Bravo Satria Perkasa
29 Aug 2016

Pergantian Pasukan Jaga Istana Presiden

KSATRIA–Seremoni pergantian Pasukan Jaga Istana Kepresidenan kembali digelar. Pergantian dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu ‎(28/8/2016).

Menurut Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin‎, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk yang kedua kalinya sekaligus menandai tradisi baru yang diterapkan Presiden Joko Widodo.

“Sebelumnya seremoni telah digelar pada 17 Juli 2016 pagi,” kata Bey dalam siaran persnya, Minggu (28/8).

Terkait hal ini, Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Bambang Suswantono pada Jumat 27 Agustus 2016 mengatakan, atraksi pergantian jaga Istana Kepresidenan bisa disaksikan oleh masyarakat umum secara lebih dekat.

Sebelumnya melalui media sosial Facebook @Jokowi yang disampaikan pada Minggu 17 Juli 2016 mengatakan, pergantian pasukan jaga Istana Kepresidenan sekarang terbuka untuk umum.

“Mulai hari ini, tiap hari Minggu pekan ke-2 tiap bulannya jam 8.00 pagi masyarakat bisa melihat langsung proses (pergantian pasukan jaga Istana Kepresidenan) dari halaman luar Istana Merdeka,” ujar Jokowi (17/7).

Menurut Jokowi, dalam kegiatan tersebut, masyarakat bisa melihat atraksi memeriksa senjata, amunisi, kerapihan seragam, hingga lempar senjata. [FR]

29 Aug 2016

Employee Gathering BSP Luar Biasa

Heru Wibowo, Head of Area Jawa 2
KSATRIA–Luar biasa, itulah kata yang terucap dari Head of Area Jawa 2, Heru Wibowo menyikapi pelaksanaan Employee Gathering yang digelar di Jawa Tengah beberap hari lalu. Heru merasakan nuansa kekeluargaan yang luar biasa.

Heru mengatakan, belum ada perusahaan jasa pengamanan yang mengadakan acara employee gathering dengan menghadirkan seluruh karyawan dari seluruh Indonesia. PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) mampu melakukan itu, Luar Biasa.

Silaturahmi akbar nasional lebih mengakrabkan antar karyawan BSP. Bagi Heru, keluarga besar BSP ini merupakan aset yang luar biasa. “Bagi kami bukan kesuksesan yang membuat kita bahagia, tapi kebahagiaan yang membuat kita sukses, korelasinya dengan kegiatan gathering yang luar biasa ini,” tegasnya.

Berbagai kegiatan dihadrikan untuk seluruh karyawan, mulai dari musik, game, outbond, citytour, kegiatan religi shalat Jumat bersama, mengunjungi tempat bersejarah Candi Borobudur dan Kaliurang menjadi kesan tersendiri bagi karyawan di daerah yang belum pernah ke Jawa Tengah.

“Napak tilas sejarah, mereka yang belum pernah ke Borobudur menjadi pelajaran berharga, konsepnya tadabur alam, bahwa alam ini luar biasa. Begitu juga saat sejarah gunung merapi. Allah memberikan lukisan alam yang luar biasa,” tuturnya. [FR]

29 Aug 2016

Bagi Kami Ini Surprise

Mariyanto, Head of Area Sumatera 2

KSATRIA–Penyelenggaraan employee gathering di Jawa Tengah merupakan surprise bagi seluruh karyawan Area Sumatera 2 yang ikut menghadiri silaturahim akbar ini. Bagaimana tidak, sebagian dari tim dari Area Sumatera 2 selama ini hanya bisa berkomunikasi melalui telepon, saat acara ini semua bisa berkumpul dan saling mengenal.

Head of Area Sumatera 2, Mariyanto mengatakan pihaknya sangat bersyukur bisa mengikuti acara besar ini. seluruh karyawan dari Area Sumatera 2 sebanyak 13 orang hadir kecuali 2 karyawan karena sedang hamil dan menikah.

