnya pola sistem penggajian, laporan data dari operasional harus benar dan valid. Sebab data yang salah ketika masuk laporan ke bagian finance juga akan salah. Jika salah maka siap-siap tersendat cairnya. “Customernya siapa itu, kita semua,” paparnya.

“Jangan mendelivery data yang tidak benar. Bayangkan yang di lapangan memberikan laporan salah, maka data yang dikelola oleh admin operasional akan salah, di HRD juga demikian salah, lalu masuk finance juga data yang salah, maka hasilnya ditolak oleh user,” jelasnya.

Djarot memaparkan pengalamannya dulu ketika menjadi auditor, bahwa auditor ketika akan mendelivery data harus validity, accuraty dan completness. Jika tidak meliputi tiga hal tadi, data tidak boleh diberikan.

“Jadi mendelivery yang tidak valid, tidak akurat dan tidak komplete maka akan berimbas pada keberlangsungan perusahaan,” katanya.

Djarot berharap, Rakornas ini harus menjadi momen untuk meningkatkan kualitas layanan kita kepada customer, sehingga motto  one team, one mission dan one goal akan tercapai. “Kita bekerja keras, bergerak cepat, bertindak tepat harus kita wujudkan. Fungsi kontrol harus ditingkatkan lagi,” tegasnya. [FR]

 

08 Dec 2016

Rakornas BSP 2016 Bertekad Perbaikan Layanan Customer

KSATRIA, (BSP)–Akhir tahun 2016, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertema Best supporting for best service with the spirit of next process is our customer”. Rakornas berlangsung selama tiga hari, sejak 7 hingga 9 Desember 2016 di Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Dalam sambutannya, Direktur Utama BSP Joko PN Utomo mengatakan, tema tahun ini memiliki agenda besar yang akan menjadi kerja keras tim BSP dalam mewujudkan peningkatan citra dan pelayanan BSP kepada customer.

Joko menambahkan, kerja keras tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab bersama ke depan, untuk terus meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik agar mencapai sasaran kinerja yang ingin kita capai.

Penyelenggaraan Rakornas ini, selaras dengan komitmen rapat kerja nasional BSP tahun 2016 yang telah disepakati bersama, yakni berkomitmen dalam peningkatan produktivitas manajemen di seluruh jajaran BSP.

“Jika kita melihat, mereview, dan mengevaluasi implementasi komitmen tersebut pada akhir tahun 2016 ini, secara garis besar, mencapai hasil yang cukup memuaskan, namun pada beberapa sektor masih menemui kendala dan belum mencapai sasaran yang ingin kita raih bersama,” ungkap Joko.

Namun demikian, tambah Joko, beberapa kendala perusahaan yang ada mengajarkan kita untuk memperbaiki strategi pelayanan terbaik kepada customer untuk mencapai good corporate governance, dengan prinsip dasar “akuntabilitas; pertanggung-jawaban; keterbukaan; kewajaran; serta kemandirian.

semangat untuk memberikan pelayanan terbaik akan terlaksana secara optimal apabila budaya etos kerja one team, one mission, and one goal sungguh-sungguh diterapkan. “Pedoman bersama dalam mewujudkan semangat dan kerja sama yang solid, saling mendukung antar jajaran, saling mengisi, dan tidak saling meniadakan.”

Joko berharap. rapat koordinasi nasional tahun 2016 ini sejatinya dapat kita maknai sebagai peluang perbaikan bagi kinerja seluruh elemen dan jajaran BSP dalam peningkatan produktivitas sebagai upaya untuk meraih dan mencapai prestasi terbaik dalam pelayanan yang kita berikan kepada customer.

“Marilah kita iringi harapan dan usaha kita ini dengan doa, serta integritas, dan semangat semboyan “bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat” dalam menyusun strategi perbaikan untuk pencapaian target pada tahun–tahun berikutnya,” tegasnya. [FR]

 

07 Dec 2016

Polri Siapkan 71 Ribu Pasukan Pengamanan dalam Pilkada 2017

KSATRIA, (BSP)–Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menyebut bahwa dari 101 provinsi yang menyelenggarakan pesta demokrasi, ada 18 titik daerah yang masuk kategori sangat rawan. Demikian Tito menyampaikan saat menghadiri rapat bersama dengan Komisi III DPR dan membahas sejumlah isu termasuk pengamanan Pilkada Serentak 2017, Senin (5/12/2016).

“Kami kategorikan kerawanan dalam dua hal. Pertama rawan satu. Rawan tapi cenderumg potensi konflik dan gangguannya relatif rendah. Itu kita identifikasi sebanyak 89 titik. Kemudian rawan dua ada 18 itu sangat rawan. Kita sudah siapkan personel untuk pengamanan sebanyak 71.969,” papar Tito di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta Selatan.

Tito menyebut, pihaknya juga sudah menyiapkan pasukan yang bersiaga dan siap diterjunkan jika kondisi mulai tidak kondusif. Secara total, ada 99 ribu lebih Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disiapkan.

Dari puluhan ribu TPS itu, Polri juga sudah mengkategorikan mana yang masuk kelompok rawan dan sangat rawan. Terhitung, ada 20 ribu lebih TPS yang masuk kategori sangat rawan. Sementara 60 ribu lebih dikategorikan rawan biasa.

“Kerawanan berdasarkan sejarah pertikaian, separatis, dan potensi konflik,” jelas dia.