Mariyanto menjelaskan, dari 13 karyawan itu dibagi 2 karyawan dari Jambi, Bengkulu 1 orang, Bangka Belitung 1 orang, Lampung 2 orang dan Palembang 7 orang. “Kami merasa senang dan surprise dengan kegiatan employee gathering tahun ini, benar-benar berkesan,” ujarnya.

Ketika tim dari Area Sumatera 2 tiba di Jakarta, mereka menempati bus yang telah ditentukan secara terpisah-pisah. Tujuannya untuk lebih mengenal satu sama lain, mereka akhirnya membaur saling mengenal.

Beberapa kegiatan yang disusun panitia juga untuk bisa lebih meningkatkan kerjasama yang solid berupa permainan outbond yang menarik. Terlebih saat menikmati keindahan alam Kaliurang dengan mengendarai jeep secara konvoi. “Saya dengar BSP perusahaan yang paling banyak menyewa jeep selama ini. ini bisa masuk MURI,” ujarnya sambil mengulas senyum.[FR]

29 Aug 2016

Konsep Pesta Rakyat BSP Luar Biasa

Yudi Erlambang, Head of Area Sumatera 1
KSATRIA—Kegiatan Employee Gathering 2016 dirasakan luar biasa oleh para head of area. Pasalnya konsep yang diusung tahun ini luar biasa karena menyatukan seluruh karyawan yang ada di Indonesia dalam satu tempat dengan kegiatan yang tak kalah hebat.

Menurut Yudi, timnya merasakan kebersamaan yang luar biasa baik. Banyak dari karyawan yang baru menyadari bahwa BSP adalah perusahaan besar setelah mengikuti acara gathering. Hal ini semakin menambah motivasi tim untuk terus memajukan BSP lebih baik lagi.

Menurut Yudi, konsep pesta rakyat dalam acara gathering benar-benar menjadikan para karyawan semakin mengenal lebih dekat dengan seluruh keluarga BSP. “Acara ini benar-benar untuk karyawan BSP, menjadi hiburan yang mengesankan bagi seluruh karyawan BSP.”

Adanya pesta rakyat ini semakin meneguhkan tim kami untuk memacu meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Kami tetap berkomitmen pada kualitas dan menjaga service secara maksimal. Masih banyak perusahaan yang belum menyadari bahwa keamanan itu penting dan mahal. Baru setelah kejadian, terasa pentingnya keamanan.

“Semoga acara gathering kemarin bisa memberikan motivasi kepada seluruh kru BSP menjadi lebih baik,” paparnya. [FR]

25 Aug 2016

Bangga dan Terharu

Winantyo Nugroho, Head of Area Jawa 3

KSATRIA–Perasaan bangga bercampur haru itulah yang terbersit di benak Head of Area Jawa 3, Winantyo Nugroho. Bangga bahwa BSP mempunyai karyawan yang tersebar di pelosok nusantara dan haru bisa bertemu dengan rekan-rekan dalam suasana lebaran.

Kami selaku tuan rumah untuk kedatangan rekan-rekan dari Kalimantan dan Indonesia Timur berusaha menjadi tuan rumah yang baik dalam melayani teman-teman. “Kegiatan penjemputan sampai pengantaran kembali dari dan menuju bandara, alhamdulillah kami lakukan dengan baik,” katanya.

Pada hari pertama kegiatan employee gathering yang diisi dengan outbound sungguh berkesan buat tim kami di Jawa 3, karena materi yang sangat menarik dan menimbulkan jiwa kebersamaan.

Malam harinya dilakukan pesta rakyat dengan hiburan yang sangat meriah dan door prize sehingga membuat suasana sangat hidup, “Ditambah dengan MC yang ngocol,” ujarnya.

Winantyo merasa bersyukur, karena pada acara akbar itu dua anggotanya mendapat door prize yaitu M Mahmud efendi yang mendapat kipas angin dan Wahyu Ahmad mendapat handphone. “Hari kedua melakukan city tour ke Kaliurang, Candi Borobudur dan ditutup dengan malam Malioboro sangatlah berkesan buat kami,” ujarnya. [FR]

 

25 Aug 2016

Mempererat Tali Persaudaraan

Sarwo Hadi, Head of Area Indonesia Timur

KSATRIA—Employee gathering yang diadakan di Jogjakarta, secara pribadi selaku Head of Area Indonesia Timur sangat bersyukur terutama jajaran staf admin dan para Dansek kami juga sangat bersyukur dengan terlaksananya kegiatan tersebut.

Kami mendapatkan kesempatan yang langka untuk dapat bertemu dengan para staf- admin dan Dansek juga Danwil dari area-area lain seluruh Indonesia. Ikatan persaudaraan staf dan Dansek dengan jajaran dari area seluruh Indonesia terjalin begitu erat dan harmonis.

Selama ini, yang biasanya hanya berkoordinasi melalui telepon dan email dengan kegiatan tersebut dapat saling mengenal lebih baik lagi.

Semoga kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, sehingga keakraban dan keharmonisan antar staff seluruh Indonesia lebih terjaga dengan sangat baik. [FR]

24 Aug 2016

180 Ribu Pasukan Keamanan Siap Amankan Haji 2016

KSATRIA–Lembaga penegak hukum sedang mempersiapkan keamanan siaga tinggi di Masjidil Haram. Masjid Agung dijaga oleh 180.000 anggota pasukan keamanan. Mereka dibagi antara personil kemanan Haji dan Umrah serta polisi Masjid al-Haram, polisi Makkah dan keamanan Presidensi Dua Masjid Suci.

Pasukan keamanan menggunakan sistem teknis pada layar komputer yang ditempatkan di pintu masuk dan pada rute yang mengarah ke Masjidil Haram. Pasukan kemanan memantau pergerakan pada pintu masuk dan jalur internal maupun atap masjid melalui jaringan dengan lebih dari 750 kamera.

Rencana keamanan untuk Masjidil Haram didasarkan pada memecah kerumunan dan mengarahkan jamah ke tempat kosong, serta mengorganisir jalur keluar dan masuk setelah shalat, memantau pergerakan potensi pencurian, pengemis dan mencegah sepeda motor dan sepeda memasuki daerah sekitar Masjidil Haram.

Menurut kepala kepolisian Masjidil Haram, Mayjen. Mohammad bin Wasal Al-Ahmadi, jumlah polisi telah ditambah pada pintu masuk untuk menghentikan kapadatan dekat Ka’bah. “Kami telah meningkatkan kewaspadaan di semua lokasi utama untuk menjaga keselamatan jamaah,” katanya dilansir ArabNews.

Pasukan Keamanan Haji, saat ini sudah mulai melaksanakan pengaturan penggunaan kendaraan di Provinsi Makkah dan tempat-tempat suci. Pasukan juga telah mulai mencegah orang tanpa izin haji memasuki Makkah. Demikian seperti dilansir Saudi Gazatte, 22 Agustus 2016.

Statistik yang dikeluarkan hingga Jumat lalu oleh Pasukan Keamanan Haji menunjukkan bahwa 70.000 orang yang datang ke Makkah tanpa izin haji. Pasukan Keamanan Haji menegaskan bahwa lebih dari 28.000 kendaraan telah disita dan dilarang masuk, karena mereka melanggar kondisi untuk mengangkut jamaah.

Kendaraan yang ditahan memiliki beban kurang dari 25 penumpang. Sementara kendaraan lainnya memenuhi persyaratan beban, tapi pemilik tidak membawa izin khusus untuk mengangkut jemaah haji seperti yang dipersyaratkan oleh peraturan. Selain itu Pasukan Keamanan Haji memastikan bahwa mereka akan dikenakan hukuman terkait kendaraan dan sopir (driver) mereka, sejalan dengan peraturan dan arahan yang telah diberlakukan.

Pasukan Keamanan Haji menekankan kepada semua pihak yang telah datang untuk melakukan haji bahwa perlu untuk mendapatkan izin yang diperlukan. Ia juga menegaskan tidak akan bersikap lunak dengan siapa pun. Hal ini menekankan bahwa semua pihak harus mematuhi arahan untuk membawa jamaah haji dengan mendapatkan izin yang telah ditetapkan.