Kemudian terkait alokasi anggaran pengamanan, Tito menambahkan, Polri membutuhkan dana sekitar Rp 907 miliar yang berasal dari APBD. Hanya saja, yang baru disetujui Pemda sebesar Rp 246 miliar saja.

Sisanya yakni sebanyak Rp 582 miliar, masih dalam proses pembahasan di tingkat pemda dan DPRD masing-masing. Adapun dana yang tidak disetujui Pemda sebesar Rp 79 miliar.

“Kami akan minta bantuan Mendagri agar secepatnya Pemda mencairkan,” ungkap Tito.[FR]

05 Dec 2016

3.000 Satpam Siap Berpartisipasi Amankan Asian Games 2018

KSATRIA, (BSP)–Jajaran satuan pengamanan (Satpam) di Palembang, Sumatera Selatan menyatakan akan berpartisipasi secara maksimal dalam mendukung pelaksanaan Asian Games di kota tersebut pada tahun 2018.

“Sebanyak 3.000 Satuan Pengamanan (Satpam) siap membantu menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif sehingga event olahraga negara-negara kawasan Asia itu bisa terselenggara dengan sukses tanpa hambatan dan gangguan kamtibmas,” kata Ketua Panitia Pelaksana Hari Ulang Tahun Satpam tingkat Sumsel Abusopah Ibrahim, di Palembang, akhir November lalu.

Menurut dia, untuk mendukung ajang olahraga itu, Satpam yang tersebar di sejumlah kawasan permukiman penduduk, perkantoran, dan pabrik yang ada di Palembang sekarang ini siap dilibatkan dalam mengamankan berbagai kegiatan persiapan Asian Games.

Komitmen ribuan Satpam untuk membantu pengamanan diharapkan dapat memperlancar berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah pada masa persiapan hingga pelaksanaan ajang olahraga negara-negara kawasan Asia itu, katanya dikutip beritasatu.com (30/11).

Dia menjelaskan, kepercayaan masyarakat Asia menunjuk Kota Palembang bersama Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games 2018 harus didukung oleh semua lapisan masyarakat dan tidak boleh dikecewakan dengan hal-hal negatif sekecil apapun termasuk gangguan kamtibmas.

Selama berada di kota ini, mereka tentu tidak hanya berada di kompleks pusat kegiatan olahraga kawasan Jakabaring, tetapi juga akan mengunjungi berbagai tempat lain seperti objek wisata, pusat perbelanjaan, pusat pembuatan kerajinan rakyat/tenun songket, serta tempat penjualan makanan khas daerah seperti pempek dan pindang ikan. Para tamu Asian Games itu perlu mendapat pengamanan yang maksimal sehingga mereka merasa aman dan nyaman serta membawa kesan positif ketika kembali ke negaranya masing-masing.

Melalui partisipasi Satpam dalam menciptakan kondisi kamtibmas di Kota Palembang, diharapkan dapat mendukung suksesnya penyelenggaraan ajang olahraga negara-negara kawasan asia itu, juga dapat mendukung program pemerintah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing/mancanegara, kata purnawirawan perwira menengah Polri itu. [FR]

 

05 Dec 2016

Mantan Satpam jadi Presiden Gambia

KSATRIA, (BSP)–Pemilihan presiden Gambia dimenangkan oleh kandidat dari partai oposisi, Adama Barrow. Berdasarkan hasil pengumuman pada Jumat (02/12), Barrow unggul atas petahana Presiden Yahya Jammeh yang telah berkuasa selama 22 tahun. Barrow memenangkan hampir 46 persen dukungan atau 263.515 suara.

Sementara Jammeh memperoleh kurang dari 37 persen suara atau didukung oleh 212.099 orang. Sisanya, 17,8 persen atau 102.969 suara didulang kandidat partai ketiga, Mama Kandeh. Demikian seperti dilanris BBC, Sabtu (3/12/2016).

Gambia adalah salah satu negara di Afrika Barat yang menganut sistem Republik Islam setahun lalu. Gambia adalah negara terkecil di daratan Benua Hitam yang berbatasan dengan Senegal di tiga arah mata angin dan pantai Atlantik. Populasi penduduknya kurang dari dua juta orang.

Adama Barrow adalah pria kelahiran 1965 di suatu desa kecil dekat timur pasar di Kota Basse. Ia pernah menerima beasiswa di sebuah Sekolah Islam di Banjul. Setelah lulus, ia bekerja untuk Alhagie Musa & Sons dan naik pangkat sampai ia menjadi manajer penjualan.

Pada awal 2000, politikus ini pindah ke London. Di Inggris, dia bekerja sebagai penjaga keamanan (Satpam) di toko katalog Argos. Sambil bekerja, Barrow kala itu juga sambil mempelajari kualifikasi real estate.

Enam tahun mencari peruntungan di negeri orang, Barrow memutuskan pulang ke kampung halamannya. Di Gambia, dia berharap bisa membangun usaha propertinya sendiri. Perusahaan itu hingga saat ini masih dikelola olehnya.

Pada 2016, Barrow mencalonkan diri dalam pilpres. Pria 51 tahun itu lantas memenangkan nominasi dan memimpin koalisi oposisi terbesar yang pernah ada sejak Gambia merdeka, dengan total tujuh partai yang mendukungnya.

Barrow berjanji akan membangkitkan perekonomian negara yang terpuruk, dia juga aktif mengritik kebijakan negara yang dianggapnya kurang efektif. Termasuk pembatasan masa jabatan presiden. [FR]

Translate »
error: Content is protected !!