Dalam pengamanan pelaksanaan haji tahun 2016, pasukan keamanan Arab Saudi bersinergi dengan pasukan keamanan sipil, program ini setiap tahun diadakan dalam pengamanan jamaah sepanjang penyelenggaraan haji.

Pascaperistiwa pemboman di Madinah, beberapa waktu lalu, pemerintah Saudi menyatakan tidak mau kecolongan lagi, sehingga siap memperketat pengamanan di dalam negeri. Termasuk pengamanan ketat selama penyelenggaraan haji 2016.

Direktur Pertahanan Sipil Saudi di Mekah, Mayjen Salim Mautrofi, telah bertemu dengan Direktur Pertahanan Sipil untuk Masjidil Haram Brigjen Ahmed bin Abdul Aziz, mendiskusikan langkah-langkah pengamanan guna menjamin keselamatan seluruh jamaah selama musim haji tahun ini.[FR-berbagai sumber]

19 Aug 2016

Pengamanan dan Pemberdayaan Wilayah Perbatasan

Oleh: Tommy Wahyu Swasono | Security Operation Services Section Head BSP

Perbatasan negara merupakan tanda batas paling luar yang membatasi wilayah yang dikuasai suatu negara. Batas negara memiliki peranan penting dalam menentukan kedaulatan dan keamanan suatu negara. Banyak kasus di negara berkembang, persoalan batas negara belum dikelola dengan baik bahkan menjadi salah satu indikator bahwa negara tersebut sangat lemah atau bahkan telah gagal (Weak/failed state), hal ini ditandai dengan ketidakmampuan negara dalam mengelola secara fisik pengelolaan wilayah perbatasannya.

Kondisi saat ini, kehidupan masyarakat yang plural dan majemuk berpotensi menimbulkan gesekan-gesekan sosial yang menghambat persatuan dan kesatuan. Di wilayah perbatasan darat, gesekan tersebut sangat rawan terjadi. Pembinaan karakter bangsa yang tidak memiliki fokus dan visi yang tegas membuka ruang intervensi dari negara asing yang akan mengandung kerawanan paling tinggi. Kondisi ini sangat terkait dengan belum disepakatinya sejumlah segmen perbatasan negara maupun terbatasnya sarana dan prasarana pengamanan.

Selain hal tersebut di atas, permasalahan kesejahteraan masyarakat di perbatasan merupakan persoalan utama yang dihadapi saat ini. Masyarakat perbatasan pada umumnya sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi di negara tetangga, hal ini dikarenakan terbatasnya infrastruktur dan adanya kesamaan budaya, adat dan keturunan. Pada jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi munculnya degradasi nasionalisme pada masyarakat perbatasan.

Konsep pengamanan dan pemberdayaan

Pemerintah Kabinet Kerja telah mencanangkan 9 agenda prioritas yang disebut Nawa Cita, salah satu Nawa Cita ke 3 adalah “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan”.  Bertitik tolak dari agenda prioritas pemerintah, maka perlu implementasi di lapangan dalam bentuk pembangunan kawasan perbatasan negara baik dari aspek keamanan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara maupun dari aspek kesejahteraan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di perbatasan negara.

Sejalan dengan agenda prioritas Pemerintah untuk membangun dari pinggiran, maka konsep Pengamanan dan Pemberdayaan Wilayah Perbatasan harus dilakukan melalui pendekatan aspek Keamanan dan aspek Kesejahteraan.

Aspek keamanan, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan fisik maupun non fisik. Misalnya pemasangan chip pada patok-patok batas negara; pembangunan Pospamtas; Pembangunan Jalan Inspeksi dan Patroli perbatasan (JIPP); pembukaan jalan sepanjang perbatasan;  pengadaan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA). Kegiatan non fisik meliputi: Melaksanakan perundingan RI –Malaysia pada forum Co Project Director (CPD), Investigation Refixation and Maintenance (IRM), dan Joint Indonesia Malaysia (JIM); Melaksanakan Pendidikan Kesadaran Bela Negara kepada pemuda di perbatasan; Kegiatan sosial, politik dan hukum.

Aspek Kesejahterahan.  Dilaksanakan dalam bentuk kegiatan fisik maupun non fisik, yaitu: Konsep pembangunan wilayah perbatasan harus memadukan kebutuhan sosial, ekonomi, pertahanan dan keamanan; Pembangunan wilayah perbatasan dimasukkan dalam kerangka pembangunan nasional yang didukung oleh kebijakan politik.

Kesimpulan

Sebuah negara mensyaratkan adanya wilayah dengan batas teritorial yang jelas. Negara juga membutuhkan pengakuan negara lain agar batasan-batasan teritorial tidak menimbulkan perbedaan pendapat dan konflik.

Lemahnya sistem pengawasan dan dukungan anggaran pertahanan menambah besar kemungkinan pemanfaatan sumber dan potensi wilayah perbatasan dieksploitasi negara lain.

Di balik sumber kekayaan alam yang berlimpah, masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk mengelola dan memanfaatkan potensi daerah. Kompensasi penghasilan yang layak membuat masyarakat membuka pintu perbatasan dan kedaulatan mereka untuk dieksplotasi. Meski demikian, keuntungan berlimpah justru lebih besar diperoleh negara lain.

Oleh karena itu, pembangunan wilayah perbatasan darat patut menjadi perhatian utama. Selain meneguhkan prinsip-prinsip ideologis Pancasila, UUD 1945 dan keutuhan NKRI, juga bisa menghasilkan manfaat ekonomis dari serangkaian perjanjian kerja sama yang diawasi dan dikendalikan oleh pemerintah pusat dan daerah.

15 Aug 2016

Luar Biasa! BSP Pengguna 53 Jeep Terbanyak di Kaliurang

KSATRIA–Pagi cukup cerah, ketika para peserta employee gathering ke-14 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sudah bersiap melakukan program city tour dengan target pertama menuju tempat wisata Kaliurang. Kaliurang terkenal sebagai objek wisata yang sejuk, indah, dan memiliki suasana tenang. Di balik ketenangan alam Kaliurang, peserta bisa memacu adrenalin dengan wisata menggunakan jeep.

Sejak awal tahun 2011 telah tersedia wisata jelajah wilayah Kaliurang dengan menggunakan jeep. Wisata ini dicetuskan oleh komunitas jeep Kaliurang yang menamai diri mereka Jeep Wisata Lava Tour Tlogoputri Kaliurang. Bahkan komunitas ini sebenarnya sudah mulai menyediakan jasa wisata jeep sejak tahun 2008.

Wisata jeep ini menyediakan beberapa paket perjalanan yang bisa dipilih pengunjung sesuai dengan minatnya. Paket tersebut dibedakan berdasarkan jauhnya perjalanan yang dilalui, yaitu ada rute pendek, rute sedang, rute jauh, dan rute sunrise.

Gathering jeep-2 Gathering jeep-3 Gathering jeep-4Lokasi yang dikunjungi dalam rute pendek adalah bunker Kaliadem, Museum Mini Sisa Hartaku, dan batu alien. Sementara itu dalam rute sedang akan ditambahkan kunjungan ke Desa Ngrangkah yang merupakan bekas lokasi rumah Mbah Maridjan. Sedangkan rute jauh akan ditambahkan kunjungan ke Dusun Srunen yang merupakan lokasi makam Mbah Maridjan yang juga diterjang awan panas pada erupsi Gunung Merapi 2010.

Menurut Aziz, peserta gathering yang diselenggarakan oleh BSP menjadi peserta pemakai jeep terbanyak sepanjang sejarah. Tak tanggung-tanggung, BSP menyewa 53 mobil jeep untuk memboyong kru-nya menikmati indahnya ciptaan Tuhan ini.

Aziz menjelaskan, tujuan diadakannya city tour ke Kaliurang ini untuk mengenalkan sejarah gunung Merapi, selain itu juga untuk meningkatkan kerjasama antar karyawan dan membangun komunikasi yang baik dan benar antar karyawan.

Setelah puas memacu adrenalin di kawasan gunung Merapi di Kaliurang, peserta menuju wisata bersejarah yaitu Candi Borobudur. Kemudian dilanjutkan ke kawasan yang sangat terkenal di Yogjakarta yaitu tempat wisata Malioboro. Para peserta bisa menikmati indahnya malam di kawasan Malioboro dengan jajanan kuliner yang beraneka ragam dan oleh-oleh khas Yogjakarta.

Keesokan harinya, para peserta mengikuti acara terakhir, yaitu upacara penutupan yang dipimpin langsung oleh Direktur BSP H. Djarot Soeprianto. Dalam sambutannya, H. Djarot mengatakan bahwa setelah acara ini, hendaknya seluruh karyawan mampu mengaplikasikan ‘Bekerja keras, Bergerak cepat, Bertindak tepat untuk mewujudkan cita–cita ‘One team – One mission – and One goal’.

Sementara itu Aziz selaku panitia yang didampingi Supervisor HRD, Ma’mun Murod mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut meramaikan acara tahunan ini. Aziz berharap BSP ke depan lebih besar dan sukses dalam bisnisnya sehingga membawa manfaat bagi banyak orang, terutama mengantarkan kesejahteraan karyawan dan security BSP. “Bravo Luar Biasa!!”  [FR]

15 Aug 2016

HUT PT. Bravo Satria Perkasa Ke-14, Bravo Luar Biasa!

KSATRIA–Perjalanan panjang 14 tahun PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) dijalani dengan penuh suka dan duka. Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 tahun ini semakin mengokohkan keberadaan perusahaan jasa pengamanan ini semakin lebih maju tumbuh dan berkembang di negeri pertiwi ini.

Tak mudah untuk sampai seperti saat ini, 14 tahun lalu, BSP yang awalnya hanya beberapa personil security dan staf ini dengan penuh keyakinan mampu menghalau segala rintangan yang menghadang untuk mewujudkan diri sebagai perusahaan anak bangsa yang cukup diperhitungkan di negeri ini.

Tak heran jika pada acara HUT ke-14 yang bertepatan pada tanggal 12 Juli 2016 ini mengusung tema besar ‘Bravo Luar Biasa!!’. Slogan ini bukan isapan jempol belaka, ketika BSP diusianya yang ke-14 tahun telah mampu menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan dengan segudang prestasi.

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt, BSP menggelar acara HUT ke-14 di Jawa Tengah dan Yogjakarta pada 14-17 Juli 2016. Kegiatan akbar ini melibatkan seluruh personil karyawan yang ada di seluruh Indonesia. Mulai dari Head Office, Sumatera 1, Sumatera 2, Jawa 1, Jawa 2, Jawa 3, Kalimantan dan Indonesia Timur. Dengan jumlah total karyawan dan manajemen yang hadir sebanyak 207 orang.

Gathering BSP-1Euforia pelaksanaan HUT BSP ke-14 ini sudah terasa sejak dari keberangkatan yang dikoordinasikan panitia menjadi dua titik kumpul. Titik kumpul pertama dari Head Office Jakarta, di mana tergabung seluruh karyawan dari wilayah Sumatera 1, Sumatera 2, Head Office dan Jawa 1. Peserta menggunakan empat kendaraan bus berangkat beriringan menuju Jawa Tengah.

Sementara titik kumpul kedua dipusatkan di Surabaya, di mana peserta yang tergabung adalah dari Indonesia Timur, Kalimantan dan Jawa 3. Peserta tergabung dalam satu bus menuju Jawa Tengah.

Kebersamaan, kekompakan dalam suasana kekeluargaan menjadi ruh para peserta yang hadir dari segala penjuru nusantara ini. Mereka datang untuk membuktikan bahwa BSP adalah Keluarga Besar yang bisa dibanggakan. Terbukti, menghadirkan para karyawan dari seluruh Indonesia ini bukanlah hal yang mudah. Sekali lagi, Bravo Luar Biasa!!

Dalam sambutan pidato pembukaan employee gathering 2016, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo mengatakan penyelenggaraan employee gathering tahun ini mengusung tema “Bravo Luar Biasa!!”. Tema ini mengandung visi, misi, dan cita–cita agar perayaan hari ulang tahun dalam bentuk employee gathering seluruh Indonesia ini akan membawa BSP menjadi lebih baik, solid, dan selalu menjadi BUJP terdepan dan terbaik di antara para kompetitornya.

Saat ditemui di kantor BSP, Joko mengatakan bahwa acara ulang tahun BSP kali ini sagat luar biasa. Dirinya tak menyangka bisa mengumpulkan karyawan dari seluruh Indonesia. Joko teringat saat awal mendirikan BSP ini yang hanya beberapa orang saja, sekarang menjadi besar seperti saat ini.

“Saya pribadi merasa bahagia, terharu bahwa apa yang kita kerjakan selama ini telah menunjukkan hasil yang luar biasa, terima kasih kepada seluruh tim yang ikut membesarkan perusahaan ini,” tuturnya.

Joko menambahkan kegiatan besar ini juga sebagai rasa syukur atas penghargaan yang telah dicapai BSP karena mendapatkan anugerah, yakni keberhasilan dalam meraih dan mendapatkan sertifikasi berskala internasional, yaitu Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2015, dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001 : 2007 yang berlisensi internasional.

Pencapaian BSP ini, imbuhnya, sejalan dengan upaya BSP dalam menyambut tantangan menghadapi implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “MEA merupakan momentum memacu produktivitas dan bisnis BSP  agar semakin berkembang dalam skala yang lebih luas,” jelasnya.

Joko berharap dari kegiatan employee gathering ini bisa mewujudkan spirit kebersamaan seluruh jajaran agar kinerja menjadi lebih optimal dan profesional. “Adanya employe gathering saya berharap dapat meningkatkan kualitas hubungan antar karyawan agar saling mengenal dan memahami satu sama lain,” paparnya.

Spirit budaya etos kerja BSP yaitu ‘Bekerja keras, Bergerak cepat, Bertindak tepat bisa terwujud sehingga mampu mewujudkan cita–cita ‘One team – One mission – and One goal’. Dengan begitu, sebuah  team work yang kuat dan solid pun dapat kita wujudkan.

“Mengutip perkataan Bapak H. Djarot selaku direktur, yakni jika kita ingin selangkah lebih maju, maka bekerja dengan hati, untuk menjadikan diri kita berarti,” jelasnya.

Menurut Ketua Panitia Employee Gathering 2016, Abdul Aziz acara gathering ini merupakan gathering terbesar selama BSP berdiri sejak 14 tahun lalu. Gathering kali ini melibatkan seluruh karyawan di seluruh Indonesia. Untuk itu, panitia mempersiapkan kegiatan ini secara matang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Aziz yang saat ini menjabat sebagai Head of Finance & Accounting BSP ini, untuk memberikan penyegaran para peserta gathering, panitia menyelenggarakan berbagai macam outbond, mulai dari permainan memindahkan kayu tanpa tangan dengan menggunakan tali, permainan paku yang dirapikan dengan sebuah papan tanpa penyangga, mengumpulkan pesan lewat tanda dan isyarat dengan mata uang logam, pinball, permainan ular, mengambil bendera di kolam tanpa menyentuh air, permainan pipa dan permainan berjalan di atas bambu.

Tujuan dari seluruh permainan ini adalah untuk belajar menjalin komunikasi yang efektif, baik dan benar, untuk mempererat hubungan kekeluargaan, menghilangkan rasa takut yang berlebihan pada karyawan, melatih team building untuk membangun rasa percaya diri pada karyawan.

Setelah menggelar berbagai macam game, malam harinya digelar malam puncak HUT BSP ke-14 dengan berbagai macam agenda acara, di antaranya adalah pemutaran video company profile BSP, sambutan dari direkur utama, potong tumpeng, musik, pembagian doorprize dengan hadiah terbesarnya adalah sebuah motor Honda Beat. [FR]

Translate »
error: Content is protected !!